Mengapa kebosanan manusia menjadi penyebab perubahan

Mengapa kebosanan manusia menjadi penyebab perubahan? Karena jika manusia merasa bosan manusia bisa melakukan apa saja untuk menghilangkan rasa bosannya. Dari pernyataan ini bisa digaris bawahi, karena manusia bisa melakukan apa saja itu termasuk tindakan positif maupub tindakan negatif. Positifnya ia akan mendapatkan hal hal baru dan negatifnya ia bisa menjadi penyebab dari perubahan sosial.

Jelaskan 7 alasan mengalami kebosanan!

  • tidak punya tujuan hidup. Jika setiap orang punya resolusi untuk mengubah diri, kamu mungkin tak punya itu. Kamu tak punya tujuan untuk dilakukan 1-2 tahun mendatang. Perubahan dan kemajuan apa yang ingin kamu raih dan sebagainya.
  • Kamu berhenti melakukan apa yang kamu suka. Mungkin dulu kamu punya hobi, tapi seiring bertambahnya kesibukan pekerjaan, kamu jadi tak punya waktu lagi melakukan hobi dan passion yang membuatmu ‘hidup’. Pada akhirnya, kamu merasa terlalu lelah melakukan apa pun dan tidak ada yang seru untuk dilakukan.
  • Kamu tidak mencoba bersosialisasi. Kamu tidak berbaur dengan orang-orang di sekitarmu. Kamu memilih diam di dalam kamar dan melakukan apa pun sendiri. Kamu jadi lebih individual, menjadi bosan dan inilah yang menghindarkanmu dari percikan-percikan semangat dalam hidup.
  • takut gagal, ketakutanmu akan kegagalan membuatmu takut melakukan apa yang ingin kamu lakukan. Hal ini membuatmu tak ingin bergerak dan melakukan perubahan dalam hidup. Dan karena tak ada perubahan inilah kamu jadi makin bosan dengan kehidupan.
  • Kamu menolak ajakan teman untuk kumpul dan keluar bareng. Kamu berpikir terlalu melelahkan atau terlalu malas keluar dengan teman, atau kamu merasa malu karena tak ada yang bisa dibanggakan dari kegiatan dan pekerjaanmu sehari-hari. Seringkali, menolak ajakan teman untuk keluar justru mencegahmu mendapatkan perubahan dalam rutinitas.
  • Kamu tidak pergi ke mana pun. Ini yang sering orang lakukan jika sedang bosan. Ambil sedikit uangmu dan pergilah ke tempat-tempat baru yang belum pernah kamu kunjungi. Yakin deh, ini akan jadi pengalaman yang seru dan baru untukmu yang tak pernah ke mana pun.
  • terkungkung di satu tempat. Ketika kamu berada di satu tempat yang sama berulang kali setiap hari, wajar jika kamu merasa terjebak dan tak bisa bergerak. Rutinitas yang sama membuatmu terbiasa dan pada akhirnya kehilangan minat pada apa pun yang terjadi di sekitarmu.

Kebosanan

Pengertian kebosanan

Pengertian kebosanan adalah keadaan emosional atau psikologis yang dialami saat seseorang dibiarkan tanpa sesuatu yang khusus dilakukan, tidak tertarik pada lingkungannya, atau merasa bahwa hari atau periode membosankan.

Penjelasan ilmiah mengapa kita mengalami kebosanan!

Kebosanan adalah berbeda dari keputusasaan dan depresi. Dibandingkan dengan keputusasaan, “kebosanan mungkin melibatkan perasaan terjebak dalam situasi yang tidak memuaskan, tetapi tidak melibatkan kepercayaan bahwa kesuksesan tidak mungkin tercapai di masa depan,”

Bosan juga berbeda dengan depresi, karena depresi cenderung melibatkan hal yang negatif sedangkan bosan hanya perasaan negatif yang muncul dari kurangnya hiburan atau menginginkan sesuatu yang baru.

Penyebab dari kebosanan ada bermacam – macam, contohnya melakukan hal yang monoton atau berulang. Kebosanan serupa dengan kelelahan mental dan disebabkan oleh pengulangan dan misalnya, pekerjaan yang memerlukan perhatian terus menerus.

