Menjelaskan Perbedaan Doa Dan Dzikir dengan singkat

Doa merupakan suatu kebutuhan yang sangat penting dalam diri manusia, dan doa juga merupakan suatu cara atau jalan agar manusia selalu ingat kepada tuhannya. Maka secara tidak langsung doa merupakan dzikir kepada Allah SWT. Karena dengan berdoa kepadaNya berarti hamba tidak melupakan keberadaan antara dirinya dan TuhanNya.

 

Namun demikian, antara doa dan dzikir tetap terjadi suatu perbedaan baik dari segi definisi maupun dari segi-segi lainnya. Dari segi definisi kita tahu bahwa doa adalah permohonan hamba terhadap TuhanNya, sedangkan definisi dzikir adalah ucapan maupun perbuatan hamba yang disukai para umat untuk menghasilkan jalan mengingat dan mengenang akan Allah ‎SWT. Yang dimaksud dengan ucapan dalam dzikir, seperti lafadz-lafadz البقيّة الصالحات yaitu:

bacaan Tasbih, Tahlil, Tahmid, Taqdis, Taqbir, Hauqolah, Hasbalah, Istighfar dan doa-doa. Sedangkan yang dimaksud dengan perbuatan dzikir yaitu perbuatan jiwa dan raga manusia yang tujuannya untuk ta’at kepada Allah SWT.

Selanjutnya, dari segi waktu dan tempat, dzikir tidak terbatas oleh waktu dan tempat, akan tetapi dzikir tetap memiliki etika yang harus dilaksanakan bagi pendzikir itu sendiri. Dzikir hanya terbatas pada ruang yang ditempati seperti ditempat-tempat yang dimakruhkan untuk mengucapkan lafadh-;lafadh dzikir, contohnya di WC dan ketika sedang membuang hajat, dikala sedang berjima’, sedangkan mendengarkan khutbah serta dalam keadaan mengantuk. Sedang pelaksanaan dzikir dapat dilakukan dalam segala rupa keberadaan kita, yakni dikala sedang duduk, di kala sedang berdiri dan sedang berjalan (lihat QS, 3: 190 – 191).

Jelasnya, antara doa dan dzikir memamng mempunyai kaitan yang erat, karena dalam persyaratan berdoa kita diharuskan membaca shalawat Nabi SAW, ucapan istighfar yang kemudian dilanjtkan dengan doa yang kita kehendaki atau yang kita hajati. Maka secara tidak langsung dapat ditarik kesimpulan bahwa setiap orang yang melaksanakan doa maka ia berarti telah melaksanakan dzikir kepada Allah SWT, sedangkan orang yang semata-mata berdzikir kepada Allah belum tentu ia berdoa kepadaNya.