Menjelaskan Saraf Otak dengan singkat

Otak merupakan organ yang sangat penting dan memiliki  fungsi-fungsi yang kompleks, seperti kecerdasan, kesadaran, ingatan dan lain sebagainya. Besar otak kurang lebih dua genggaman tangan dengan berat kurang lebih 1500 gram.

Bagian Saraf Otak

  • Cerebrum (otak besar)

Cerebrum merupakan bagian yang sangat penting dari otak, yang terdiri dari dua hemisphere. Otak besar memiliki berat 83% dari total berat otak. Cerebrum terdiri dari beberapa bagian, yaitu:

    • Cerebral Cortex

Celebral Cortex merupakan bagian dari Cerebrum yang berwarna abu-abu (substansi grissea) karena pada bagian ini banyak terdapat badan sel saraf. Celebral Cortex memiliki empat area yang disebut lobus, yaitu lobus frontal, lobus parietal, lobus oksipital, dan lobus temporal. Lobus frontal merupakan pusat kemampuan motorik seperti kecerdasan, berbicara dan daya ingat atau memori.

    • Medullary Body

Medullary body merupakan bagian dari cerebrum yang berwarna putih (substansi alba) karena mengandung banyak serabut saraf (akson). Bagian in berfungsi mengirimkan impuls dari dan ke cerebral cortex. Pada medullary body terdapat bagian yang disebut Corpus callosum, yang menghubungkan impuls dari kedua celebral hemisphere.

    • Basal Ganglia

Basal ganglia merupakan bagian dari cerebrum yang berwarna abu- abu. Pada besal ganglia terdapat banyak badan sel-sel saraf, yang menyebabkan warna abu-abu pada bagian ini. Bagian ini berfungsi untuk mengatur pergerakan otot rangka. Selain itu, basal ganglia juga menghubungkan celebral cortex, thalamus dan hypothalamus.

 

  • Brainstem

Merupakan bagian yang sangat penting dari otak, yang terdiri dari beberapa bagaian.

    • Midbrain

Midbrain merupakan bagian brainstem yang penting. Midbrain terletak diantara diencephalon dan pons. Midbrain merupakan tempat untuk relay impuls dari cerebral cortex ke pons dan spinal.

    • Pons

Pons berbentuk seperti tonjolan dan terlrtak diantara midbrain dan medula oblongata. Pons berfungsi jembatan yang menghubungkan antara brainstem dan cerebelum. Pons ini merupakan pengontrol proses pernapasan.

    • Medula Oblongata

Medul oblongata merupakan bagian dari brainstem yang berbentuk kerucut dan mengandung banyak serabut saraf. Bagian ini merupakan pusat pengaturan detak jantung, tekanan darah, pernapasan, menelan dan muntah.

  • Diencephalon

Diencephalon membentukpusat inti dari otak depan yang dikelilingi oleh belahan otak. Diencephalon terdiri dari thalamus dan hypothalamus.

    • Thalamus

Thalamus berbentuk seperti telur dan merupakan struktur yang berpasangan. Sebesar 80 % dari diencephalon adalah thalamus. Thalamus berfungsi sebagai relai bagi semua sensori pada celebral cortex. Selain itu, thalamus juga berperan dalam menginterpretasikan impuls sensorik.

    • Hypothalamus

Hypothalamus merupakan bagian bawah dari diencephalon. Bagian ini sangat penting dalam pengeturan fungsi autonom. Bersama dengan sistem limbic, hypothalamus berperam dalam pengaturan emosi. Hypothalamus juga mampu mensekresikan regulatory hormon. Hypothalamus juga mengendalikan rasa lapar, haus, tudur bangun dan ritme biologis lainnnya.

    • Epithalamus

Epithalamus merupakan bagian terkecil dari posterior dan superiorthalamus. Pada epithalamus terdapat pineal gland yang merupakan bagian dari kelenjar endokrin. Kelenjar ini mensekresikan melatonin untuk mempersiapkan diri pada siklus tidur dan bangun.

  • Cerebelum

Cerebelum biasa disebut otak kecil. Bagian ini terletak di bagaian belakan kepala dan dekat dengan bagian leher ujung atas. Namun dengan bentuk yang kecil jika dibandingkan dengan otak besar, cerebelum memiliki fungsi yang sangat penting. Cerebelum berfungsi untuk kontrol kontraksi otot, postur dan keseimbangan.