Menjelaskan Tipologi Partisipasi Masyarakat Dan Individu dengan singkat

  1. Partisipasi Pasif /Manipulatif
  • Masyarakat diberitahu apa yang sedang atau telah terjadi.
  • Pengumuman sepihak oleh pelaksana proyek tanpa memperhatikan tanggapan masyarakat.
  • Informasi yang dipertukarkan terbatas pada kalangan profesional di luar kelompok sasaran.
  1. Partisipasi dengan cara memberikan informasi
  • Masyarakat menjawab pertanyaan-pertanyaan penelitian.
  • Masyarakat tidak mempunyai kesempatan untuk terlibat dan mempengaruhi proses penelitian.
  • Akurasi hasil penelitian tidak dibahas bersama masyarakat.
  1. Partisipasi melalui Konsultasi
  • Masyarakat berpartisipasi dengan cara berkonsultasi.
  • Orang luar mendengarkan, menganalisa masalah dan pemecahannya, dengan memodifikasi tanggapan masyarakat.
  • Tidak ada peluang bagi pembuatan keputusan bersama.
  • Para profesional tidak berkewajiban mengajukan pandangan masyarakat (sebagai masukan) untuk ditindak-lanjuti.
  1. Partisipasi untuk Insentif Materiil
  • Masyarakat menyediakan sumberdaya seperti tenaga kerja demi mendapatkan imbalan/upah.
  • Masyarakat tidak dilibatkan dalam eksperimen atau proses pembelajarannya.
  • Masyarakat tidak mempunyai andil untuk melanjutkan kegiatan-kegiatan pada saat insentif yang disediakan habis.
  1. Partisipasi Fungsional
  • Masyarakat membentuk kelompok untuk mencapai tujuan proyek.
  • Pembentukan kelompok (biasanya) setelah ada keputusan-keputusan utama yang disepakati.
  • Awalnya masyarakat bergantung pada pihak luar, tetapi pada saatnya mampu mandiri.
  1. Partisipasi Interaktif
  • Masyarakat berperan dalam analisis bersama untuk perencanaan kegiatan dan pembentukan atau penguatan kelembagaan.
  • Cenderung melibatkan metodologi interdisipliner yang mencari keragam¬¨an perspektif dalam proses belajar yang terstruktur dan sistematik.
  • Masyarakat mempunyai peran kontrol atas keputusan-keputusan mereka, sehingga mempunyai andil dalam keseluruhan kegiatan.
  1. Partisipasi Mandiri (Self Mobilization)
  • Masyarakat mengambil inisiatif secara bebas (tidak dipengaruhi pihak luar) untuk mengubah sistem-sistem atau niali-nilai yang mereka miliki.
  • Masyarakat mengembangkan kontak dengan lembaga-lembaga lain untuk mendapatkan bantuan-bantuan teknis dan sumberdaya yang dibutuhkan.
  • Masyarakat memegang kendali atas pemanfaatan sumberdaya yang ada.

Baca Juga : 

Demikianlah artikel dari internet.co.id mengenai Bentuk , semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.