Beberapa orang cenderung lebih mudah bosan daripada orang lain karena mereka butuh akan hal – hal yang baru dan mereka merasa bahwa dunia bergerak lambat. Kebutuhan akan rangsangan eksternal dapat menjelaskan mengapa ekstrovert cenderung sangat rentan terhadap kebosanan. Mencari sesuatu yang baru dan mengambil risiko adalah cara orang – orang ini mengobati diri sendiri untuk menyembuhkan kebosanan mereka.

Orang-orang dengan kecerdasan tinggi ternyata mudah terserang kebosanan. Mereka lebih sering menghabiskan waktu bermalas – malasan daripada melakukan kegiatan fisik. Orang dengan IQ tinggi merasa cepat bosan karena mereka merasa semua mudah dilakukan, sehingga membuat mereka menghabiskan lebih banyak waktu untuk terlibat dalam pemikiran saja ketimbang melakukan aktifitas fisik

Kebosanan juga terkait dengan masalah perhatian. Apa yang membuat kita bosan tidak pernah benar-benar menarik perhatian kita. Lagi pula, sulit untuk tertarik pada sesuatu ketika Anda tidak dapat berkonsentrasi pada hal itu. Orang dengan masalah perhatian kronis, seperti gangguan hiperaktif memiliki kecenderungan untuk bosan lebih tinggi.

Untuk mengatasi kebosanan, kita juga perlu mendekatkan diri kepada Tuhan. Karena orang yang kekurangan sumber daya batin untuk mengatasi kebosanan secara konstruktif akan bergantung pada stimulasi eksternal. Dengan tidak adanya keterampilan hiburan batin, dunia luar akan selalu gagal memberikan kegembiraan dan kebaruan yang cukup.

Kunci untuk menghindari kebosanan adalah pengendalian diri. Mereka yang memiliki kapasitas kontrol diri yang lebih tinggi cenderung tidak mengalami kebosanan dan orang yang memiliki control diri dari kebosanan mempunyai kreativitas yang tinggi. Karena orang yang bosan cenderung punya hasrat atau usaha lebih untuk keluar dari kebosanan tersebut.

Pengertian NATO dan sebutkan negara anggota

Selamat berjumpa kembali kawan-kawan, admin akan mencoba memberikan penjelasan mengenai pengertian NATO, negara-negara anggota, tujuan NATO serta sejarahnya. Semoga saja uraian mengenai pengertian NATO, negara-negara anggota, tujuan NATO serta sejarahnya ini bisa memberikan manfaat untuk kita semua.

Apa itu NATO?

NATO (North Atlantic Treaty Organization) atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan Pakta Pertahanan Atlantik Utara adalah sebuah organisasi Internasional yang didirikan oleh Negara-negara di Kawasan Samudera Atlantik Utara (Benua Eropa dan Amerika Utara) dengan tujuan untuk menjaga keamanan bersama.

NATO (North Atlantic Treaty Organization) didirikan pada tanggal 4 April 1949 oleh 12 Negara di Kawasan Atlantik Utara berdasarkan Persetujuan Atlantik Utara yang ditandatangani di Washington Amerika Serikat.

Jelaskan Sejarah Berdirinya NATO!

Pada Perang Dunia II, Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis yang memiliki paham demokrasi liberal bersatu dengan Uni Soviet yang berpaham komunis pada blok sekutu.

Secara nyata, demokrasi liberal (liberalisme) dan komunisme adalah dua paham yang saling bertolak belakang tetapi dalam Perang Dunia II kedua paham tersebut bersatu sebab mempunyai musuh yang sama yaitu fasisme.

Setelah musuh mereka dapat dikalahkan, keduanya terlibat dalam pertentangan kembali. Pertentangan itu selanjutnya memunculkan dua blok, yaitu Blok Barat (AS), dan Blok Timur (Uni Soviet) dan dikenal dengan Perang Dingin (The Cold War).

Organisasi NATO dibentuk sebagai bagian dari perang dingin yang terjadi pada Blok Barat dan Blok Timur. NATO adalah organisasi regional yang fokus terhadap perhatian dalam bidang pertahanan negara-negara Atlantik Utara.

NATO berdiri karena semakin menyebarnya pengaruh Uni Soviet dengan komunismenya di Eropa Barat dan juga terjadi ketegangan yang hebat serta persaingan negara super power yakni Amerika Serika dan Uni Soviet sesudah Perang Dunia II berakhir.

