Menjelaskan Ruang Lingkup Ekologi dengan singkat

Dalam ruang lingkup Biologi, organisme yang dipelajari, khususnya makhlukhidup terdiri atas berbagai tingkatan organisasi kehidupan. Tingkatan organisasi yangdipelajari dimulai dari yang paling sederhana hingga tingkatan yang kompleks.Tingkatan organisasi kehidupan dimulai dari molekul, sel, jaringan, organ, sistem organ, individu, populasi, ekosistem, hingga ke tingkatan bioma (Campbell, et al., 2004).

Ekologi modern telah menjadi sains percobaan yang aktif di pelajari. Para ahli ekologi menyusun hipotesis. Para ahli ekologi bekerja di tingkat hierarki biologis yang berbeda, mulai dari organisme individual hingga ke planet (Campbell, et al.,2008). Berikut ini ruang lingkup riset ekologi pada setiap tingkat hierarki biologis.

Ekologi Organisme

Organisme adalah makhluk yang mempunyai ciri–ciri metabolisme, tumbuh, gerak, dan reproduksi. Semua organisme terdiri atas bermacam–macam spesies. Setiap spesies menggambarkan susunan materi hereditas khusus yang disebut gene (gene pool ), yang berbeda dari gene pool spesies lain.Setiap anggota spesies secara potensial dapat atau mampu mengadakan perkawinan dengan anggota lain dari spesies yang sama, tetapi secara normal tidak dapat kawin dengan anggota spesies yang berbeda. Setiap anggota organisme tunggal disebut induvidu. (Purnomo, 2006).

Ekologi organisme (organism ecology), mencakup subdisiplin ekologi fisiologi, ekologi evolusi, dan ekologi perilaku, mempelajari bagaimana struktur, fisiologi, dan (untuk hewan) perilaku organism memenuhi tantangan dari lingkungan.

Ekologi Populasi

Populasi (population) adalah suatu kelompok individu dari spesies yang sama, yang hidup di suatu wilayah. Di dalam menyebut suatu populasi harus dilakukan dengan cara menyebut batas waktu dan tempatnya. Dengan demikian, populasi merupakan kelompok kolektif organisme dari spesies yang sama yang menempati ruang dan memiliki ciri yang merupakan milik kelompok. Suatu organisme tidak dapat hidup sendirian, akan tetapi harus hidup bersama-sama dengan organisme lain, baik dengan organisme sejenis maupun dengan organisme tidak sejenis dalam suatu tempat tumbuh atau habitat (Irwan, 1992).

Interaksi yang terjadi antar spesies antar anggota populasi akan mempengaruhi terhadap kondisi populasi mengingat keaktivan atau tindakan individu dapat mempengaruhi kecepatan pertumbuhan ataupun kehidupan populasi. Menurut Odum (1993 dalam Purnomo 2006) setiap anggota populasi dapat memakan anggota-anggota populasi lainnya, bersaing terhadap makanan, mengeluarkan kotoran yang merugikan lainnya, dapat saling membunuh, dan interaksi tersebut dapat searah ataupun dua arah. Contoh organisme misalnya seekor kucing, seekor burung, seorang manusia, dan lain sebagianya.

Ekologi populasi (population ecology) menganalisis factor-faktor yang memengaruhi ukuran populasi serta bagaimana dan mengapa populasi berubah seiring waktu.

Ekologi Komunitas

Komunitas (community) adalah suatu kelompok populasi dari sejumlah spesies yang berbeda di suatu wilayah. Komunitas juga didefinisikan sebagai sekumpulan populasi yang berbeda baik populasi tumbuhan maupun populasi hewan yang hidup dan berinteraksi pada suatu area dan pada suatu waktu (Purnomo, 2006).Contoh komunitas, misalnya komunitas sawah dan sungai. Komunitas sawah disusun oleh bermacam-macam organisme, misalnya padi, belalang, burung, ular, dan gulma. Komunitas sungai terdiri dari ikan, ganggang, zooplankton, fitoplankton, dan dekomposer.

Ekologi komunitas (community ecology) mengkaji bagaimana interaksi antarspesies, seperti predasi dan kompetisi, memengaruhi struktur dan organisasi komunitas.

Ekologi Ekosistem

Ekosistem (ecosystem) adalah komunitas organisme di suatu wilayah beserta faktor-faktor fisik yang berinteraksi dengan organism-organisme tersebut. Ekologi ekosistem (ecology ecosystem) mnekankan pada aliran energi dan siklus kimiawi antara organism dan lingkungan.

Ekosistem merupakan suatu interaksi yang kompleks dan memiliki penyusun yang beragam.Suatuekosistemberdasarkansusunan dan fungsinya tersusun dari beberapa komponen sebagai berikut :

  1. Komponenautotrof
    Autotrofberasaldari kata Auto yang berarti sendiri, dan trophikos yang berarti “menyediakan makan” pengertian dari Autotrof adalah organisme yang mampu menyediakan/mensintesis makanan sendiri yang berupa bahan organik dari bahan anorganik dengan bantuan energi seperti matahari dan kimia. Komponen autotrofberfungsisebagaiprodusen, contohnyatumbuh-tumbuhanhijau.
  2. Komponenheterotrof
    Heterotrof berasal dari kata “Heteros” yang berarti berbeda, dan trophikos yang berarti makanan).Pengertian dari Heterotrof merupakan organisme yang memanfaatkan bahan-bahan organik sebagai makanannya dan bahan tersebut disediakan oleh organisme lain. Yang tergolong heterotrofadalahmanusia, hewan, jamur, danmikroba.
  3. Bahantakhidup (abiotik)
    Bahan tak hidup yaitu komponen fisik dan kimia yang terdiri dari tanah, air, udara, sinar matahari.Bahan tak hidup merupakan medium atau substrat tempatberlangsungnyakehidupan, ataulingkungantempathidup.
  4. Pengurai (dekomposer)
    Pengertian dari Pengurai adalah organisme heterotrof yang menguraikan bahan organik yang berasal dari organisme mati (bahan organik kompleks). Organisme pengurai menyerap sebagian hasil penguraian tersebut dan melepaskan bahan-bahan yang sederhana yang dapat digunakan kembali oleh produsen. Termasukpenguraiiniadalahbakteridanjamur

Secara garis besar ekosistem dibedakan menjadi ekosistem darat dan ekosistem perairan. Ekosistem perairan dibedakan atas ekosistem air tawardanekosistem air laut.Ekosistem darat ialah ekosistem yang lingkungan fisiknya berupa daratan.Berdasarkan letak geografisnya (garis lintangnya), ekosistem darat dibedakanmenjadibeberapabioma.

Ekologi Bioma

Bioma adalah mosaik ekosistem-ekosistem yang saling terkait. Riset dalam ekologi bioma berfokus pada faktor-faktor yang mengontrol pertukaran energi, material, dan organism di berbagai ekosistem.

Ekologi Biosfer

Biosfer adalah ekosisdari semua ekosistem dan bentang alam/bioma di planet ini. Ekologi global/biosfer mengkaji begaimana pertukaran regional energi dan material memengaruhi fungsi dan distribusi organism di seluruh biosfer.