Menjelaskan Sejarah Singkat Mazhab dengan singkat

Tetapi dalam perjalanannya, perkembangan mazhab mengalami kendala bahkan cendrung ditinggalkan sebab tidak adanya pembahasan lebih lanjut dari pendukung mazhab dan pada akhirnya bisa membetuk serta memberikan landasan teori yang sangat kuat. Di sisi lain, perkembangan mazhab neo-klassik yang secara luas mulai mengembangakan alat ekonometrik dalam analisisnya serta perkembangan mazhab ekonomi kesejahteraan (Welfare Economics) yang diusung oleh J.M. Keynes, yang membuat mazhab institusional menjadi lebih tertinggal sebab dengan alat-alat analisis itu mazhab neo-klassik menjadi dinaggap lebih mampu untuk mendapatkan penjelasan secara empirik.

Walau demikiam, dari tahun 1970-an, mazhab ekonomi institusional mengalami kebangkitan lagi, Tetapi mazhab ekonomi institusional yang bangkit belakangan itu tidak semuanya sama dengan mazhab ekonomi institusional yang dibawa oleh Vablen dkk. Hal tersebut mengakibatkan mazhab institusional yang datang belakangan sering dinamakan mazhab institusional baru (New Institutional Economic) sementara dari pandangan Veblen dkk selanjutnya serting disebut sebagai mazhab institusional lama (old institusional economic).

Mazhab ekonomi institusional baru secara umum membahas prilaku ekonomi dengan memakai alat analisis yang telah dikembangkan dengan dukungan dari empat teori yang bisa dipakai sebagai alat analisis. Teori itu tediri dari:

  1. Teori biaya transaksi (transaction cost theory)
  2. Teory hak kepemilikan (property rights theory)
  3. Teori pilihan public (public choice theory)
  4. Teori permainan (game theory).

Ketidaksamaan yang begitu mendasar lainnya antara mazhab institusional lama dan baru ialah azhab institusional baru memakai dua dasar asumsi yaitu bahwa manusia berprilaku rasional (rational individual behavior) serta adanya fungsi preferensi individu yang jelas (individual preferences function); yang merupakan asumsi dasar yang sangat penting bagi mazhab neo-klassik.

Oleh sebab itu, mazhab institusional baru lebih sering tidak diposisikan sebagai senggahan terhadap mazhab ekonomi neo-klassik, tetapi sebagai bentuk pengembangan dari mazhab neo-klassik. Para tokoh yang mengembangkan mazhab institusional baru tersebut diantaranya ialah Ronald Coase, Oliver Williamson, Doughlas North, dan Harold Demsetz.