Apa Perbedaan Keanekaragaman tingkat Gen Jenis dan Ekosistem

Perbedaan Keanekaragaman tingkat Gen Jenis dan Ekosistem adalah:

  • Keanekaragaman ekosistem adalah variasi bentuk dan jenis bentang alam, daratan maupun perairan, dimana tumbuhan, hewan, dan organisme yang lain saling berinteraksi.
  • Keanekaragaman gen adalah variasi atau perbedaan susunan gen dalam satu spesies makhluk hidup.
  • Keanekaragaman jenis adalah variasi atau perbedaan sifat dan penampilan antar individu berbeda jenis atau spesies dalam satu familia (keluarga).

Apa pengertian keanekaragaman gen?

Keanekaragaman gen adalah variasi gen yang terdapat dalam suatu makhluk hidup, contoh: buah mangga ada yang dagingnya tipis tapi manis, dan ada juga yang dagingnya tebal tapi rasanya asam.

Keanekaragaman gen adalah keanekaragaman makhluk hidup (hayati) pada tingkatan gen yang kemudian terlihat pada beragamnya sifat yang melekat pada makhluk hidup yang sejenis. Contohnya, ada manusia berambut pirang, ada pula yang hitam. Ada bunga mawar berwarna merah, hitam, pink.

Keanekaragaman tingkat genetik terjadi karena adanya keanekaragaman susunan gen. Jadi, perangkat gen itulah yang menentukan ciri dan sifat yang dimiliki oleh suatu individu. Contohnya? Ya perbedaan tipe rambut tadi. Adanya orang yang berambut keriting, lurus, ikal, itu terjadi karena adanya keanekaragaman tingkat genetik.

Salah satu contoh lainnya ada pada bunga mawar. Meski sama-sama bunga mawar dan mempunyai nama spesies Rosa hybrid, tetapi warna mahkota pada bunga mawar bisa berbeda. Hal ini karena susunan gen penyusun bunga mawar yang satu dengan bunga mawar yang lain berbeda.

Contoh lain juga terjadi pada lalat buah (Drosophila melanogaster). Kalau kita perhatikan dari gambar, meskipun sama-sama lalat buah, tapi mata lalat ini bisa berbeda, kan? Lalat yang satu berwarna merah, dan yang satunya berwarna putih. Ini pun menunjukkan bahwa adanya keanekaragaman genetik.

Apa pengertian keanekaragaman jenis?

Pengertian keanekaragaman spesies/ jenis adalah perbedaan yang dapat kita temukan pada suatu kelompok atau komunitas pada berbagai spesies yang hidup di habitat tersebut. contohnya: di kebun/ halaman sekitar kita terdapat banyak macam tumbuhan yaitu bunga mawar, bunga melati, pohon pisang, kupu kupu, burung, pohon jambu, pohon mangga, dll.

Keanekaragaman spesies adalah adanya bermacam-macam spesies atau individu yang berbeda dalam satu genus. Sebagai contoh kucing domestik (felis catus) dan kucing liar (felis silvetris) sama-sama makhluk hidup bergenus FELIS namun berbeda spesies.

Berbeda dengan keanekaragaman tingkat genetik, keanekaragaman tingkat individu/spesies ini menunjukkan adanya jumlah dan variasi dari jenis-jenis organisme. Lalu, kenapa bisa terjadi keanekaragaman tingkat individu/spesies?

Keanekaragaman ini bisa terjadi karena adanya pengaruh kandungan genetik dengan habitatnya.

Contoh dari keanekaragaman individu/spesies ini ada pada Arecaceae atau palem-paleman. Kalau kita perhatikan secara sekilas, bentuk fisik tanaman ini mirip, kan, Squad? Padahal, semuanya merupakan jenis/individu yang berbeda. Pohon aren, misalnya. Yang mempunyai nama latin Arenga pinnata dan Pinang yang nama latinnya Areca catechu. Selain itu, habitat pohon aren yang biasa tumbuh di pegunungan, mempunyai struktur daun yang jauh berbeda dengan pohon kelapa yang tumbuh di pantai.

Keanekaragaman jenis (spesies) adalah perbedaan yang dapat ditemukan pada komunitas atau kelompok berbagai spesies yang hidup disuatu tempat. Contohnya di suatu halaman terdapat pohon mangga, kelapa, jeruk, rambutan, bunga mawar, melati, cempaka, jahe, kunyit, burung, kumbang, lebah, semut, kupu-kupu, dan cacing. Keanekaragaman jenis yang lebih tinggi umumnya ditemukan tempat yang jauh dari kehidupan manusia, misalnya di hutan. Di hutan terdapat jenis hewan dan tumbuhan yang lebih banyak dibanding dengan di sawah atau di kebun.

Apa pengertian keanekaragaman ekosistem?

Pengertian keanekaragaman ekosistem terbentuk disebabkan adanya berbagai kelompok spesies yang dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya, setelah itu saling mempengaruhi antar spesies dengan spesies dan spesies dengan lingkungan abiotik tempat hidup, semisal suhu, air, udara, tanah, cahaya matahari, kelembapan dan mineral. contohnya: terdapat ekosistem hutan, ekosistem perkebunan, ekosistem persawahan, ekosistem perairan, dll

Keanekaragaman ekosistem adalah variasi ekosistem yang berbeda-beda dilihat dari komponen biotik dan abiotiknya. Contohnya ekosistem hutan thujan tropis tentu berbeda dengan ekosistem padang pasir.

Di atas keanekaragaman tingkat genetik dan individu, ada keanekaragaman tingkat ekosistem. Ini artinya, setiap ekosistem mempunyai keunikan dan ciri khasnya sendiri-sendiri. Keanekaragaman tingkat ekosistem menggambarkan jenis populasi organisme dalam suatu wilayah. Adanya keanekaragaman tingkat ekosistem ini ditunjukkan dengan adanya perbedaan faktor abiotik serta komposisi jenis populasi organismenya.

Keanekaragaman Ekosistem dapat diartikan sebagai hubungan atau interaksi timbal balik antara makhluk hidup yang satu dengan makhluk hidup lainnya dan juga antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Suatu lingkungan tidak hanya dihuni oleh satu jenis makhluk hidup saja, tetapi juga akan dihuni oleh jenis makhluk hidup lain yang sesuai. Akibatnya, pada lingkungan tersebut akan dihuni berbagai makhluk hidup berlainan jenis yang hidup berdampingan.

Contoh soal dan jawaban pilihan ganda perubahan lingkungan

Selamat berjumpa kembali teman-teman, untuk kali ini admin akan memberikan contoh soal dan jawaban dalam bentuk pilihan ganda tentang perubahan lingkungan. Semoga saja contoh soal dan jawaban pilihan ganda perubahan lingkungan ini bermanfaat banyak untuk kalian semua.

Soal No. 1: Salah satu ulah manusia yang dapat menyebabkan pencemaran air adalah…
a. tidak membuang sampah di sungai, menjaga kebersihan sungai
b. melakukan terasering, menjaga ekosistem dan biota sungai
c. menanam tumbuhan air dan membuang sabun disungai
d. membuang sampah cair dan sampah padat kesungai, serta menggunakan pestisida secara berlebihan

Jawaban D.

Soal No. 2: Jarak antara septi tank dengan sumber air yang ideal agar tidak terkena bakteri E. Coli adalah… .
a. lebih dari 7 meter
b. kurang dari 5 meter
c. kurang dari 10 meter
d. lebih dari 10 meter

Jawaban D

Soal No. 3: Salah satu upaya dalam pengendalian hama yang tidak menimbulkan pencemaran lingkungan adalah…
a. Penyemprotan dengan insektisida
b. Pengendalian dengan herbisida
c. Penggunaan pestisida
d. Pengendalian secara biologis

Jawaban D

Soal No. 4: Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah pencemaran dan perusakan lingkungan yaitu …
A. Kerja bakti
B. Menggunakan alam
C. Menghayati alam
D. Sikap bersahaja

Jawaban A

Soal No. 5: Salah satu cara untuk mengatasi pencemaran udara oleh limbah pabrik adalah …
a. Menyaring limbah cair sebelum dibuang di sungai
b. Memasang elektrostatik presipirator
c. Mengolah limbah asap menjadi limbah cair
d. Menanam pepohonan di sekitar wilayah pabrik

Jawaban D

Soal No. 6: Pencemaran tanah banyak terjadi karena adanya sampah organik dan anorganik. Salah satu penyebab pencemaran tanah tersebut yaitu ….
a. Organik yaitu kaca, kertas dan besi
b. Anorganik yaitu kaca, kertas dan besi
c. Anorganik yaitu daun, plastik dan besi
d. Organik yaitu daun, kaca dan sisa makanan

Jawaban B

Soal No. 7: Perhatikan uraian berikut!
i) Perubahan warna
ii) Perubahan bau dan rasa
iii) Perubahan bentuk
iv) Perubahan pH

Ciri-ciri air tercemar berdasarkan sifat fisiknya ditunjukkan oleh nomor …
a. ii dan iv
b. i dan iii
c. i dan ii
d. ii dan iii

Jawaban C

Soal No. 8: Yang tidak termasuk dampak negatif dari aktivitas manusia yang membuang limbah padat sembarangan yaitu …
a. Merusak ozon tabir ultra violet
b. Berkembangnya berbagai jenis penyakit
c. Dapat menurunkan kualitas tanah
d. Kesuburan tanah meningkat

Jawaban D

Soal No. 9: Berikut ini yang dapat merusak kelestarian lingkungan yaitu …
a. Penghijauan
b. Reboisasi
c. Sampah plastic
d. Sengkedan

Jawaban C

Soal No. 10: Contoh polusi udara yang terjadi secara alami yaitu …
a. Pembabatan hutan
b. Pembakaran sampah
c. Kebakaran hutan
d. Gas dari aktivitas gunung merapi

Jawaban D

Soal No. 11: Penggunaan pupuk pertanian secara terus-menerus akan mengakibatkan…
A. pH tanah meningkat
B. Berkurangnya hara tanah
C. Tanah menjadi lebih subur
D. Menurunnya hama penyakit

Jawaban B

Soal No. 12: Kita tidak diperbolehkan menangkap ikan dengan aliran listrik atau racun, karena…
A. Meningkatkan CO2 terlarut
B. Menyebabkan erosi
C. Mematikan semua biota, baik yang muda maupun yang tua
D. Menurunkan kadar oksigen telarut

Jawaban C

Soal No. 13: Berikut ini yang merupakan sumber mata air yang layak untuk di konsumsi adalah ….
A. air limbah industri
B. air got
C. air pegunungan
D. air hujan

Jawaban : C

Soal No. 14: Salah satu penyebab penyakit kolera pada penduduk adalah ….
A. terbatasnya tempat tinggal
B. terbatasnya air bersih
C. terbatasnya udara bersih
D. terbatasnya persediaan makanan

Jawaban : B

Soal No. 15: Tanaman yang dapat dijadikan sebagai indikator terjadinya pencemaran air adalah ….
A. teratai
B. kangkung
C, semanggi
D. enceng gondok

Jawaban : D

Soal No. 16: Salah satu cara mengatasi pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh limbah pabrik adalah ….
A. mengolah limbah pabrik sebelum dibuang
B. menutup industri bahan kimia
C. membuang limbah pabrik sedikit demi sedikit
D. membatasi penggunaan bahan kimia

Jawaban : A

Soal No. 17: Jenis limbah pertanian yang dapat mengakibatkan terjadinya pencemaran lingkungan adalah ….
A. sisa makanan
B. minyak
C. pestisida
D. detergen

Jawaban : C

Soal No. 18: Berikut ini yang bukan merupakan dampak negatif dari pembuangan limbah padat adalah ….
A. menurunkan kualitas tanah
B. mengurangi keindahan lingkungan
C. kesuburan tanah meningkat
D. berkembangnya berbagai penyakit

Jawaban : C

Soal No. 19: Salah satu upaya pengendalian hama yang tidak menimbulkan pencemaran lingkungan adalah ….
A. penyemprotan dengan insektisida
B. pengendalian dengan herbisida
C. pengendalian secara biologis
D. penyemprotan menggunakan pestisida

Jawaban : C

Soal No. 20: Penyakit Minamata di jepang disebabkan oleh logam berat yang bernama ….
A. timbal
B. belerang
C. cadmium
D. raksa

Jawaban : D

Soal No. 21: Pengaruh DDT sangat berbahaya terhadap makhluk hidup. Apabila DDT terkumpul dalam tubuh burung betina akan menyebabkan ….
A. kematian
B. kemandulan
C. rusaknya organ tubuh
D. menipisnya cangkang telur

Jawaban : B

Soal Essay dan Jawaban Perubahan Lingkungan dan Daur Ulang

Selamat berjumpa kembali kawan-kawan, kali ini admin akan memberikan beberapa contoh soal mengenai perubahan lingkungan dan daur ulang. Semoga saja contoh soal yang dilengkapi dengan jawaban dan pembahasan mengenai perubahan lingkungan dan daur ulang ini bermanfaat banyak.

Soal No. 1: Eutrofkasi dalam suatu ekosistem air tawar akan mengakibatkan kematian hewan air. Hal ini disebabkan air banyak mengandung

Jawaban No. 1
Eutrofkasi adalah penimbunan mineral­mineral yang menyebabkan meningkatnya pertumbuhan tumbuhan air akibat pemupukan yang berlebihan. Selanjutnya, proses penguraian tumbuhan air yang mati memerlukan banyak oksigen sehingga hewanhewan air akan mati karena kekurangan oksigen.

Soal No. 2: Dalam meningkatkan produksi pertanian, para petani lebih banyak menggunakan pupuk buatan daripada pupuk alam. Tindakan yang paling tepat untuk mencegah terjadinya dampak negatif, yaitu ….

Jawaban No. 2
Penggunaan pupuk buatan sangat praktis dan murah. Oleh karena itu, pada akhirakhir ini meningkat penggunaannya dibandingkan dengan penggunaan pupuk alam. Namun, pupuk buatan memiliki dampak negatif lebih tinggi dibanding pupuk alami. Tindakan yang paling tepat untuk mencegah terjadinya dampak negatif adalah memberi
penerangan cara pemupukan yang benar.

Soal No. 3: Sampah organik di dalam sungai atau kolam menyebabkan kadar oksigen dalam air berkurang sehingga mengganggu kehidupan organisme yang ada. Oleh karena itu, usaha yang paling tepat adalah sampah organik tersebut sebaiknya ….

Jawaban No. 3
Sampah organik dapat diubah menjadi bahan yang bermanfaat agar tidak mencemari perairan. Pemanfaatan sampah organik dengan cara sampah organik dimasukkan dalam lubang galian dan ditimbun tanah dan akibat proses tersebut sampah organik menjadi pupuk kompos.

Soal No. 4: Apakah yang dimaksud dengan polusi?

Jawaban No. 4
Polusi atau pencemaran lingkungan adalah peristiwa masuknya zat, unsur, energi, dan komponen yang bersifat merugikan (polutan) lingkungan dan makhluk hidup.

Soal No. 5: Jelaskan tentang istilah global warming!

Jawaban No. 5
Global warming merupakan suatu istilah yang menggambarkan tentang peningkatan suhu di atmosfer bumi akibat dari efek rumah kaca. Efek rumah kaca merupakan bentuk analogi yang menunjukkan peristiwa pemantulan panas dari permukaan bumi yang akan lepas ke angkasa terhalang sebab kadar CO2 di udara bertambah. Bertambahnya
kadar CO
2 tersebut diakibatkan oleh pembakaran minyak bumi dan batu bara.

Soal No. 6: Apakah dampak dari pencemaran udara?

Jawaban No. 6: Dampak pencemaran udara Akibat udara yang tercemar berdampak bagi keberlangsungan hidup ekosistem. Dampaknya bisa berskala mikro dan makro. Pada skala mikro berdampak pada kesehatan. Seperti tubuh kekurangan oksigen, menjadi lemas. Jika berlangsung lama dapat menyebabkan kematian. Dampak skala makro, seperti terjadinya fenomena hujan asam, efek rumah kaca, dan penipisan lapisan ozon.

Soal No. 7: Apakah dampak pencemaran air?

Jawaban No. 7: Air tercemar limbah akan berdampak tidak bisa dimanfaatkan. Karena limbah yang terkandung dalam air dapat membusuk dan muncul rasa dan bau tidak sedap. Proses pembusukan limbah oleh pengurai membutuhkan banyak oksigen. Dampaknya kadar oksigen dalam air yang diperlukan oleh makhluk hidup lainnya berkurang.

Soal No. 8: Apa pengertian daur ulang?

jawaban No. 8: Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi bahan baru dengan tujuan mencegah adanya sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu yang berguna, mengurangi penggunaan bahan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, mengurangi polusi, kerusakan lahan, dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan dengan proses pembuatan barang baru.
Daur ulang adalah salah satu strategi pengelolaan sampah padat yang terdiri atas kegiatan pemilahan, pengumpulan, pemprosesan, pendistribusian dan pembuatan produk/material bekas pakai, dan komponen utama dalam manajemen sampah modern dan bagian ketiga dalam proses hierarki sampah 4R (Reduce, Reuse, Recycle, and Replace).

