Menjelaskan Sistem Periodik Modern dengan singkat

  • Dari penemuan Moseley, hukum periodik Mendeleev diperbarui menjadi hukum periodik modern dengan sifat-sifat unsur merupakan  fungsi periodik dari nomor atomnya.
  • Dari penemuan Moseley, maka dibuat sistem periodik yang dikenal hingga saat ini yaitu sistem periodik modern.
  • Lajur vertikal (golongan), disusun berdasarkan kemiripan sifat.
  • Lajur  horisontal (periode), disusun berdasarkan kenaikan nomor atom .
  • Sistem  periodik  modern  tersusun  atas 7  periode  dan 18 golongan yang terbagi menjadi 8 golongan utama (golongan  A) dan 8 golongan transisi (golongan B).

Sistem periodik bentuk panjang (Sistem Periodik Modern) terdiri atas :

  • 1. Golongan

Kolom-kolom vertikal dalam sistem periodik disebut golongan. Penempatan unsur-unsur pada golongan menunjukkan kemiripan sifat, jadi unsur segolongan akan memiliki kemiripan sifat satu dengan yang lainnya (terutama berlaku untuk golongan utama).

Ada dua cara penamaan golongan, yaitu :

  • Sistem 8 Golongan

Menurut cara ini, sistem periodik dibagi menjadi 8 golongan, yakni 8 golongan utama (Golongan A) dan 8 golongan transisi (Golongan B). Nomor golongan ditulis dengan angka romawi.

  • Sistem 18 Golongan

Menurut cara ini, sistem periodik dibagi ke dalam 18 golongan, yaitu golongan 1-18, dimulai dari kolom paling kiri. Unsur-unsur transisi terletak pada golongan 3-12.

Golongan terdiri dari :

  • Golongan Utama (golongan A)
  • Golongan IA               : Golongan Alkali
  • Golongan IIA : Golongan Alkali Tanah
  • Golongan IIIA : Golongan Aluminium
  • Golongan IVA : Golongan Karbon
  • Golongan VA : Golongan Nitrogen
  • Golongan VIA : Golongan Kalkogen
  • Golongan VIIA : Golongan Halogen
  • Golongan VIIIA : Golongan Gas Mulia
  • Golongan Transisi (golongan B)

Golongan transisi terdiri dari :

  • Golongan Transisi (Golongan B), yaitu golongan IIIB, IV B, VB, VIB, VIIB, VIIIB, IB dan IIB
  • Golongan Transisi Dalam, yang terdiri dari :
  1. Lantanida, yang beranggotakan 15 unsur (nomor atom 57-71). Ke 15 unsur ini mempunyai sifat yang mirip dengan Lantanium (La), sehingga disebut Lantanida.

Aktinida, yang beranggotakan 15 unsur (nomor atom 89-103).

  • 2. Periode

Lajur-lajur horizontal dalam sistem periodik disebut Periode dan ditulis dengan angka Arab.

Tabel 6 : Jumlah Unsur pada Setiap Periode

Periode Jumlah Unsur Nomor Atom
1 2 1-2
2 8 3-10
3 8 11-18
4 18 19-36
5 18 37-54
6 32 55-86
7 32 87-118

Periode 1,2 dan 3 disebut periode pendek karena berisi relatif sedikit unsur, sedangkan periode 4 dan seterusnya disebut periode panjang.

  • HUBUNGAN KONFIGURASI ELEKTRON DENGAN SISTEM PERIODIK

Hubungan antara letak unsur dalam sistem periodik dengan konfigurasi elektronnya dapat disimpulkan sebagai berikut.

  • Nomor periode sama dengan jumlah kulit
  • Nomor golongan sama dengan elektron valensi

Berdasarkan hubungan tersebut, maka letak unsur dalam sistem periodik dapat ditentukan berdasarkan konfigurasi elektron.