Menjelaskan Validitas Faktor dengan singkat

Selain validitas soal secara keseluruhan dan validitas butir atau item, masih ada lagi yang perlu diketahui validitasnya, yaitu faktor-faktor atau bagian keseluruhan materi. Setiap keseluruhan materi pelajaran terdiri dari pokok-pokok bahasan atau mungkin sekelompok pokok bahasan yang merupakan satu kesatuan.

Contoh:

Guru akan mengevaluasi penguasaan siswa untuk tiga pokok bahasan, yaitu bunyi, cahaya, dan listrik. Untuk itu guru membuat 30 butir soal, untuk bunyi 8, untuk cahaya 12 dan untuk listrik 10 butir.

Jika guru ingin mengetahui validitas faktor, maka ada 3 faktor dalam soal ini. Seperti halnya pengertian validitas butir, pengertian validitas faktor sebagai berikut: butir-butir soal dalam faktor dikatakan valid apabila mempunyai dukungan yang besar terhadap soal-soal secara keseluruhan. Sebagai tanda bahwa butir-butir faktor tersebut mempunyai dukungan yang besar terhadap seluruh soal, yakni apabila jumlah skor untuk butirbutir faktor tesebut menunjukka adanya kesejajaran dengan skor total.

Butir-butir soal dikatakan valid apabila menunjukkan kesejajaran skor dengan skor total. Cara mengetahui kesejajaran tersebut digunakan juga rumus korelasi product moment.

Daftar Pustaka

  • Arikunto, Suharini. 2005. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
  • Sudijono, Anas. 1996. Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
  • Thoha, M. Chabib. 2003. Teknik Evaluasi Pendidikan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.