Menjelaskan Teknik Pembelajaran Menyimak dengan singkat

Teknik pembelajaran menyimak dapat dilakukan dengan cara:

  • Simak-ulang ucap (memperkenalkan bunyi bahasa dengan cara mengucapkannya).

Model ucapan yang diperdengarkan, disimak, dan ditiru oleh siswa.Model ucapan dapat berupa ucapan fonem, kata, kalimat, ungkapan, peribahasa, puisi pendek, kata-kata mutiara, semboyan dan sebagainya.

Contoh:

Kata-kata mutiara.

Guru : Bermimpilah tentang apa yang ingin kamu impikan, pergilah ke tempat tempat kamu ingin pergi, jadilah seperti yang kamu inginkan, karena kamu hanya memiliki satu kehidupan dan satu kesempatan untuk melakukan hal-hal yang ingin kamu lakukan.

Siswa : Bermimpilah tentang apa yang ingin kamu impikan, pergilah ke tempat-tempat kamu ingin pergi, jadilah seperti yang kamu inginkan, karena kamu hanya memiliki satu kehidupan dan satu kesempatan untuk melakukan hal-hal yang ingin kamu lakukan.

  • Dengar dan Kerjakan

Model ucapan berisi perintah diperdengarkan.Siswa menyimak dan memberikan reaksi dalam bentuk tindakan.

Contoh:

Guru : Bacalah artikel berikut dengan saksama!

Siswa     : (membaca artikel dengan saksama).

  • Menyelesaikan Cerita

Kelas dibagi atas beberapa kelompok.Satu kelompok beranggotakan empat orang.Orang pertama dalam satu kelompok bercerita, tetapi ceritanya beru sebagian; dilanjutkan dengan oleh anggota kedua, dan ketiga, kemudian disudahi oleh siswa terakhir.

Contoh.

Siswa 1 : Saya pulang sekolah. Waktu itu cuaca cerah.Dalam perjalanan saya melihat jalan-jalan dan pohon-pohon basah semua.Pekarangan pun tampak becek.Bahkan di sana-sini air kecoklatan tampak menggenang. Air kali…..

Siswa 2 : Melanjutkan cerita itu…

  • Budaya daerah yang beraneka ragam merupakan kekayaan bangsa.

Keanekaragaman budaya memang wajar karena kebudayaan itu masing-masing dikembangkan sesuai tuntutan lingkungan dan kebutuhan individual. (4) Keanekaragaman itu akhirnya menuju pada kesatuan karena pada dasarnya bangsa Indonesia adalah satu.

  • Merangkum

Menyimak bahan simakan yang relatif panjang dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satu diantaranya dengan cara menyingkat atau merangkum isinya dalam beberapa kalimat. Merangkum berarti membuat bahan simakan yang panjang menjadi  sedikit mungkin. Namun, yang sedikit itu dapat mewakili yang panjang.

  • Parafrase (Guru memperdengarkan puisi, siswa menceritakan isi puisi)

Suatu cara yang biasa digunakan untuk memahami isi puisi ialah dengan cara mengutarakan isi puisi itu dengan kata-kata sendiri dalam bentuk prosa. Puisi yang sudah direkam atau dibacakan guru diperdengarkan kepada siswa.Mereka menyimak isinya dan mengutarakan kembali dalam bentuk prosa.

  • Menjawab Pertanyaan

Cara lain untuk mengajarkan cara menyimak yang efektif ialah melalui latihan menjawab pertanyaan apa, siapa, mengapa, di mana, dan bilamana. Pertanyaa-pertanyaan itu diajukan atas dengan mengacu pada bahan simakan yang telah diperdengarkan kepada siswa.