Menjelaskan Peranan Kimia Organik Dalam Kehidupan Sehari-hari dengan singkat

Kimia organik dalam peranannya dalam kehidupan sehari-hari sangatlah banyak melalui cabang-cabang ilmu yang lain. Hampir sama reaksi dalam jasad hidup melibatkan zat – zat orgsnik dan bahian utama dari jasad hidup yakni protein, karbohidrat, lipid, (lemak) asam nukleat (DNA, RNA)membrane sel, enzim, hormone adalah senyawa organik.

senyawa – senyawa organik kita lihat sehari – hari adalah bensin, pakaian , mebel dari kayu. kertas untuk buku – buku, obat – obatan , bungkusan – bungkasan palastik, film untuk potret, minyak wangi, karpet, dan lain – lain. sering juga kita mendengar berbagai berita seperti polietilen, epoksi, “stirofoam”. nikosi, lemak tak jenuh, kolestrol dan bilangan oktan.

demikian contoh- contoh senyawa organik yang berperan dalam kehidupan sehari – hari bahwa dari senyawa – senyawa tersebut sangat memiliki arti dalam memenuhi kebutuhan manusia dan sebagai bukti nyata bentukan senyawa – senyawa  yang ada yang berhasil di produk dari kebudayaan teknologi, sebab cabang ilmu senyawa organik bukan sekedar cabang ilmu bagi ahli kimia professional atau dokter, ahli fisika, daokter hewan, apoteker, perawat atau ahli tanaman salah satunya adalah alkohol dalam kehidupan sehari – hari  yakni :

  • Metanol

Methanol dapat diubah menjadi methanol yang dugunakan untuk membuat polimer (plastik) sebagai pelarut untuk membuat senyawa organik.

  • Etanol

Etanol adalah alkohol biasa yang merupakan alkohol terpenting, pada suhu kamar etanol berupa zat cair bening, mudah menguap dan berbau khas. selain itu banyak senyawa organik yakni:

polialkohol yang terdiri dari 2 seperti:

    1. Etil glikol berupa zat cair tak berwarna , kental dan berasa manis, sebagai gahan antgi beku, pada radiator mobil, sebagai bahan industry erat sintesis seperti Dacron sebagai pelarut dan bahan pelunak.
    2. Gliserol: sebagai pelembab dan pelembut pada lotion dan bahan-bahan hosmetik juga sebagai pelarut jenis obat – obatan.

Eter : kegunaannya sebagai pelarut dan obat bis (anestesi) pada operasi terutama etil eter

Aldehid: formaldehid merupakan aldehid yang paling banyak diproduksi dengan kegunaannya sebagai berikut:

    1. untuk membuat formalin yang dugunakan untuk mengawetkan (jangan pada makanan)
    2. untuk membuat berbagai jenis plastik termoset (tidak mudah meleleh pada pemanasan)

Keton

banyak digunakan adalah propanon sebagai pelarut untuk lilin, palstik, sirlak, juga dapat memproduksi rayon pembersih pewarna kuku.