Menjelaskan Standar Wartawan Profesional dengan singkat

Berikut Ini Merupakan Standar Wartawan Profesional.

1. Melalui proses penerimaan yang baik (Well Selected)

Tidak semua orang cocok dan mampu menjadi wartawan , meskipun banyak orang ingin jadi wartawan atau reporter . menjadi wartawan haruslah merupakan panggilan hidup . tidak sekedar untuk mencari nafkah , dengan demikian dalam hal untuk mendapatkan calon wartawan harus melalui seleksi yang baik . seleksi sangat penting , terutama untuk mengetahui apakah orang itu memiliki kepribadian sebagai wartawan atau tidak , dan untuk mengetahui tingkat kemampuan akademisnya.

2. Berpendidikan formal yang cukup (Well Educated)

Tidak dapat dipungkiri bahwa tingkat pendidikan seseorang sangat berpengarugh terhadap kualitas pekerjaan seseorang termasuk seorang reporter . sesuai dengan dengan perkembangan iptek, saat ini , untuk menjadi wartawan atau reporter di prioritaskan mereka yang sarjana (S1) atau lebih .penting , menginmgat tugas-tugas kewartawanan membutuhkan kemampuan analisis yang tinggi serta kemampuan berkomunikasi dengan berbagai pihak pada berbagai level .

3. Terlatih dengan baik (Well Trained)

Pendidikan formal yang cukup saja belum menjamin seorang wartawan dapat bekerja dengan baik jika belum mendapat pelatihan khusus tentang profesi wartawan pelatihan kewartawanan misalnyta terkait : kode etik jurnalistik , undang-undang dan peraturan-peraturan terkait media massa .

dengan demikian tanpa pelatihan khusus , maka seorang wartawan atau jurnalis hanya akan memahami pekerjaanya secara umum untuk media ,masaa pada umumnya , padahal setiap media masaa sudah pasti memiliki cirri dan kebijakan sendiri .

4. Dilengkapi dengan peralatan yang memadai (Well Equiped)

Dalam melaksanakan tugas liputan di lapangan seorang wartawan , juru kamera akan sulit melakukan tugas dengan baik apabila tidak memiliki peralatan yang memadai . oleh karena itu , supaya wartawan dapat bekerja dengan baik ia harus dilengkapi peralatan yang memadai , seperti : alat tulis, tape recorder , kamera foto , kamera tv , alat komunikasi ,computer dan tentu saja alat transportasi.

5. Memperoleh gaji yang layak (Good Salary)

Bagaimana pun profesionalnya seseorang , akhirnya jumlah gaji yang diterima dari hasil pekerjaanya tetap menentukan apakah ia dapat bekerja denganb baik atau tidak . dengan gaji yang cukup ia dapat menafkahi keluarganya . sebaliknya , apabila gaji yang tidak cukup pemikiranya akan terganggu terpecah antara memikirkan tugas dengan memikirkan apakah anaknya bisa belajar dengan baik atau tidak , karena uang sekolahnya belum terbayarkan .

professional memang tetap di utamakan namun kesejahteraan tetap turut menetukan dan mempengaruhi kelancaran dan kualitas pekerjaan wartawan . intinya , menjadi wartawan haruslah menjadi panggilan hidup sehingga profesionalisme tidak dengan mudah terkalahkan dalam hambatan dan tantangan dalam tugas .

6. Memilki motivasi yang baik dan idealisme yang tinggi (Well motivation and High Idealism)

apabila seorang wartawan memiliki keduanya yaitu motivasi dan idealism kerja yang tinngi , maka sekompleks apapun tugas yang dihadapi dan kendala yang dihadapi pasti ditangani dengan baik.