Menjelaskan Pranata Sosial Menurut Para Ahli dengan singkat

  • Durkheim

Mengemukakan bahwa sosiologi mempelajari institusi. Dalam bahasa Indonesia dijumpai terjemahan berlainan dari konsep institution. Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi (1964), misalnya, menggunakan istilah “lembaga kemasyarakatan” sebagai ter-jemahan konsep social institution. Koentjaraningrat, Mely G. Tan dan Harsja W. Bachtiar menggunakan istilah “pranata.”

  • Kornblum (1988:60)

Membuat definisi sebagai berikut: “… an institution is a more or less stable structure of statues and roles devoted to meeting the basic needs of people in society”—suatu struktur status yang diarahkan ke pemenuhan keperluan dasar anggota masyarakat. Harry M. Johnson mengemukkan bahwa institusi ialah “seperangkat norma yang terinstitusionalisasi (institutionalized),” yaitu: (1) telah diterima sejumlah besar anggota system sosial; (2) ditanggapi secara sungguh-sungguh (internalized); (3) diwajibkan, dan terhadap pelanggarnya dikenakan sanksi tertentu.

  • Peter L. Berger (1978:104)

Mendefinisikan institusi sebagai “a distinctive complex of social actions.” Untuk memudahkan pemahaman mengenai konsep institusi Berger mengacu pada pendapat Arnold Gelhen yang menamakan institusi suatu “regulatory agency” yang menyalurkan tindakan manusia laksana naluri mengatur tindakan hewan.

  • Koentjaraningrat

Lembaga sosial atau pranata sosial adalah suatu system tata kelakuan dan hubungan yang trpusat pada aktifitas-aktifitas khusus dalam kehidupan masyarakat.

  • Bruce J. Cohen

Pranata sosial adalah system pola-pola sosial yang tersusun rapid an relative bersifat permanent serta mengandung perilaku-perilaku tertentu yang kokoh dan terpadu demi pemuasan dan pemenuhan kebutuhan-kebutuhan.

  • Mac Iver dan Page

Pranata sosial adalah tata cara dan prosedur yang telah diciptakan untuk mengatur hubungan antar manusia yang berkelompok dalam suatu kelompok masyarakat.

  • Joseph S. Rucek dan Roland L. Warren

Pranata sosial adalah pola-pola yang mempunyai kedudukan tetap untuk memenuhi berbagai kebutuhan manusia yang muncul dari kebiasaan-kebiasaan dengan mendapatkan persetujuan dan cara-cara yang sudah tidak dipungkiri lagi untuk memenuhi konsep kesejahteraan masyarakat dan menghasilkan suatu struktur.

  • Alvin L. Berrtrand

Pranata sosial adalah kumpulan norma sosial(struktur-struktur sosial) yang telah diciptakan untuk melaksanakan fungsi masyarakat.

  • Paul B. Horton dan Chester L. Hunt

Pranata sosial adalah suatu system norma untuk mencapai tujuan atau kegiatan yang oleh masyarakat dianggap penting.

  • Summer

Lembaga sosial atau lembaga kemasyarakatan dipandang dari sudut kebudayaan adalah pebuatan, cita-cita, sikap dan perlengkapan kebudayaan yang bersifat kekal, tujuannya adalah memenuhi kebutuhan-kebutuhan masyarakat.

  • Herkovits

Mengatakan bahwa pranata sosial itu tidak lain adalah wujud dari respon-respon yang diformulasikan dan disistematisasikan dari segala kebutuhan hidup.

  • Hetzler

Secara lebih rinci mendefinisikan pranata sosial itu sebagai satu konsep yang kompleks dan sikap-sikap yang berhubungan dengan pengaturan hubungan antara manusia tertentu yang tidak dapat dielakkan, yang timbul karena dipenuhinya kebutuhan-kebutuhan elementer individual, kebutuhan-kebutuhan social yang wajib atau dipenuhinya tujuan-tujuan sosial penting. Konsep-konsep itu berbentuk keharusan-keharusan dan kebiasaan, tradisi, dan peraturan. Secara individual paranta sosial itu. mengambil bentuk berupa satu kebiasaan yang dikondisikan oleh individu di dalam kelompok, dan secara sosial pranata sosial itu merupakan suatu struktur.