Menjelaskan Rumah Adat Suku Batak dengan singkat

Rumah adat Suku Batak mempunyai nama yakni Rumah Bolon.

Rumah Bolon di Sumatera Utara mempunyai enam jenis lokasi tinggal yang berbeda.

Karena Suku Batak mempunyai enam sub suku, yakni Simalungun, Batak Toba, Mandailing, Angkola, Karo, dan Pakpak.

Meskipun jenis lokasi tinggal ini berbeda-beda tetapi perbedaan lokasi tinggal ini tidaklah banyak.

Rumah bolon memiliki karakteristik yaitu terdapat dekorasi ornamen pada unsur tertentu. Hiasan ornamen tersebut seringkali berada di unsur dinding atas pintu.

Hiasan ini ditujukan sebagai penolak kejelekan seperti bahaya dan penyakit.

Ornamen yang terdapat pada lokasi tinggal bolon disebut dengan gorga, oleh karena tersebut rumah bolo biasa dinamakan dengan sebutan lokasi tinggal gorga.

Gorga adalahukiran yang seringkali bergambar binatang.

Binatang tersebut ialah cicak, ular, atau kerbau dan memiliki makna tertentu. Gorba seringkali diberi warna hitam, putih, dan merah.

Gorga berbentuk gambar ular diandalkan oleh orang Batak bahwa ular sebagai petanda bahwa empunya rumah bakal mendapatkan berkah yang banyak.

Gorga dengan format gambar cicak memiliki makna bahwa orang Batak dapat hidup dimana juga mereka berada. Salah satunya ialah saat merantau diinginkan orang Batak tidak bakal terputus tali persaudaraannya meskipun berada di wilayah yang jauh.

Di samping itu, diinginkan juga saat bertemu dengan sesama sukunya di wilayah lain maka mesti saling mengikat persaudaran.

Sedangkan gorga yang berbentuk kerbau adalahucapan terima kasih.

Ucapan terima kasih itu ditujukan untuk kerbau yang selalu menolong menggarap pertanian mereka.

Dalam mengerakan ladang pertanian orang Batak tidak sedikit menggunakan kerbau pada zaman dahulu sebelum adanya mesin traktor dan yang lainnya.

Pada unsur atap lokasi tinggal bolon bentuknya lancip di depan dan belakang. Bentuk atap ini yang menciptakan rumah bolon terlihat indah. Pada unsur depan lokasi tinggal bolon lebih panjang diabndingkan unsur belakangnya.

Dengan format rumah laksana ini diinginkan keturunan dari empunya rumah bisa menjadi orang yang sukses.

Pada zaman kini ini, kamu akan jarang menenukan lokasi tinggal ini. Karena tidak sedikit orang Batak yang bukan lagi menggunakan format rumah bolon.

Mereka sudah tidak sedikit mengalami peradaban sehingga memilih format rumah modern dikomparasikan rumah bolon.

Baca Juga :