Menjelaskan Prinsip-Prinsip Partisipasi dengan singkat

Sebagai mana yang telah tertuang didalam Panduan Pe;aksanaan Pendekatan Partisipati yang telah disusun oleh Departemen for Internasional (DFID) ialah:

Baca Juga : 

  • Cakupan

Wakil-wakil atau juga semua orang dari pihak kelompok yang terkena dampak dari hasil proses atau keputusan proyek pembangunan.

  • Kesetaraan dan kemitraan (Equal Partnership)

Pada dasarnya seseorang memiliki kemampuan, keterampilan serta memiliki hak untuk memakai kemampunannya tersebut yang terlibat dalam setiap proses untuk membangun dialog tanpa harus memperhitungkan struktur dan janjang masing-masing pihak.

  • Transparansi

Semua pihak harus bisa menumbukan dan mengembangkan sebuah komunikaso dan cara terkomunikaso terbuka dan dan kondusif, sehingga dapat menimbulkan seuatu dialog.

  • Kesetaraan kewenangan (Sharing Power/Equal Powership)

Dalam pihak-pihak yang terlibat harus bisa menyeimbangkan kekuasaan dan distribusi kewenangan untuk dapat menghindari terjadinya dominasi.

  • Kesetaraan Tanggung Jawab (Sharing Responsibility

Berbagai pihak memiliki tanggung jawab yang jelas dalam sebuah proses sebab adanya kesetaraan keterlibatan dan kewenangan dalam proses mengambil sebuah keputusan dan langkah selanjutnya.

  • Pemberdayaan (Empowerment)

Keterlibatan semua pihak tidak dapat terlepas dari berbagai kekuatan dan kelemahan yang dimiliki semua pihak, maka dalam melalui keterlibatan aktif dalam setiap proses kegiatan, terjadi sebuah proses saling belajar dan saling berdayakan satu sama lainnya.

  • Kerjasama

Diperlukan kerjasama dengan semua pihak yang terlibat untuk saling berbagai kelebihan untuk dapat mengurangi berbagai kelemahan yang ada, pada khususnya yang terkait dengan kemampuan sumber daya manusia.