Soal No. 9: Apa manfaat daur ulang sampah?

Jawaban No. 9
  • Mengurangi pencemaran akibat sampah, menghemat energi, dan menjaga sumber daya alam
  • Mencegah timbulnya penyakit di sekitar kita
  • Menambah pengetahuan dan mengasah kreativitas
  • Menghemat pengeluaran
  • Menambah penghasilan

Apa Pengertian Daya Lenting Lingkungan

Pengertian daya lenting lingkungan adalah sesuatu yang merujuk kepada kemampuan lingkungan untuk pulih kembali dalam keadaan seimbang.
Pada dasarnya lingkungan dapat mengalami kerusakan walaupun memiliki daya lenting, karena daya lenting hanya kemampuan lingkungan untuk kembali dalam keadaan seimbang.

Dengan adanya daya lenting lingkungan, tidak semata-mata langsung mengubah lingkungan tapi memerlukan proses yang panjang.

Daya lenting lingkungan adalah kemampuan lingkungan untuk pulih kembali pada keadaan seimbang jika mengalami perubahan atau gangguan.

4 faktor penyebab kerusakan lingkungan

  • Muncul bahan-bahan sintetik yang tidak alami, misalnya insektisida dan obat-obatan, yang dapat meracuni lingkungan.dan merusak keadaan keseimbangan lingkungan dan menimbulkan pencemaran. Artinya, lingkungan tidak mampu lagi menyediakan kebutuhan hidup organisme yang ada di dalamnya. Ini disebabkan karena kapasitas (kemampuan) lingkungan memiliki batasan-batasan tertentu dalam menyediakan kebutuhan-kebutuhan mahkluk hidup.
  • Sumber daya alam yang di ambil dari lingkungan semakin besar baik
    macam maupun jumlahnya.
  • Industri mengeluarkan limbah yang mencemari lingkungan.
  • Populasi manusia juga mengeluarkan limbah, yaitu limbah rumah tangga dan limbah manusia yang mencemari lingkungan.

Apa yang dimaksud daya lenting lingkungan?

Daya lenting lingkungan adalah kemampuan lingkungan untuk pulih kembali pada keadaan seimbang jika mengalami perubahan atau gangguan. Dengan demikian, lingkungan mampu menanggulangi perubahan-perubahan selama perubahan tersebut masih dalam daya dukung dan daya lentingnya.

Keseimbangan lingkungan dapat menjadi rusak, artinya lingkungan menjadi tidak seimbang jika terjadi perubahan yang melebihi daya dukung dan daya lentingnya. Perubahan lingkungan dapat terjadi karena alam maupun aktivitas manusia.

Daya Lenting (Resilience) adalah suatu sistem untuk kembali lagi ke kondisi awal/semula setelah mengalami gangguan baik itu dengan cara bertahan ataupun beradaptasi dengan perubahan.

Di dalam suatu ekosistem dimana pada kasus ini adalah Ekosistem Terumbu Karang membutuhkan suatu sistem yang dinamakan sistem daya lenting yang dapat membuat ekosistem tersebut ketika mendapat gangguan dari luar yang menyebabkan kesehatannya terganggu dapat bertahan dan pulih kembali sehingga saat ekosistem tersebut dapat kembali normal.

2  komponen di dalam daya lenting lingkungan

  • Kemampuan untuk menyerap atau menahan dampak tekanan/stres (Resistance)
  • Kemampuan untuk pulih (Recovery)

Sebutkan Perbedaan Koloid Liofil dan Liofob Beserta Contohnya

Perbedaan Koloid Liofil dan Liofob adalah:

  • Tegangan permukaan koloid liofob hampir sama dengan media dispersi.
  • Muatan pada  koloid liofil tergantung pada pH larutan dan bisa negatif, positif atau netral.
  • Koloid liofil relatif stabil sebagai kekuatan yang kuat interaksinya di antara partikel koloid dan cair.
  • Koloid liofob  kurang stabil sebagai kekuatan lemah interaksinya di antara partikel koloid dan cair.
  • Muatan koloid liofob  bisa positif atau negatif. As2S3  negatif di alam sementara Fe (OH) 3  positif di alam.
  • Koloid liofob bersifat ireversibel, karena pada penguapan cairan, residu yang tersisa tidak dapat dikonversi menjadi larutan pada penambahan cairan.
  • Koloid liofil tergantung pada sifat dari muatan partikel-partikel ini dapat bermigrasi ke katoda atau anoda atau mungkin tidak bergerak sama sekali.
  • Koloid liofil sangat kental di alam dan memiliki viskositas lebih tinggi dari media.
  • Koloid liofob memiliki viskositas yang hampir sama dengan media.
  • Koloid liofil bersifat reversible, karena pada penguapan cairan, residu yang tersisa akan masuk ke dalam keadaan koloid pada penambahan misalnya air.
  • Koloid liofob tergantung pada sifat dari muatan partikel-partikel ini bermigrasi ke katoda atau anoda baik.
  • Tegangan permukaan  koloid liofil adalah kurang dari media dispersinya

orpsinya sol dibedakan atas sol liofil dan sol liofob.

Apa yang dimaksud Koloid liofil?

Sol liofil atau koloid liofil merupakan jenis koloid yang fase terdispersinya dapat mengikat atau menarik medium pendispersinya. Jika medium pendispersinya air disebut hidrofil.

Koloid Liofil Adalah koloid dimana fase terdispersinya memiliki afinitas besar sehingga mudah menarik medium pendispersinya. Partikel-partikelnya dapat mengadsorpsi cairan pendispersinya sehingga terbentuk selubung cairan di sekitara partikel koloid. Jika medium pendispersinya adalah air maka disebut dengan hidrofil.

Liofil dalam Bahasa Yunani yaitu Lio yang artinya cairan dan Philia yang berarti cinta, sehingga secara garis besar liofil artinya suka cairan. Liofil masuk dalam koloid yang fase terdispersinya memiliki afinitasbesar atau mudah menarik medium pendispersinya.

Koloid liofil relatif stabil sebagai kekuatan yang kuat interaksinya di antara partikel koloid dan cair. Partikel-partikelnya dapat mengadsorpsi cairan pendispersinya sehingga terbentuk selubung cairan di sekitara partikel koloid. Jika medium pendispersinya adalah air maka disebut dengan hidrofil.

Sol liofil lebih kental dari medium pendispersinya dan tidak akan mengalami penggumpalan bila ditambahkan sedikit elektrolit. Koloid liofil memiliki pelindung bagi mediumnya berupa cairan yang disebut sebagai solvasi atau hidrasi. Contoh koloid liofil dalam kehidupan sehari-hari adalah gelatin, kanji, agar-agar, detergen, dan sabun.

Contoh koloid liofil

  • protein
  • kanji
  • gelatin
  • sabun
  • deterjen
  • agar-agar

Apa yang dimaksud Koloid  liofob?

Koloid liofob atau sol liofob merupakan koloid yang fase terdispersinya tidak dapat menarik medium pendispersinya (tidak suka cairan). Jika medium pendispersinya air disebut  hidrofob.

Koloid Liofob adalah koloid yang tidak mudah mengadsorbsi cairan. Berdasarkan Bahasa Yunani liofob artinya tidak suka cairan (Lio = cairan dan Phobia = tidak suka). Pada koloid liofob ini terdapat gaya tarik menarik yang lemah atau bahkan tidak ada gaya tarik menarik antara fase terdsipersi dan medium pendispersinya. Jika menggunakan air sebagai medium pendispersinya maka akan menjadi koloid hidrofob.

Koloid liofob berbeda dengan koloid liofil. Jika medium pendispersi dari sol liofob diuapkan atau digumpalkan dengan larutan elektrolit, sampai zat terdipersi terpisah dari medium pendispersi maka tidak akan dapat membentuk sol liofob lagi walaupun ditambah air sebagai medium pendispersinya.

Koloid liofob bersifat ireversibel, karena pada penguapan cairan, residu yang tersisa tidak dapat dikonversi menjadi larutan pada penambahan cairan. Contoh pada Koloid Liofob yaitu Sol-sol logam, sol sulfida, susu, mayonaise, sol besi III hidroksida Fe(OH)3.

Contoh Koloid  liofob

  • sol Fe(OH)3
  • sol sulfida
  • sol-sol logam.
  • susu
  • mayonaise
  • sol belerang