Menjelaskan Pentingnya Obligasi Negara dengan singkat

Tujuan pemerintah menerbitkan SUN adalah untuk :

  1. membiayai defisit APBN,
  2. menutup kekurangan kas jangka pendek, dan
  3. mengelola portofolio utang negara.

Investor perlu mengetahui beberapa hal penting berikut mengenai obligasi negara :

  1. obligasi negara harus mencerminkan investasi bebas risiko
  2. obligasi negara digunakan sebagai benchmark
  3. obligasi negara dapat digunakan sebagai alat dalam menata ekonomi
  4. obligasi negara diharapkan dapat memudahkan pricing dan evaluasi obligasi, baik di pasar primer maupun sekunder

Risiko Obligasi Pemerintah

Obligasi pemerintah umumnya berarti “obligasi bebas resiko” karena pemerintahan pada suatu negara bisa menaikan pajak maupun mencetak uang untuk melunasi pembayaran obligasinya saat jatuh tempo.

Memang ada catatan dimana obligasi pemeritah tersebut mengalami kegagalan dalam membayar seperti yang ada pada pemerintah Rusia di tahun 1998 yang disebut krisis keuangan Rusia, meskipun ini sangat jarang terjadi.

Untuk sebagai contoh, obligasi pemerintah di Amerika yang disebut “Treasury securities” merupakan dalam denominasi mata uang US dollar serta merupakan investasi dalam US dollar yang bebas risiko. Dalam hal tersebut yang berarti “bebas risiko” merupakan aman dari suatu risiko kredit. Tetapi risiko lainnya masih ada misalnya risiko nilai bagi investor asing dimana nilai US dollar ini melemah terhadap mata uang negara lain.

Ada juga risiko inflasi dimana pada jatuh tempo pelunasan obligasi tersebut nilai yang didapat investor mengalami pelemahan daya beli yang disebabkan inflasi lebih besar daripada imbalan hasil yang didapat. Banyak pemerintahan mengeluarkan obligasi indeks inflasi yang diperuntukan untuk melindungi investor risiko inflasi.

Obligasi pemerintah tersebut ada juga yang mengandung risiko jika dikeluarkan oleh pemerintah pada suatu negara yang negaranya mempunyai kapasitas kebjakan finansial yang tidak bagus. Misalnya negara Bulgaria yang mempunyai ketergantungan terhadap ekonomi dunia serta lembaga ekonomi dunia melebihi negara lainnya contohnya Amerika.

Beberapa obligasi negara tersebut mendapat peringkat dalam skala A- setelah tahun 2004. Pada bualn Februari February 2006 Standartd &Poor’s memberikan peringkat terhadap hutang jangka panjang Bulgaria dalam mata uang demostiknya di skala BBB+. Serta peringkat tersebut merupakan hasil selama berapa dekade mengalami penurunan risiko (serta kenaikan peringkat).