Menjelaskan Perbandingan Pendekatan Ekonomi Neoklasik Dengan Ekonomi Institusional dengan singkat

  Analisis dalam Konteks Pengembangan
Ekonomi Neoklasik ·   Mengasumsikan hubungan supply-demand sebagai penopang pasar lahan dan properti.

·   Mengasumsikan hanya aktor berperilaku rasional yang beroperasi pada pasar.

·   Penyelarasan harga atau kompetisi akan secara otomatis mengarah pada kesetimbangan.

·   Dalam skala mikro, berfokus pada perilaku pengambilan keputusan perusahaan dan konsumen.

·   Proses pengembangan dilihat sebagai sesuatu yang tidak problematis.

·   Penekanan pada sisi permintaan, dimana permintaan terhadap lahan dan properti membentuk struktur spasial kota dalam suatu kerangka tanpa perhitungan waktu.

Ekonomi Institusional ·   Berfokus pada pengkondisian dalam pengambilan keputusan berdasarkan susunan institusional, regulasi, dan pengaruh kekuasaan pada pasar

·   Berfokus pada bagaimana kelompok aktor yang berbeda serta institusi, berpartisipasi dalam proses pengembangan kota dan saling terkait satu dengan yang lain dan juga terhadap sektor lain pada ekonomi lokal, hingga regional, nasional dan intenasional.

·   Heterogenitas pada pasar, baik kelompok dari aktor individual dan organisasi bertindak dalam pasar merupakan titik awal yang paling penting.

·   Pentingnya kekuasaan relatif, tidak hanya antara tenaga kerja dan modal, tetapi juga pentingnya aspek kultural dan institusional dan posisi dari organisasi. Dengan kata lain faktor struktural sangat menentukan berfungsinya pasar.

·   Lingkungan terbangun merupakan hasil dari hubungan antara aktor dan institusi dalam ekonomi lokal pada satu sisi, dan juga dengan kepentingan finansial dan pengembangan secara regional, nasional, dan internasional.