Menjelaskan Teori dan Latar Belakang Merkantilis dengan singkat

Teori Merkantilisme

Saat ini, semua ahli ekonomi Eropa antara tahun 1500 sampai tahun 1750 dianggap sebagai merkantilis meskipun ketika itu istilah ‘merkantilis’ belum dikenal. Istilah ini pertama kali diperkenalkan oleh Victor de Riqueti, marquis de Mirabeau pada tahun [1763], dan kemudian dipopulerkan oleh Adam Smith pada tahun 1776. Pada kenyataannya, Adam Smith menjadi orang pertama kali menyebutkan kontribusi merkantilis terhadap ilmu ekonomi dalam bukunya yang berjudul The Wealth of Nations. Istilah merkantilis sendiri berasal dari bahasa Latin mercari, yang berarti “untuk mengadakan pertukaran,” yang berakar dari kata merx, berarti “komoditas.” Kata merkantilis pada awalnya digunakan oleh para kritikus seperti Mirabeau dan Smith saja, namun kemudian kata ini juga digunakan dan diadopsi oleh para sejarawan.

Teori Perdagangan Internasional Merkantilisme

Merkantilisme merupakan praktek dan teori ekonomi yang dominan di Eropa dari 16 ke abad ke-18 yang dipromosikan lewat peraturan ekonomi pemerintahan suatu negara untuk tujuan menambah kekuasaan negara dengan mengorbankan kekuatan saingannya, ini ialah mitra dari politik ekonomi absolutisme atau monarki absolut.

Latar Belakang Merkantilisme 

  1. Munculnya Negara-negara merdeka di Eropa (Inggris, Perancis, Jerman, Italia, dan Belanda)
  2. Negara tersebut ingin mempertahankan kedaulatan, kebebasan, dan kesejahteraan rakyatnya.
  3. Diperlukan kondisi perekonomian yang kuat agar tetap mampu bertahan.
  4. Ditetapkan logam mulia sebagai standart ukuran kekayaan suatu Negara.
  5. Dibuka jaringan perdagangan, diadakan pelayaran serta eksplorasi ke wilayah-wilayah baru.