Perbedaan antara Endemik dan Epidemik

Dalam dunia ilmiah atau kedokteran sering didengar istilah epidemik dan endemik. Untuk mengetahui secara jelas mengenai keduanya, akan diuraikan penjelasannya di bawah ini, lengkap dengan perbedaan yang ada diantara keduanya.

Apa yang dimaksud dengan epidemik dan endemik?

Endemik secara sederhana artinya hanya terdapat pada suatu wilayah tertentu, dan tidak berada di tempat lain. Dalam epidemiologi, infeksi dikatakan endemik (dari bahasa Yunani en-in atau dalam + demo orang) dalam populasi ketika infeksi yang tetap berada dalam populasi tanpa perlu input eksternal.

Endemik adalah suatu keadaan dimana penyakit secara menetap berada dalam masyarakat pada suatu tempat/populasi tertentu. Epidemik ialah mewabahnya penyakit dalam komunitas /daerah tertentu dalam jumlah yang melebihi batas jumlah normal atau yang biasa.

Suatu infeksi dikatakan sebagai endemik (dari bahasa Yunani en- di dalam + demos rakyat) pada suatu populasi jika infeksi tersebut berlangsung di dalam populasi tersebut tanpa adanya pengaruh dari luar.

Suatu infeksi penyakit dikatakan sebagai endemik bila setiap orang yang terinfeksi penyakit tersebut menularkannya kepada tepat satu orang lain (secara rata-rata). Bila infeksi tersebut tidak lenyap dan jumlah orang yang terinfeksi tidak bertambah secara eksponensial, suatu infeksi dikatakan berada dalam keadaan tunak endemik (endemic steady state). Suatu infeksi yang dimulai sebagai suatu epidemi pada akhirnya akan lenyap atau mencapai keadaan tunak endemik, bergantung pada sejumlah faktor, termasuk virulensi dan cara penularan penyakit bersangkutan.

Dalam bahasa percakapan, penyakit endemik sering diartikan sebagai suatu penyakit yang ditemukan pada daerah tertentu. Sebagai contoh, AIDS sering dikatakan “endemik” di Afrika walaupun kasus AIDS di Afrika masih terus meningkat (sehingga tidak dalam keadaan tunak endemik). Lebih tepat untuk menyebut kasus AIDS di Afrika sebagai suatu epidemi.

Suatu pandemi (dari bahasa Yunani pan semua + demos rakyat) atau epidemi global atau wabah global merupakan terjangkitnya penyakit menular pada banyak orang dalam daerah geografi yang luas.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), suatu pandemi dikatakan terjadi bila ketiga syarat berikut telah terpenuhi:

  1. timbulnya penyakit bersangkutan merupakan suatu hal baru pada populasi bersangkutan,
  2. agen penyebab penyakit menginfeksi manusia dan menyebabkan sakit serius,
  3. agen penyebab penyakit menyebar dengan mudah dan berkelanjutan pada manusia.

Suatu penyakit atau keadaan tidak dapat dikatakan sebagai pandemi hanya karena menewaskan banyak orang. Sebagai contoh, kelas penyakit yang dikenal sebagai kanker menimbulkan angka kematian yang tinggi namun tidak digolongkan sebagai pandemi karena tidak ditularkan.

Bedanya endemik dengan epidemik

Endemik menggambarkan penyakit atau kondisi yang secara teratur ditemukan di antara orang-orang tertentu atau di daerah tertentu. Sedangkan epidemi menggambarkan penyakit yang menyebar dengan cepat atau kualitas menyebar dengan cepat.

Penyakit Epidemi adalah penyakit yang menyebar ke sebagian besar dunia. Epidemi cenderung meluas dan sulit untuk dihentikan atau dikendalikan; mereka mempengaruhi sebagian besar populasi, dan tidak terbatas pada wilayah tertentu, habitat, atau demografi. Penyakit epidemi termasuk Wabah Hitam, Smallpox, HIV / AIDS, dan virus influenza umum; flu menjamin informasi tambahan, karena itu bermutasi setiap tahun dan mempengaruhi sebagian besar populasi, dan karena itu adalah penyakit epidemi yang benar.

Penyakit Endemik adalah penyakit yang terbatas pada wilayah tertentu atau demografi penduduk. Sementara penyakit endemik mungkin konsisten dan berulang, ia tidak menyebar di luar kendali, juga tidak mempengaruhi sebagian besar populasi. Sebaliknya, itu mempengaruhi sejumlah kecil orang secara konsisten. Contoh penyakit endemik termasuk Malaria, Kolera, dan Disentri, serta gangguan mutagenik atau kelahiran regional yang disebabkan oleh masalah spesifik daerah.

Artikel terkait lainnya

1 thought on “Perbedaan antara Endemik dan Epidemik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *