Menjelaskan Tujuan dan fungsi kesejahteraan sosial dengan singkat

Tujuan Kesejahteraan Sosial

Tujuan utama dari sistem kesejahteraan sosial menurut Leonard Schneiderman secara terperinci dirumuskan bahwa tujuannya antara lain system maintenance, system control, dan system change.

  • System maintenance

tujuan dari sistem ini adalah mencakup pemeliharaan dan menjaga kesinambungan keberadaan serta tatanan nilai-nilai sosial.

  • System control

Tujuan dari sistem ini adalah mengadakan kontrol secara efektif terhadap perilaku yang tidak sesuai atau menyimpang dari nilai-nilai sosial yang ada.

  • System change

Scheneiderman mengungkapkan bahwa tujuan dari sistem ini adalah mengadakan perubahan ke arah berkembangnya suatu sistem yang lebih efektif bagi anggota masyarakat.

Gabungan dari beberapa tujuan yang telah diuraikan dapat ditemukan pada program usaha kesejahteraan sosial. Misalnya program jaminan ekonomi,program pemberdayaan masyarakat,kesehatan mental dll yang semuanya secara langsung bertujuan untuk mencapai sasaran pemeliharaan, kontrol dan perubahan.

 

Untuk mewujudkan tercapainya tujuan kesejahteraan sosial disusun berbagai program dan kegiatan yang disebut usaha-usaha kesejahteraan sosial. Pengertian antara kesejahteraan sosial dan usaha kesejahteraan sosial seringkali disamakan. UU RI Nomor 6 Tahun 1974 memberi batasan mengenai keduanya. Usaha kesejahteraan sosial menurut undang-undang tersebut adalah semua upaya, program, dan kegiatan yang ditujukan untuk mewujudkan, membina, memelihara, dan memulihkan dan mengembangkan kesejahteraan sosial.

Usaha kesejahteraan sosial tidak hanya dilaksanakan jika timbul hambatan atau masalah tetapi juga dilakukan sebagai pengembangan sumber-sumber daya untuk menumbuhkan, membina dan meningkatkan terwujudnya kesejahteraan sosial serta menunjang usaha-usaha lain yang mempunyai tujuan sama.

Fungsi-Fungsi Kesejahteraan Sosial

Sistem kesejahteraan sosial merupakan subsistem dari masyarakat yang lebih besar yang memberikan sanksi-sanksi dan dukungan-dukungan terhadapnya. Sebagai subsistem, kesejahteraan sosial mempunyai fungsi khusus yakni mengatasi masalah yang ada kaitannya dengan penyesuaian-penyesuaian sosial dan relasi-relasi sosial.

Dalam perkembangan proses sosial terbentuk siklus : organisasi-disorganisasi-reorganisasi. Siklus tersebut berkaitan dengan fungsi kesejahteraan sosial. Kesejahteraan sosial berfungsi sebagai reorganisasi dari adanya disorganisasi.

Artinya kesejahteraan sosial berfungsi mengembalikan funsionalitas peranan-peranan sosial dari suatu sistem yang telah mengalami gangguan atau kerusakan akibat adanya perubahan. Fungsi kesejahteraan sosial secara umum  adalah sebagai penunjang pembangunan di bidang-bidang lainnya seperti pembangunan sektor ekonomi. Tiap negara mempunyai tingkat ekonomi yang berbeda, maka terdapat perbedaan pula pada penekanan fungsi kesejahteraan sosial.

 

Dapat disimpulkan fungsi kesejahteraan sosial adalah sebagai berikut :

  1. Fungsi penyembuhan dan pemulihan (kuratif dan rehabilitatif)
  2. Fungsi pencegahan (preventif)
  3. Fungsi pengembangan (promotif,developmental)
  4. Fungsi penunjang (suportif)