Menjelaskan Strategi Virus Untuk Membuat Virus Baru dengan singkat

Virus dapat memaksa sel – sel inang untuk memproduksi virus – virus baru, berdasarkan jenis asam nukleatnya, ada 3 bentuk strategi virus  dalam ‘’memaksa’’ sel – sel inang untuk membentuk virus – virus baru.

Baca Juga :

  • Virus Yang Memiliki Asam Nukleat Yang Berupa DNA

Virus  menginfeksi  sel inang, DNA mengalami replikasi  ( penggandaan ) menjadi beberapa DNA. DNA juga  mengalami transkripsi membentuk mRNA ( RNA- Duta ). RNA Duta ( mRNA) akan mengalami translasi ( penerjemahan ) untuk menghasilkan protein selubung virus .

masih di dalam sel inang, DNA dan protein virus mengkontruksi diri menjadi virus – virus baru. mRNA juga menstralasi membentuk enzim penghancur yang akhirnya menghancurkan membran sel. Dengan demikian sel inang lisis ( hancur ) dan virus – virus keluar dan siap menginfeksi sel inang yang baru, virus yang intinya berupa DNA misalnya virus herpes, bakteriofag, virus cacar.

  • Virus Yang Intinya Berupa RNA

Virus yang intinya berupa RNA, di daam sel inang akan mengalami replikasi membentuk  RNA- RNA baru. RNA juga mengalami translasi membnentuk protein untuk selubung virus.  Di dalam sel inang, RNA dan protein virus mengkontruksi diri menjadi virus – virus baru.

mRNA juga menstranslasi membentuk enzim penghancur yang menghancurkan membrane sel. Dengan demikian sel inang lisis ( hancur ) dan virus – virus keluar dan siap menginfeksi sel inning yang baru.

Baca Juga :

  • RETROVIRUS ( Virus Dengan Inti RNA Yang Dapat Menjadi Cetakan  Untuk Membentuk Kopi DNA)

Berbeda dengan kedua  macam virus di atas retrovirus masuk ke dalam sel dengan endositosis, endositosis adalah masuknya molekul ke dalam sel dengan cara : sel membentuk tonjolan kemudian molekul di telan masuk ke dalam sel. Jadi dengan cara endositosis, baik inti maupun kapsid retrovirus ikut masuk ke dalam sel inang.

Di daalm sel inang, RNA, retrovirus dapat membuat kopi DNA ( cDNA). Hal ini dapat terjadi karena retrovirus memiliki enzim  transcriptase balik,, yaitu suatu enzim yng dapat membuat kopi DNA  dari RNA. Kemampuan ini  tidak  dimiliki organisme, dan hanya dimiliki  oleh virus.

DNA kopi ini kemudian diintegrasikan kedalam DNA inang ( pada umumnya sel hewan )DNA kemudian mengalami transkripsi membentuk RNA, baik RNA Yang akan  menjadi RNA inti virus, maupun mRNA yang membawa kodon yang  akan ditranslasikan  menjadi protein dan enzim transcriptase balik.

Selanjutnya RNA – RNA inti virus, enzim transriptase balik, dan protein virus mengkontruksi  diri membentuk  virus – virus baru. Retrovirus tidak memproduksi enzim penghancur, jadi virus – virus baru yang di bentuk di dalam sel inang keluar sel tanpa menghancurkn membrane sel, yaitu dengan eksositosis, eksositosis adalah kebalikan dari endositosis

Contoh retrovirus adalah HIV,
virus  penyebab penyakit AIDS. HIV mempunyai inti RNA, dan didalam sel tubuh manusia enzim transcriptase balik akan membuat kopi DNA dari RNA HIV tersebut.

Seperti telah disebutkan  bahwa cara reproduksi virus bervariasi. Berikut ini 2 contoh reproduksi virus. Yaitu reproduksi  pada virus  bakteri ( bakteriofage ) dan virus hewan.