Menjelaskan Pola Perubahan Sosial dengan singkat

Perubahan Sosial mengacu pada statika masyarakat yang dapat terus berubah-ubah melalui mobilitas social. Institusi social dapat berubah karena adanya perubahan pada institusi lain dan karena terjadinya gerakan sosial.  Pola Perubahan Sosial dalam sosiologi klasik yang dijelaskan oleh Etzioni Halevy-Etzioni (1973: 3-8)  dibagi menjadi 3, yakni:

  1. Pola Linear merupakan pandangan bahwa suatu perubahan social akan terjadi sesuai dengan pola yang sudah pasti, sama dan tidak terelakkan. Comte mengemukakan contoh kepastian karyanya dalam “hukum tiga tahap”, yakni yang pertama hukum “teologis dan militer”, yang artinya masyarakat memiliki naluri untuk menundukkan masyarakat lainya. Sistemnya mengunggulkan imajinasi dibandingkan penelitian empiric. Lalu yang kedua disebut dengan “metafisik dan yuridis”, yaitu cabang dari pola yang menjembatani antara masyarakat teologis dan industry. Masih terpaku pada imajinasi, namun mampu merubah diri menjadi dasar-dasar penelitian dengan lambat laun. Yang terakhir disebut dengan istilah “ilmu pengetahuan dan industry” karena pada tahap ini industry telah menggeser dan mendominasi masyarakat. Imajinasi pun telah digesr oleh pengamatan-pengamatan teoritik positif.
  2. Pola Siklus merupakan pandangan bahwa suatu perubahan social terjadi dalam suatu siklus yang sama, layaknya roda kehidupan. Suatu kalangan yang pernah berkuasa akan kembali berkuasa sesuai dengan siklusnya. Menurut Pareto, masyarakat dibagi menjadi 2 lapisan yakni elit dan nonelit. Elit pun masih dibagi menjadi 2 yakni elit berkuasa (aristokrat) dan tidak berkuasa. Sejarah mencatat Aristokrat hanya akan ada sementara waktu saja, kemudian luntur dan digantikan oleh masyarakat nonelit. Demikianlah siklus yang terjadi dalam pola aristokrasi.
  3. Pola Gabungan, contohnya teori konflik Marx suatu masyarakat yang akan mendominasi kelas lain menurutnya suatu siklus akan terjadi di sana, yang merupakan refleksi masyarakat komunisme. Digabungkan dengan pemikiran kapitalisme yang berkembang pesat akan memicu konflik merupakan pola linear yang pasti, tak terelakan dan sama.