Soal dan pembahasan esay pembelahan sel kelas xii

Soal No. 1: Sebutkan macam-macam hormone pada tumbuhan beserta fungsinya!

Jawaban:

Auksin,berfungsi:

  1. Merangsang pembelahan sel.
  2. Merangsang pembentukan bunga dan buah.
  3. Merangsang pembentukan akar lateral.
  4. Menaikkan tekanan osmotic.
  5. Mempengaruhi pembengkokan batang.

Giberelin, fungsinya:

  1. Merangsang pembelahan sel cambium.
  2. Merangsang perkembangan bunga.
  3. Merangsang pembentukan buah.
  4. Menghilangkan sifat kerdil secara genetic pada tumbuhan.

Sitokinin, fungsinya:

  1. Merangsang pembelahan sel.
  2. Menunda gugurnya daun, bunga dan buah.
  3. Mempengaruhi pertumbuhan tunas dan akar.
  4. Menghambat daun menguning.

Gas Etilen, fungsinya:

  1. Menyebabkan buah menjadi matang.
  2. Membantu memecahkan dormansi.

Asam Absisat (ABA), fungsinya

  1. Menghambat perkecambahan biji.
  2. Memperpanjang masa dormansi umbi-umbian.
  3. Membantu pengguguran daun.

Asam Traumatin, fungsinya:

Berfungsi untuk memperbaiki bagian tanaman yang rusak / menghasilkan kalus.

Kalin

Berfungsi untuk mempengaruhi pembentukan organ

Soal No. 2: Bagaimanakah tahap pembelahan mitosis?

Jawaban:

Pembelahan mitsos terjadi pada sel tubuh (sel somatik). Pada pembelahan sel yang menghasilkan sidat kromosom berpasangan (2n) ini terjasi proses pembelahan nucleus menjadi dua nucleus dan setiap anakan menerima satu set kromosom. Satu set kromosom teresbut berbentuk benang-benang halus yang jumlahnya sama dengan jumlah kromosom sel induknya.

Mitosis berfungsi mempertahankan faktor genetic dari generasi ke generasi berikutnya tetap normal dan menjaga sel anakan yang terbentuk tetap memiliki sidat induknya. Ada 4 fase dalam pembelahan mitosis; profase, metafase, anafase, dan telofase masa di antara pembelahan sel disebut interfase.

Profase

  1. Membrane inti dan anak menghilang
  2. Benang-benang kromatin membentuk kromosom
  3. Kromosom menduplikasi diri menjadi sepasang kromatid
  4. Pada sel hewan, sentriol membelah dan bergerak ke arah kutub. Di sekitar sentriol terbetuk benang-benang spindel

Metafase

  1. Benang-benang spindel terlihat jelas. Benang-benang tersebut mengikat sentromer dari setiap kromosom
  2. Kromosom berada di bidang ekuator. Penampakan kromosom paling jelas

Anafase

  1. Benang-benang spindel memendek
  2. Kromatid menuju kutub yang berlawanan
  3. Membrane sel melekuk pada akhir tahap anaphase

Telofase

  1. Mulai terbentuk membrane inti
  2. Kromatid menipis dan mulai terbentuk anak inti
  3. Sitoplama menebal dan terjadi sitokinesis.

Interfase

Ada tiga periode selama interfase, yaitu periode tumbuh pertama, periode sintesis DNA, dan periode tumbuh kedua.

Soal No. 3: Bagaimanakah tahap pembelahan meiosis?

Jawaban:

Pembelahan meiosis terbagi menjadi dua tahap (meiosis I dan meiosis II) tanpa interfase.

Meiosis I

  1. Profase I
    1. Leptoten, terbentuk kromosom
    2. Zigoten, terjadi sinapsis
    3. Pakiten, kromosom membelah membentuk kromatid sehinggan tiap kromosom mengandung empat kromatid
    4. Diploten, kromosom homolog saling menjauhkan diri sehingga terbentuk kiasma
    5. Diakinesis, mengandung empat kromatid
  2. Metafase I
    1. Membran inti menghilang
    2. Terbentuk benang-benang spindel
    3. Kromosom berjajar di sepanjang ekuator
  3. Anafase I
    1. Pada tahap ini kromosom homolog bergerak ke arah kutub yang berlawanan
  4. Telofase I
    1. Membrane inti dan anak inti kembali terbentuk
    2. Terbentuk dua sel anakan melalui proses sitokinesis.

Meiosis II

Pada meiosis II tidak terjadi reduksi kromosom seperti pada meiosis I. Tahap pembelahan pada meiosis II sama seperti pada tahap pembelahan mitosis.

Gametogenesis

Merupakan proses pembentukan gamet. Proses pembentukan sperma disebut spermatogenesis dan ovem disebut oogenesis.

Soal No. 4: Apa tujuan dari reproduksi sel?

Jawaban:

Reproduksi sel bertujuan untuk menambah jumlah dan jenis sel, atau membentuk sel-sel lain dengan tujuan tertentu. Sel merupakan unit kehidupan terkecil yang reproduktif. Sel baru dihasilkan melalui proses membelah diri menjadi 2 sel baru/ sel anak. Pembelahan sel adalah peristiwa alami yang harus terjadi karena mempengaruhi kelangsungan hidup suatu makhluk hidup

Soal No. 5: Jaringan pada tumbuhan dibedakan menjadi dua: meristem dan dewasa. Jaringan apa saja yang termasuk jaringan dewasa?

Jawaban:

JARINGAN EPIDERMIS

Adalah jaringan terluar sebagai penutup seluruh permukaan tubuh tumbuhan. Fungsinya adalah untuk melindungi tubuh tumbuhan dari serangan hewan atau manusia. Sel-sel epidermis mengalami beberapa modifikasi menjadi berbagai bentuk yaitu stomata (sebagai tempat pertukaran gas), trikomata (dibagi menjadi dua yaitu trikoma glandular dan trikoma non glandular), lenti sel (fungsinya sebagai tempat pertukaran gas 02 dan co2), bulu-bulu akar (berfungsi untuk memperluas bidang penyerapan air dan mineral dari dalam tanah agar berlangsung dengan cepat), spina (dibedakan menjadi dua yaitu spina asli dan spina palsu), velamen (berfungsi sebagai alat penyimpan air), sel kipas (berfungsi sebagai penyimpan air), dan sel kersik (disebut juga sel silica).

JARINGAN PARENKIM (DASAR)

Jaringan parenkim merupakan jaringan penyusun sebagian besar organ tumbuhan, baik pada akar, batang, daun, maupun biji.
Berdasarkan fungsinya, jaringan parenkim dikelompokkan menjadi empat yaitu parenkim asimilasi (untuk fotosintesis), parenkim udara (untuk menyimpan udara), parenkim penyimpan cadangan makanan (untuk menyimpan cadangan makanan), parenkim air (untuk menyimpan air), parenkim pengangkut (untuk mengangkut air dan unsure hara serta parenkim yang mengedarkan zat-zat makanan hasil fotosintesis), parenkim pengangkut luka (memiliki kemampuan regenerasi dengan cara membelah diri)

Artikel terkait lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *