Menjelaskan Peran Pengambil Keputusan dengan singkat

Sementara para manajer menghabiskan sebagian besar waktunya untuk hubungan tatap muka dengan orang lain, memperoleh dan membagi informasi, menurut Mintzberg, tidaklah berakhir begitu saja. Waktu yang digunakan untuk mendapatkan dan membagi informasi dengan orang di dalam maupun di luar perusahaan adalah bermanfaat bagi manajer karena dapat membantu mereka membuat keputusan yang baik. Menurut Mintzberg, para manajer terlibat dengan empat sub-bab peran pengambil keputusan, yaitu :

  • Peran Wirausahawan

Di dalam peran wirausahawan, manajer menyesuaikan dirinya sendiri, bawahannya, dan unitnya kepada perubahan yang meningkat. Sebagai contoh diambil kasus GTE mobilnet, divisi telepon seluler GTE yang berada di Atlanta. GTE Mobilnet menetapkan sasaran untuk menjadi perusahaan telepon selular terkenal melalui kepuasan pelanggan,salah satu caranya adalah dengan mengirim telepon selular lengkap dengan baterai yang sudah diisi. Dengan perubahan kecil ini, GTE Mobilnet telah dapat memuaskan pelanggan dan meningkatkan pendapatan.

  • Peran Pemecah Masalah

Pada peran pemecah masalah, para manajer menghadapi tekanan dan persoalan yang begitu berat sehingga mereka memerlukan perhatian dan tindakan cepat. Manajer sering memainkan peran sebagai pemecah masalah ketika dewan perusahaan mengangkat seorang CEO baru dengan tugas memperbaiki perusahaan yang sedang jatuh.

 

  • Peran Pengalokasi Sumber Daya

Dalam peran pengalokasi sumber daya, manajer memutuskan siapa yang akan menerima sumber daya apa dan berapa banyak yang akan diperolehnya. Sebagai contoh ketika perusahaan Scott Paper melaporkan kerugian $300 juta, CEO barunya menggunakan rencana empat langkah dengan cepat untuk merubah alokasi sumber daya.

Tahap pertama, menentukan usaha apa yang Anda dalami ; Tahap kedua, pertahankan sumber daya tersebut, menjual kepemilikan yang lain ; Tahap ketiga, lakukan pemotongan besar sekaligus ; Tahap keempat, tanamkan sumber daya Anda pada strategi usaha yang tepat. Dengan strategi diatas, dalam setahun Scott Paper mampu mencatatkan keuntungan kembali dengan alokasi sumber daya yang berbeda.

  • Peran Ahli Negosiasi

Dalam peran ahli negosiasi, manajer merundingkan jadwal, proyek, sasaran, hasil akhir, sumber daya, dan kenaikan gaji karyawan. Sebagai contoh, setiap tiga tahun serikat pekerja United Auto Worker merundingkan kembali kontrak kerja dengan perusahaan – perusahaan mobil “Tiga Besar”, yaitu Ford, Chrylsler, dan General Motor. Jadi, negosiasi adalah bagian dasar dari pekerjaan manajerial.