Untuk memperlambat pengaruh paham komunis tersebut, maka negara-negara seperti Amerika Serika, Canad, Perancis, Belgia, Luxemburh, Italia, Norwegia, Denmark, Islandia, dan Portugal sama-sama bertanda tangan pada naskah Perjanjian Atlantik Utara tanggal 4 April 1949 di Brussels, Belgia.

5 tujuan NATO adalah:

  • Menghilangkan persengketaan politik ekonomi internasional.
  • Membela negara anggota dengan prinsip bahwa serangan terhadap satu anggota berarti serangan terhadap seluruh anggota NATO.
  • Menyelesaikan persengketaan secara damai.
  • Mencegah penggunaan kekuatan militer dalam hubungan internasional.
  • Mengembangkan kerja sama ekonomi di antara negara-negara NATO.

Apa Latar Belakang Didirikannya Nato?

  • Persaiangan antara paham liberalism (blok barat ) dan komunisme (blok timur)
  • Untuk mencegah terjadinya perang pasca Perang Dunia II
  • Menghambat pengaruh dari komunisme yang dilakukan oleh Uni Soviet.

Sebutkan Negara-negara anggota NATO!

  • Amerika Serikat
  • Belanda
  • Belgia
  • Inggris
  • Denmark
  • Islandia
  • Italia
  • Kanada
  • Luksemburg
  • Norwegia
  • Perancis
  • Portugal
  • Yunani
  • Turki
  • Jerman
  • Spanyol
  • Republik Ceko
  • Polandia
  • Hungaria
  • Bulgaria
  • Estonia
  • Latvia
  • Lituania
  • Rumania
  • Slovakia
  • Slovenia
  • Albania
  • Kroasia
  • Montenegro

Gambar Logo NATO

4 fungsi NATO adalah:

1. Menyelesaikan Sengketa Secara Damai

Dunia sempat diguncang dengan dua perang besar yang memakan banyak korban. Yaitu Perang Dunia Pertama dan Perang Dunia Kedua. Dan kedua peristiwa berdarah tersebut memiliki benang merah yang sama yaitu bibit sengketa antar negara yang tidak diselesaikan dengan baik.

Sengketa yang tidak diselesaikan dengan cara berunding akhirnya diselesaikan di medan pertempuran. Sehingga untuk mencegah terulangnya tragedi perang besar tersebut maka tentunya sengketa antar negara harus diselesaikan dengan cara damai yaitu dengan cara perundingan. Disanalah peran NATO dibutuhkan oleh tiap anggotanya.

Karena NATO memiliki kuasa untuk mengatur tiap anggotanya dengan beberapa catatan maupun perjanjian yang telah disepakati bersama. Dimana hal tersebut akan mengikat seluruh anggota untuk tidak menyelesaikan segala masalah dengan cara sewenang-wenangnya sendiri dan tidak menjadi penyebab terjadinya tindakan penyalahgunaan kewenangan. Hal tersebut tidak lepas dari latar belakang dibentuknya NATO yang memiliki banyak sejarah.

2. Saling Membantu dan Membela Negara Sesama Anggota NATO

Sejak awal pembentukan dari NATO bertujuan untuk memberikan rasa aman bagi Dunia khususnya bagi para anggota yang tergabung dalam organisasi tersebut. Karena semenjak Uni Soviet dan Pakta Warsawa runtuh pada periode tahun 90-an nyatanya beberapa negara semakin tertarik untuk bergabung dengan NATO. Sehingga anggota dari NATO semakin banyak dan membuat daya dari organisasi tersebut juga semakin bertambah. Sehingga fungsi lain dari NATO adalah saling membantu dan membela negara sesama anggota NATO.

Dimana apabila ada salah satu negara anggota yang diserang oleh pihak lain maka penyerangan tersebut dianggap sebagai serangan yang ditunjukan ke negara anggota lainnya bahkan ke pihak NATO sendiri. Sehingga anggota-anggota NATO yang lain akan secara suka rela memberikan bantuan khususnya bantuan militer untuk negara yang diserang tersebut.

3. Menghindarkan Penggunaan Kekerasaan dan Ancaman Militer

Tiap negara di dunia tentunya ingin mencapai kesejahteraan dan kestabilan ekonomi bagi negaranya. Untuk bisa mewujudkan hal tersebut maka melakukan hubungan Internasional dengan negara lain adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari.

