Penyakit Diare, Gejala dan Pengobatannya

Diare adalah penyakit dimana penderita mengalami buang air besar yang sering dan memiliki kandungan air berlebihan.

Penyakit diare sering menyerang anak kecil, hal ini memberikan dampak negatif. Yaitu dapat menghambat pertumbuhan anak dan menurunkan kualitas hidup anak di masa depan.

Diare dapat disebabkan oleh berbagai faktor, diantaranya ialah infeksi mikroba, intoksikasi, malabsorpsi, alergi, immunodefisiensi. Gejala penyakit yang ditimbulkan mulai dari yang ringan sampai dengan berat. Gejala penyakit diare dikenal dengan nama mencret, muntaber, dan buang-buang air.

Kondisi diare dapat juga merupakan gejala dari luka, penyakit, alergi (fructose, lactose), penyakit dari makanan atau kelebihan vitamin C, dan biasanya disertai sakit perut, serta seringkali eneg dan muntah.

Diare kebanyakan disebabkan oleh beberapa infeksi virus, tetapi juga seringkali akibat dari racun bakteria. Dalam kondisi hidup yang bersih dan dengan makanan yang mencukupi dan air tersedia, pasien yang sehat biasanya sembuh dari infeksi virus umum dalam beberapa hari dan paling lama satu minggu. Namun untuk individu yang sakit atau kurang gizi, diare dapat menyebabkan dehidrasi (kekurangan cairan) yang parah dan dapat mengancam jiwa apabila tanpa perawatan.

Diare

Diare dapat juga merupakan gejala dari penyakit yang serius, misalnya disentri, kolera atau botulisme dan dapat juga merupakan tanda dari sindrom kronis seperti penyakit Crohn. Diare dapat juga disebabkan oleh konsumsi alkohol yang berlebihan, terutama yang kurang makan.

Penanganan dan pengobatan penyakit diare

Pertolongan pertama pada penderita diare adalah dengan memberikan oralit, atau obat diare yang lainnya. bila diare tidak berhenti, segeralah dirawat oleh dokter atau pergi ke rumah sakit.

Agar tidak menderita diare, maka lakukanlah beberapa hal berikut ini:

  • Memakan makanan dan minuman yang sudah dimasak dengan matang.
  • Mencuci terlebih dahulu sayur-sayuran dan buah mentah.
  • Menghindari makan daging dan ikan mentah atau setengah matang.

Penanganan diare pada anak kecil

Penyebab diare pada anak kecil ialah infeksi saluran pencernaan karena bakteri, virus atau parasit. Untuk anak yang diare tanpa dehidrasi, berikan cairan seperti oralit, larutan gula garam, sert makanan atau buah yang mengandung air. Pada bayi, berikan ASI lebih sering dengan ditambahkan oralit.

Jika diare tidak membaik dalam 5 hari atau mulai muncul tanda-tanda dehidrasi, segera hubungi dokter. Selma anak tidak menampakkan dehidrasi, biasanya diare akan berhenti sendiri tanpa perlu obat-obatan.

Artikel terkait lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *