Menjelaskan Sumber Agama Islam dengan singkat

Menurut hadits Mu’az bin Jabal, sumber hukum islam ada tiga, yaitu: Al-quran, As-sunnah (Al-hadits), dan Ijtihad (ra’yu).

  1. Al-quran

Al-quran merupakan sumber ajaran yang paling utama dalam islam. Al-quran diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW secara berangsur-angsur. Dengan diturunkannya Al-quran, sebenarnya telah cukup untuk menjadi pedoman, rujukan, serta sumber hukum bagi manusia dalam menjalankan kehidupan. Menurut Dr. Kaelany HD,. MA, Al-quran memuat antara lain tentang: pokok-pokok keimanan, prinsip-prinsip syariah, janji atau kabar gembira bagi yang berbuat baik dan ancaman siksa bagi yang berbuat dosa, kisah-kisah sejarah nabi, dan dasar-dasar ilmu pengetahuan.

Menurut Dr. Kaelany HD,. MA, sebagai sumber hukum, Al-quran membahas mengenai aqidah, akhlak, dan syariah. Hukum-hukum yang mengatur hubungan manusia dengan Allah contohnya adalah hukum-hukum yang mengatur mengenai tata pelaksanaan ibadah seperti salat,puasa, zakat, dan haji. Selain itu, di dalam Al-quran juga terdapat petunjuk-petunjuk bagi manusia dalam bertingkah laku sesuai dengan aturan dan kehendak Allah.

  1. As-Sunnah

Dalam buku “Islam Agama Universal” karya Dr. Kaelany HD,. MA terdapat pengertian sunnah secara terminologi islam, yakni sunnah berarti perkataan, perbuatan, dan keizinan Nabi Muhammad SAW. Sunnah memiliki fungsi sebagai penafsir, pensyarah, dan penjelas mengenai hal-hal yang telah ada dalam Al-quran. Sunnah berdasarkan bentuknya terbagi menjadi tiga, yakni: Fi’li (perbuatan nabi), Qauli (perkataan nabi), dan Taqriri (persetujuan nabi).

  1. Ijtihad

Sumber ajaran islam yang ketiga adalah ijtihad. Ijtihad berarti penggunaan rasio atau akal semaksimal mungkin guna menemukan sesuatu ketetapan hukum tertentu yang tidak ditetapkan secara tegas dalam Al-quran dan As-sunnah. Ijtihad dilakukan oleh para imam,para kepala pemerintah, para hakim, dan oleh para panglima perang untuk menemukan solusi dari permasalahan yang berkembang dikalangan mereka berdasarkan bidang mereka masing-masing. Dalam ijtihad terdapat sumber hukum lain yaitu ijma (konsensus ulama), qiyas (analogi berdasarkan sebab atau illat masalah), urf (adat kebiasaan setempat), maslahah mursalah (kepentingan umum),dan istihsan.