Karena dengan melakukan hal tersebut maka roda perekonomian negara dapat berputar lebih cepat. Namun Hubungan Internasional bukannya tanpa resiko karena sering kali terjadi sengketa dalam sebuah masalah yang dialami oleh dua negara atau lebih yang saling berhubungan. Dan apabila tidak diselesaikan dengan baik maka penyelesaian sengketa tersebut dapat menggunakan kekerasan bahkan kekuatan militer masing-masing negara.

Disanalah fungsi dari NATO sebagai penjamin keamanan bagi tiap anggotanya dibutuhkan. Dengan kekuasaan yang dimiliki maka NATO dapat menghindarkan penggunaan kekerasan dengan mengutamakan nilai-nilai perundingan dalam Hubungan Internasional. (baca : fungsi dewan keamanan PBB)

4. Menghapuskan Sengketa Politik Ekonomi Internasional

Dengan terjadinya Hubungan Internasional maka sektor politik dan ekonomi tentunya menjadi bagian didalamnya. Dua sektor tersebut bisa dibilang adalah sektor utama maupun sektor penting bagi tiap negara. Sehingga penghapusan sengketa politik ekonomi Internasional adalah hal yang penting untuk tetap menjaga keharmonisan hubungan tiap negara.

NATO dengan landasan untuk menjaga perdamaian dan keamanan memiliki wewenang untuk menghapuskan sengketa tersebut terutama bagi negara-negara yang termasuk ke dalam anggotanya.

Pengertian dan fungsi sensor

Selamat berjumpa kembali kawan-kawan, admin akan menjelaskan mengenai pengertian dan fungsi dari sensor. Semoga saja uraian tentang pengertian dan fungsi sensor ini bermanfaat banyak untuk kita semua.

Pengertian sensor adalah perangkat yang dapat mendeteksi dan merespon beberapa jenis masukan dari lingkungan fisik ataupun kimia. Input spesifik bisa cahaya, panas, gerak, kelembaban, tekanan, atau salah satu dari sejumlah besar fenomena lingkungan lainnya. Variabel keluaran dari sensor diubah menjadi besaran listrik yang disebut dengan Transduser.

Sensor adalah jenis tranduser yang digunakan untuk mengubah besaran mekanis, magnetis, panas, sinar, dan kimia menjadi tegangan dan arus listrik. Sensor sering digunakan untuk pendeteksian pada saat melakukan pengukuran atau pengendalian.

Sebutkan 10 jenis Sensor berdasarkan penggunaannya adalah:

1. Sensor Cahaya (Light Sensor)

Sensor Cahaya atau Light Sensor adalah Sensor analog yang digunakan untuk mendeteksi jumlah cahaya yang mengenai Sensor tersebut. Sensor cahaya analog ini dapat diklasifikasikan lagi menjadi beberapa jenis seperti foto-resistor, Cadmium Sulfide (CdS), dan fotosel.

Light dependent resistor atau LDR dapat digunakan sebagai sensor cahaya analog yang dapat digunakan untuk menghidupkan dan mematikan beban secara otomatis berdasarkan intensitas cahaya yang diterimanya. Resistansi LDR akan meningkat apabila intensitas cahaya menurun. Sebaliknya, Resistansi LDT akan menurun apabil intensitas cahaya yang diterimanya bertambah.

2. Akselerometer (Accelerometer)

Sensor Akselerometer adalah sensor yang mendeteksi perubahan posisi, kecepatan, orientasi, goncangan, getaran, dan kemiringan dengan gerakan indra. Akselerometer analog ini dapat digolongkan lagi menjadi beberapa yang berbeda berdasarkan variasi konfigurasi dan sensitivitas. Berdasarkan pada sinyal keluaran, Akselerometer analog menghasilkan tegangan variabel konstan berdasarkan jumlah percepatan yang diterapkan pada Akselerometer. Selain Akselerometer Analog, Akselerometer ini juga digital.

3. Sensor Tekanan (Pressure Sensor)

Sensor Tekanan atau Pressure Sensor adalah Sensor yang digunakan untuk mengukur jumlah tekanan yang diterapkan pada sebuah sensor. Sensor tekanan akan menghasilkan sinyal keluaran analog yang sebanding dengan jumlah tekanan yang diberikan. Sensor piezoelektrik adalah salah satu jenis sensor tekanan yang dapat menghasilkan sinyal tegangan keluaran yang sebanding dengan tekanan yang diterapkan padanya.

