Pengertian Emosi

Mungkin kita sering mendengar kata-kata atau istilah emosi dalam kehidupan sehari-hari. Dan umumnya emosi disini sering diidentikkan dengan kemarahan atau kesedihan. Ada baiknya kita mengetahui pengertian emosi itu apa.

Menurut situs wikipedia, Emosi adalah perasaan intens yang ditujukan kepada seseorang atau sesuatu. Emosi adalah reaksi terhadap seseorang atau kejadian. Emosi dapat ditunjukkan ketika merasa senang mengenai sesuatu, marah kepada seseorang, ataupun takut terhadap sesuatu..

Kata “emosi” diturunkan dari kata bahasa Perancis, émotion, dari émouvoir, ‘kegembiraan’ dari bahasa Latin emovere, dari e- (varian eks-) ‘luar’ dan movere ‘bergerak’. Kebanyakan ahli yakin bahwa emosi lebih cepat berlalu daripada suasana hati. Sebagai contoh, bila seseorang bersikap kasar, manusia akan merasa marah. Perasaan intens kemarahan tersebut mungkin datang dan pergi dengan cukup cepat tetapi ketika sedang dalam suasana hati yang buruk, seseorang dapat merasa tidak enak untuk beberapa jam.

Emosi adalah perasaan psikologis dan mental seseorang yang muncul karena dipengaruhi oleh keadaan sekitar baik itu dari dalam diri maupun luar, dengan mengekspresikannya dalam tingkah laku yang nampak.

Dengan demikian emosi merupakan reaksi terhadap rangsangan dari luar dan dalam diri individu, sebagai contoh: saat seseorang mendapat hadiah akan muncul emosi gembira mendorong perubahan suasana hati seseorang, sehingga nampak terlihat tertawa. Sebaliknya jika melihat hewan kesayangannya mati, timbullah emosi sedih yang akan mendorong berperilaku menangis.

Macam-macam emosi

Pada dasarnya macam-macam emosi dibagi tiga yaitu:

  1. Emosi positif ,misalkan: gembira (happiness), bangga (pride), lega (relief), harapan (hope), cinta/kasih sayang (love),
  2. Emosi negatif, misalkan: marah (anger), cemas (anxiety), takut (fright), jijik (disgust), benci (hate),
    sedih/duka (sorrow), malu (shame)
  3. Emosi campuran positif dan negatif, misalkan: cemburu/persaan bersalah (jealously), heran atau ingin tahu (wonder), hasrat (desire), iba/kasihan (compassion)

Cara Mengendalikan Emosi

Semua orang pernah mengalami takut, sedih, cinta, iri, dan marah. Jika Anda pernah mengalami emosi-emosi seperti itu, maka Anda harus dapat mengendalikan dan mengarahkannya secara positif. Apabila tidak, maka emosi-emosi tersebut dapat merugikan diri sendiri bahkan orang lain.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengendalikan dan mengarahkan emosi secara positif, yaitu:

1. Setiap tindakan anda harus didasarkan pada akal sehat.
2. Berpikir tentang akibat negatif yang mungkin terjadi.
3. Berusaha untuk memaafkan kesalahan orang lain.

Perbedaan Emosi dengan emosional

Jika emosi mengarah kepada sifat/keadaan perasaan, maka emosional mengarah kepada karakteristik, ekspresif dari emosi, terpengaruh atau bekaitan dengan emosi. misalnya contoh di bawah ini:

  • Emosional mudah terpengaruh dengan emosi: seorang jadi emosional melihat orang yang sering menangis.
  • Emosional itu membangkitkan atau bermaksud untuk membangkitkan emosi: Lagu itu menggugah emosional pendengarnya.
  • Emosional dapat ditandai dengan atau menunjukkan emosi: Jawaban yang disampaikan sungguh emosional.

Artikel terkait lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *