Penyakit Ambeien

Definisi Ambeien

Dalam istilah kedokteran ambeien disebut dengan istilah hemoroid. Kata ini berasal dari bahasa Yunani, yaitu haemorrhoides yang berarti darah yang mengalir. Istilah ini diberikan karena darah mengalir pada saat buang air besar maupun sesudah buang air.

Mengalirnya darah pada kondisi tersebut merupakan gejala yang paling sering dikeluhkan oleh para penderita ambeien. Sementara itu, istilah lain untuk ambeien ialah piles. Kata ini berasal dari bahasa latin, yaitu pila yang berarti pil atau bola. Ambeien juga dikenal dengan sebutan bawasir atau sering disingkat wasir.

Ambeien adalah suatu kondisi pembuluh vena di sekitar anus atau rektum bagian bawah membengkak dan mengalami peradangan bahkan terkadang disertai pendarahan. Namun, kini ambeien memiliki pengertian lebih luas.

Ambeien berarti suatu benjolan yang ada di sekitar anus atau rektum bagian bawah yang di dalamnya terdapat pembuluh vena yang membengkak, otot, serta jaringan ikat elastis. Jadi, ambeien tidak sekedar pembengkakan yang terjadi di vena. Akan tetapi, ambeien bersifat lebih kompleks, yakni melibatkan beberapa unsur seperti pembuluh darah, jaringan ikat, dan otot di sekitar anus atau rektum.

Anus merupakan lubang di ujung saluran pencernaan tempat feses (tinja) keluar dari dalam tubuh. Sementara itu, rektum merupakan bagian dari saluran pencernaan di atas anus, tempat feses disimpan sementara sebelum dikeluarkan dari dalam tubuh melalui anus.

Secara anatomi, ambeien merupakan perubahan fisiologis yang terjadi di bantalan dubur (anus). Perubahan tersebut meliputi pelebaran dan pembengkakan pembuluh darah dan jaringan sekitarnya.

Bantalan anus yang kaya pembuluh darah dan jaringan lunak ini disokong oleh jaringan ikat dan lapisan otot. Fungsi dari bantalan ini sebagai klep atau katup yang membantu otot-otot dubur menahan feses. Apabila terjadi gangguan di aliran darah maka pembuluh darah akan melebar dan membengkak. Keadaan inilah yang disebut ambeien.

Ambeien terjadi karena pembuluh-pembuluh  darah di sekitar dubur atau anus melebar akibat aliran darah ke jantung tersumbat. Hal ini dikarenakan adanya tekanan pada pembuluh darah di daerah anus. Pembuluh darah yang melebar tersebut kemudian ditutupi oleh selaput lendir, kulit, jaringan ikat, atau otot polos dan lama-kelamaan membengkak serta membentuk tonjolan. Apabila tidak segera ditangani, tonjolan tersebut akan semakin membesar. Jika tekanan terhadap tonjolan meningkat, misalnya akibat gesekan dengan feses yang keras, dapat mengakibatkan kantong tersebut pecah sehingga terjadilah pendarahan. Darah yang keluar biasanya berwarna merah segar.

Selain pendarahan, peradangan pada ambeien juga dapat menyebabkan terjadinya trombosis sehingga membentuk trombus (bekuan darah). Adanya trombus dapat menyumbat aliran pembuluh darah. Trombus inilah yang sebenarnya menimbulkan rasa nyeri pada ambeien. Selain itu, rasa nyeri juga dapat timbul apabila terjadi gesekan pada dinding pembuluh darah yang bengkak.

Pada dasarnya setiap orang memiliki ambeien, hanya karena ukurannya yang kecil menyebabkan penyakit ini sering diabaikan. Ambeien baru akan menimbulkan masalah apabila ukurannya membesar dan mengalami pendarahan. Meskipun demikian, tidak semua ambeien akan membesar dan mengalami pendarahan.

Artikel terkait lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *