Menjelaskan Tingkat Karbondioksi dan Fotorespirasi dengan singkat

Saat konsentrasi karbondioksi meningkat, tingkat gula yang mana dihaasilkan oleh reaksi bergantung pada cahaya meningkat hingga dibatasi oleh sebab-sebab lainnya.RuBisCO, enzim yang meningkat karbondioksida pada reaksi gelap, mempunyai peningkatan untuk oksigen dan karbon. Saat konsentrasi karbondioksida tinggi, RuBisCO akan memfikasi karbondioksida. Namun konsentrasi korbondioksida rendah, RuBisCO akan meningkat oksigen dan bukan karbondioksida. Proses tersebut, yang disebut fororespirasi, memakai energi, namun tidak menghasilkan gula.

Aktivitas oksigenase RuBisCO tidak menguntungkan bagi Tumbuhan karena beberapa alasan berikut:

  1. Salah satu produk aktivitas oksigensi merupakan fosfoglikolat (2 karbon) dan bukan 3-fosfogliserat (3 karbon). Fosfoglikolat tidak dapat dimetabolisme oleh siklus Calvin-Benson dan menunjukan karbon yang hilang dari siklus itu. Aktivitas oksigenasi yang tinggi, dengan hal itu, menguras gula yang diperlukan untuk mengolah kembali ribulose 5-biskofat dan untuk berkelangungan siklus-Benson.
  2. Fosfoglikolat dimetabolisme secara cepat akan menjadi glikolat yang beracun untuk tumbuhan pada konsentrasi yang tinggi. Hal ini dapat menghambat fotosintesis.
  3. Menyimpan Glikolat dengan cara energi adalah suatu proses yang mahal yang memakai jalan glikolat, serta hanya 75% dari karbon yang dikembalikan pada siklus Calvin-Benson untuk 3-fosfogliserat. Reaksi ini menghasilkan ammonia (NH3), yang bisa berdifusi keluar dari tumbuhan, berujung pada hilangnya nitrogen.

Demikianlah artikel dari internet.co.id mengenai , semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.