Menjelaskan Tujuan Masyarakat Ekonomi ASEAN dengan singkat

Hadirnya MEA adalah mewujudkan pertumbuhan seutuhnya yang tidak hanya didasarkan atas kepentingan ekonomi semata, melainkan juga membangun kehidupan masyarakat agar mampu menghadapi perubahan yang mungkin akan terjadi pada aspek sosial dan lainnya. Berikut tujuan dari kesepakatan MEA secara menyeluruh, yaitu.

  1. Memperkuat Hubungan antar Negara ASEAN

Negara satu dengan negara yang lain pada dasarnya memiliki suatu ketergantungan. Jenis ketergantungan dalam hal ekonomi suatu negara adalah berlangsungnya kegiatan ekspor impor, keterbatasan sumber daya menjadi alasan paling kuat yang mendasari kegiatan tersebut. Disinilah letak pentingnya membangun kerjasama dengan negara lain, selain untuk meningkatkan perekonomian negara, juga memberi dampak pada kemajuan dalam bidang sosial.

  1. Mewujudkan Sistem Perbankan

Terbukanya pasar perdagangan bebas memberikan banyak peluang untuk memperluas jaringan dan pasar dalam mengenalkan keunggulan-keunggulan bersaing yang dimiliki oleh lembaga-lembaga dalam negeri. Kegiatan perbankan harus memiliki peran aktif dalam menyambut kesempatan ini, selain untuk membantu memudahkan terselenggaranya aliran produk yang berupa barang dan jasa, juga posisi bank sangat strategis dalam menarik investasi, keuangan, dan penyerapan tenaga kerja lokal yang terampil dan terdidik.

Baca Juga : 

  1. Merencanakan Sistem Keuangan

Pemanfaatan MEA yang tepat akan menguatkan kondisi perekonomian suatu negara, yaitu dengan mengambil peran aktif dalam menciptakan peluang-peluang yang berdampak pada meningkatnya investasi. Semakin banyak investasi yang masuk maka secara berkelanjutan akan memberikan perubahan pada sistem keuangan, yaitu dapat meningkatkan kekuatan negara itu sendiri beserta mekanisme didalamnya.

  1. Ketahanan Pangan

Kebutuhan pangan merupakan kebutuhan semua orang dan meningkatkan ketahanan pangan berarti memberikan kepastian atau jaminan terhadap pemenuhan kebutuhan yang sifatnya berubah-ubah dan terus mengalami peningkatan per tahunnya. Dengan dibentuknya ketahanan pangan yang terstruktur dalam MEA maka akan memunculkan sebuah mekanisme peraturan yang memiliki kesamaan terhadap pengolahan food regulation.

  1. Keamanan Politik

Setiap negara ASEAN memiliki karakteristik yang berbeda-beda sesuai dengan ideologi dan karakter masyarakat didalamnya. Hadirnya MEA membuka pintu yang seluas-luasnya untuk masuknya berbagai jenis karakater dari suatu negara dan peran MEA dalam hal ini adalah bukan untuk menghilangkan karakter bangsa tersebut, justru sebaliknya MEA mendorong menciptakan masyarakat yang tetap mempertahankan karakter bangsanya sendiri.

  1. Sosial Budaya

Dalam menciptakan sebuah masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap nilai-nilai kemanusiaan, MEA memiliki peran dalam membuat wadah yang dapat digunakan untuk membentuk suatu masyarakat yang menjunjung tinggi nilai sosial budaya. Tujuan dari peran tersebut adalah menunjukkan rasa solidaritas dan kepekaan sosial antar negara, sehingga dengan saling menjaga sikap ini, maka akan membangun harmonisasi dalam membentuk kepedulian terhadap perkembangan berbagai kehidupan sosial masyarakat.

Tujuan lain dari peran ini adalah untuk mewujudkan kesejahteraan dan perlindungan masyarakat agar tercipta kehidupan yang berkeadilan dalam menjamin terwujudnya hak dari masing-masing masyarkat, sehingga akan terbentuk suatu masyarakat yang memiliki kesetaraan dalam berbagai aspek sosial, budaya, dan hukum.(baca juga : teori perilaku konsumen , Peran Kebijakan Fiskal)