Perbedaan Embrio dan Zigot

Zigot atau zigosit adalah sel asli yang muncul pada penciptaan ketika organisme baru terbentuk melalui reproduksi seksual. Zigot terbentuk dari sintesis yang dihasilkan dari penyatuan dua gamet yang berbeda. Di sisi lain embrio adalah eukariota diploid mutlicellular di salah satu tahap awal perkembangan. Eukariota disebut sebagai embrio, pada manusia, 8 minggu melewati pembuahan.

Istilah ‘zigot’ berasal dari kata Yunani akar ‘zygotos’ yang berarti berpasangan atau ‘to yoke’ atau ‘join’ atau ‘join’. Di sisi lain, embrio berasal dari akar kata Latin ’embryum ’yang berarti’ apa yang tumbuh ‘.

Zigot adalah tahap pertama dalam proses pengembangan suatu organisme. Ini dihasilkan dari proses fertilisasi yang terjadi di antara sel ovum haploid dari sel sperma perempuan dan haploid dari laki-laki. Kedua sel ini bergabung membentuk satu sel diploid atau zigot. Ini adalah pembawa DNA dan semua sifat genetik yang diturunkan dari orang tua. Zigot memberikan semua informasi genetik yang sangat diperlukan untuk pertumbuhan organisme baru. Di sisi lain, embrio mengacu pada tahap itu dalam proses perkembangan organisme yang dimulai dari inisiasi pembelahan sel pertama sampai kelahiran (sampai menetas dalam amfibi dan aves dan perkecambahan dalam kasus tanaman). Proses berkembangnya embrio disebut sebagai embriogenesis.

Zigot memiliki setengah DNA dari kedua orang tua. Ini adalah darimana embrio mendapatkan rancang bangun genetiknya. Zigot adalah tahap yang digantikan oleh embrio.

Zigot terdiri dari sel tunggal sedangkan embrio adalah multiseluler seperti pada tahap ini pembelahan sel telah dimulai. Mitosis zigot menghasilkan pembentukan embrio.

Apa yang dimaksud dengan embrio?

Embrio adalah sebuah eukariota diploid multisel dalam tahap paling awal dari perkembangan. Dalam organisme yang berkembang biak secara seksual, ketika satu sel sperma membuahi ovum, hasilnya adalah satu sel yang disebut zigot yang memiliki seluruh DNA dari kedua orang tuanya. Dalam tumbuhan, hewan, dan beberapa protista, zigot akan mulai membelah oleh mitosis untuk menghasilkan organisme multiseluler. Hasil dari proses ini disebut embrio.

Pada manusia, terbentuk embrio (mudigah) antara umur 3-5 minggu masa kehamilan dan sudah tampak rancangan bentuk alat-alat tubuh. Pada hewan, perkembangan zigot menjadi embrio terjadi melalui tahapan yang dikenal sebagai blastula, gastrula, dan organogenesis. Pada tumbuhan, istilah embrio hanya dipakai untuk tumbuhan kecil yang terbentuk dalam biji yang berada dalam keadaan dormansi, menunggu kondisi lingkungan yang tepat untuk berkecambah.

Apa yang dimaksud dengan zigot?

Zigot adalah sel yang terbentuk sebagai hasil bersatunya dua sel kelamin (sel ovum dan sel sperma) yang telah masak.Zigot adalah proses perkembangbiakan sebelum janin atau calon janin/embrio pada rahim perempuan. Lama kelamaan, Zigot ini akan berkembang menjadi janin dan embrio yang lalu akan dilahirkan menjadi bayi.

Kesimpulan bedanya zigot dengan embrio:

  1. Zigot dalam uniseluler sedangkan embrio bersifat multiseluler.
  2. Zigot disebut sebagai zygocyte dalam istilah medis sementara embrio disebut sebagai eukariot diploid.
  3. Zigot berasal dari akar kata Yunani ‘zygotos’ yang berarti dipadukan saat embrio berasal dari akar kata Latin ’embryum’ yang berarti ‘apa yang tumbuh’.
  4. Mitosis zigot menghasilkan pembentukan embrio. Jadi zigot adalah tahap pertama dalam perkembangan organisme baru sementara embrio adalah tahap berikutnya.
  5. Proses pembentukan zigot adalah pembuahan sedangkan embrio adalah embriogenesis.