Menjelaskan Perbedaan Monosakarida, Disakarida, dan Polysakarida dengan singkat

Monosakarida

Monosakarida ialah zat yang mereduksi yang disebabkan karena adanya gugus karbonil. Biasanya dikenal dengan menambahkan akhiran ose (ataupun osa dalam istilah Indonesia) pada akhir kata, seperti gluocose (glukosa) dan juga fructose (fruktosa). Akhiran osa ini sering digunakan ialah sebagai nama umum. Selain itu juga, penggolongan monosakarida tersebut tergantung pada jumlah atom oksigen yang terdapat di dalam senyawa.

Polisakarida adalah karbohidrat dengan molekul polimer yang terdiri dari banyak (lebih dari dua) rantai unit monosakarida yang diikat bersama oleh ikatan glikosidik. Polisakarida dapat memiliki struktur linier dan bercabang. Polisakarida misalnya adalah selulosa (banyak terdapat pada dinding sel tanaman ), chitin (terdapat pada dinding sel jamur dan cangkang serangga), dan glikogen (bentuk cadangan makanan pada tubuh).

Disakarida

Disakarida tersebut sangat penting untuk farmasi. seperti sukrosa (gula pasir), laktosa (gula susu), dan juga gentiobiosa. Sukrosa ialah disakarida yang tidak mereduksi disebabkan karena tidak memiliki gugus aldehida bebas. Sukrosa tersebut ialah satu-satunya disakarida banyak terdapat pada tanaman, air batang tebu, sari buah-buahan, dan juga tanaman lain.

Disakarida adalah karbohidrat yang terbentuk ketika dua monosakarida bergabung dengan ikatan glikosidik. Seperti monosakarida, disakarida larut dalam air. Tiga contoh umum adalah sukrosa (terdapat pada gula dapur, tersusun dari glukosa dan fruktosa), laktosa (terdapat pada susu, tersusun dari glukosa dan galaktosa), dan maltosa (terdapat pada sereal dan makanan fermentasi, tersusun dari dua unit glukosa).

Polisakarida

Polisakarida ini sering juga dikenal dengan nama senyawa bukan gula dikarenakan rasanya tidak manis. Polisakarida tersebut ialah senyawa yang terdiri dari ratusan maupun bahkan ribuan satuan monosakarida per molekulnya . Seperti pada disakarida, satuan-satuan polisakarida tersebut saling berhubungan satu dengan lain secara glikosidik dan juga dapat dipecah dengan cara hidrolisis. Polisakarida ialah polimer yang terbentuk secara alami. Polisakarida tersebut dianggap berasal dari aldosa ataupun ketosa dengan polimerisasi kondensasi.

Monosakarida, juga disebut gula sederhana, adalah bentuk karbohidrat yang paling sederhana dan satuan karbohidrat paling dasar karena menyusun disakarida dan polisakarida. Monosakarida tidak dapat dihidrolisis lebih lanjut menjadi senyawa gula yang lebih sederhana. Rumus umum adalah C ₙH ₂ₙO ₙ. Monosakarida biasanya tidak berwarna, larut dalam air, dan padatan kristal. Contoh monosakarida adalah glukosa, galaktosa, fruktosa, sakarosa dan maltosa.