4. Sensor Suara (Sound Sensor)

Sensor Suara adalah Sensor analog yang digunakan untuk merasakan tingkat suara. Sensor suara analog ini menerjemahkan amplitudo volume akustik suara menjadi tegangan listrik untuk merasakan tingkat suara. Proses ini memerlukan beberapa sirkuit, dan menggunakan mikrokontroler bersama dengan Mikrofon untuk menghasilkan sinyal output analog.

5. Sensor Suhu (Temperature Sensor)

Sensor Suhu atau Temperature Sensor adalah Sensor tersedia secara luas baik dalam bentuk sensor digital maupun analog. Ada berbagai jenis sensor suhu yang digunakan untuk aplikasi yang berbeda.Salah satu Sensor Suhu adalah Termistor, yaitu resistor peka termal yang digunakan untuk mendeteksi perubahan suhu. Apabila Suhu meningkat, resistansi listrik dari termistor akan meningkat juga. Sebaliknya, jika suhu menurun, maka resistansi juga akan menurun.

Sensor Suhu atau Temperature Sensors ialah suatu komponen yang dapat mengolah besaran panas menjadi besaran listrik sampai-sampai dapat mendeteksi fenomena perubahan suhu pada obyek tertentu.

Sensor suhu mengerjakan pengukuran terhadap jumlah energi panas/dingin yang didapatkan oleh sebuah obyek sampai-sampai memungkinkan anda untuk memahami atau mendeteksi fenomena perubahan-perubahan suhu itu dalam format output Analog maupun Digital. Sensor Suhu pun adalahdari family Transduser.

Contoh peralatan-peralatan listrik maupun elektronik yang memakai Sensor Suhu diantaranya laksana Thermometer Suhu Ruangan, Thermometer Suhu Badan, Rice Cooker, Kulkas, Air Conditioner (Pendingin Ruangan) dan masih tidak sedikit lagi.

6. Sensor Giroskop (Gyroscope sensor)

Sensor Giroskop adalah sensor yang digunakan untuk merasakan dan menentukan orientasi dengan bantuan gravitasi bumi. Perbedaan utama antara Sensor Akselerometer dan Giroskop adalah bahwa Giroskop dapat merasakan rotasi di mana akselerometer tidak bisa.

7. Sensor Ultrasonik (Ultrasonic Sensor)

Sensor Ultrasonik adalah jenis sensor non-kontak yang dapat digunakan untuk mengukur jarak serta kecepatan suatu benda. Sensor Ultrasonik bekerja berdasarkan sifat-sifat gelombang suara dengan frekuensi lebih besar daripada rentang suara manusia. Dengan menggunakan gelombang suara, Sensor Ultrasonik dapat mengukur jarak suatu objek (mirip dengan SONAR). Sifat Doppler dari gelombang suara dapat digunakan untuk mengukur kecepatan suatu objek.

8. Sensor Efek Hall (Hall Effect Sensor)

Sensor Efek Hall atau Hall Effect Sensor adalah sensor yang dapat mengubah informasi magnetik menjadi sinyal listrik untuk pemrosesan rangkaian elektronik selanjutnya. Sensor Efek Hall ini sering digunakan sebagai sensor untuk mendeteksi kedekatan (proximity), mendeteksi posisi (positioning), mendeteksi kecepatan (speed), mendeteksi pergerakan arah (directional) dan mendeteksi arus listrik (current sensing).

9. Sel Beban (Load Cell)

Sel Beban atau Load Cell adalah jenis sensor yang digunakan untuk mengukur berat. Input dari Load Cell ini adalah gaya atau tekanan sedangkan outputnya adalah nilai tegangan listrik. Ada beberapa jenis Load Cell, diantaranya adalah Beam Load Cell, Single Point Load Cell dan Compression Load Cell.

10. Sensor Kelembaban (Humidity Sensor)

Sensor Kelembaban atau Humidity Sensor merupakan sensor yang digunakan untuk mendeteksi tingkat kelembaban suatu lokasi. Pengukuran Tingkat Kelembaban ini sangat penting untuk pengamatan lingkungan di suatu wilayah, diagnosa medis ataupun di penyimpanan produk-produk yang sensitif.

