Menjelaskan Ruang Lingkup Kesehatan Lingkungan Menurut WHO dengan singkat

Menurut WHO ruang lingkup kesehatan dibagi menjadi diantaranya yaitu:

  • Penyediaan air minum
  • Pengelolaan air buangan dan pengendalian pencemaran
  • Pembuangan sampah padat
  • Pengendalian vektor “pengendalian vektor ialah segala macam usaha yang dilakukan untuk menurunkan atau mengurangi populasi vektor dengan maksud mencegah atau memberatas penyakit yang ditularkan vektor atau gangguan yang diakibatkan vektor”
  • Pencegahan atau pengendalian pencemaran tanag oleh eksreta manusia “yang dimaksud ekskreta ialah seluruh zat yang tidak dipakai lagi oleh tubuh dan yang harus dikeluarkan dari dalam tubuh”.
  • Higiene makanan termasuk juga susu.
  • Pengendalian pencemaran udara.
  • Pengendalian radiasi.
  • Kesehatan kerja.
  • Pengendalian kebisingan.
  • Perumahan dan pemukman.
  • Aspek kesling dan transportasi udara.
  • Perencanaan daerah dan perkotaan.
  • pencegahan kecelakaan.
  • Rekeasi umum dan pariwisata.
  • Tindakan-tindakan sanitasi yang berhubungan dengan keadaan epidemik atau wabah, bencana alam dan migrasi penduduk.
  • Tindakan pencegahan yang diperlukan untuk menjamin lingkungan.

     

Ruang Lingkup Kesling Indonesia

Di Indonesia, ruang lingkup kesehatan lingkungan diterangkan dalam Pasal 22 ayat (3) UU No 23 tahun 1992 ruang lingkup kesling ada 8, yaitu :

  1. Penyehatan Air dan Udara
  2. Pengamanan Limbah padat/sampah
  3. Pengamanan Limbah cair
  4. Pengamanan limbah gas
  5. Pengamanan radiasi
  6. Pengamanan kebisingan
  7. Pengamanan vektor penyakit
  8. Penyehatan dan pengamanan lainnya, sepeti keadaan pasca bencana