5 jenis sensor dan fungsinya adalah:

  • Sensor Cahaya, Sensor cahaya adalah sensor yang keluarannya dipengaruhi oleh intensitas cahaya.
  • Sensor Suhu, Sensor suhu adalah jenis sensor yang digunakan untuk mengubah energi panas menjadi besaran listrik.
  • Sensor Suara, Sensor suara atau sensor ultrasonik adalah jenis sensor yang
  • bekerja berdasarkan prinsip pantulan gelombang suara.
    Sensor Kecepatan, Sensor kecepatan adalah jenis sensor yang digunakan untuk mendeteksi kecepatan gerak, yang kemudian diubah menjadi sinyal listrik.
  • Sensor Ultrasonik, Sensor ultrasonik bekerja berdasarkan prinsip pantulan gelombang suara, dimana sensor ini menghasilkan gelombang suara yang kemudian menangkapnya kembali dengan perbedaan waktu sebagai dasar penginderaannya.

 

Jenis citra nonfoto berdasarkan spektrum elektromagnetik

Hai kawan-kawan, berikut ini akan diuraikan dengan singkat mengenai beberapa jenis nonfoto berdasarkan spektrum elektromagnetik. Semoga saja uraian singkat jenis nonfoto berdasarkan spektrum elektromagnetik ini bermanfaat untuk kita semua.

Yang dimaksud dengan citra nonfoto adalah gambaran objek yang dihasilkan oleh sensor bukan kamera. Citra nonfoto dibedakan atas spectrum elektromagnetik yang digunakan, sensor yang digunakan, dan berdasarkan wahana yang digunakan.

Jenis citra nonfoto berdasarkan Spektrum Elektromagnetik yang Digunakan adalah:

  • Citra inframerah termal, yaitu citra yang dibuat dengan spectrum inframerah termal. Penginderaan pada spektrum ini didasarkan atas perbedaan suhu objek dan daya pancarnya pada suatu citra yang tercermin dari perbedaan rona atau warnanya.
  • Citra radar dan citra gelombang mikro, yaitu citra yang dibuat dengan menggunakan spektrum gelombang mikro. Citra radar merupakan hasil penginderaan dengan sistem aktif, yaitu dengan sumber di luar tenaga matahari (buatan). Adapun citra gelombang mikro dihasilkan dengan sistem pasif, yaitu dengan menggunakan sumber tenaga alamiah (matahari).

Jenis citra nonfoto berdasarkan Sensor yang Digunakan adalah:

  • Citra multispektral, yaitu citra yang dibuat dengan sensor jamak, tetapi salurannya sempit.
  • Citra tunggal, yaitu citra yang dibuat dengan sensor tunggal yang salurannya lebar.

Jenis citra nonfoto berdasarkan wahana yang Digunakan adalah:

  • Citra Satelit (Satellite Image), yaitu citra yang dibuat dari antariksa atau angkasa luar
  • Citra Dirgantara (Airbone Image), yaitu citra yang dibuat dengan wahana yang beroperasi di udara (dirgantara). Contoh citra inframerah termal, citra radar, dan citra MSS. Citra dirgantara ini jarang digunakan.

Apa keuntungan gambar tiga dimensi dalam geografi

4 keuntungan gambar tiga dimensi dalam geografi adalah sebagai berikut :

  1. Relief tampak jelas karena adanya pembesaran skala tegak.
  2. gambar tiga dimensi memungkinkan pengukuran volume, contohnya volume tanah yang harus digali dan diisikan dalam pembangunan jalan dan volume waduk.
  3. gambar tiga dimensi memudahkan pengenalan objek.
  4. gambar tiga dimensi memungkinkan pengukuran beda tinggi dan lereng yang merupakan variabel penting dalam evaluasi lahan.

Sebutkan 7 keuntungan menggunakan sistem informasi geografi!

  1. Data dapat dipanggil kembali dan dapat diulang dengan cepat
  2. Analisa data dan perubahan data dapat dilakukan secara efisien
  3. Komputer memungkinkan mengubah data secara cepat dan tepat
  4. Data yang sulit dilakukan secara manual dapat dilakukan dengan pembuatan gambar tiga dimensi
  5. Data spasial dan nonspasial dapat dikelola secara bersama-sama
  6. Data dapat dikelola dalam format yang kompak dan jelas
  7. Data dapat dikelola dengan biaya yang murah apabila dibandingkan survei lapangan
  8. Berdasarkan data yang terkumpul dapat dilakukan pengambilan keputusan dengan tepat