Menjelaskan Pengertian Pautan dengan singkat

Terjadi pautan “gen linkage” antargen ini ternyata disebabkan oleh letak gen-gen tersebut masih berada dalam kromosom yang sama. Oleh sebab itu ketika kromosom memisah sewaktu meiosis dan membentuk gamet, kedua gen tetap bersama. Salah satu contoh pautan terjadi pada penelitian oleh illiam Beteson dan R.C. Punnet sekitar 1905. Mereka mengembangkan tanaman ercis galur murni yang mengandung gen P untuk warna bunga ungu yang dominan terhadap gen P untuk warna bunga merah.

Tanaman tersebut juga mengandung gen L untuk polen lonjong yang dominan terhadap gen I untuk polen bulat. Pertama mereka menyilangkan tanaman dengan alel homozigot, hasilnya semua generasi F, menghasilkan tanaman bunga ungu dengan polen lonjong “PpLl” seperti yang telah diduga sebelumnya.

Ketika sesama F, disilangkan, perbandingan fenotipe yang tidak biasa dihasilkan. Berdasarkan persilangan tersebut, terlihat bahwa terdapat pautan antara gen P dengan L dan p dengan l. Oleh karena itu meskipun genotipe F, ialah PpLl, gamet yang dihasilkan tetap bergenotipe PL dan pl. Hal ini menghasilkan generasi F2 dengan perbandingan 3:1 “b unga ungu, pole lonjong : bunga merah, polen bulat”. Perhatikan diagram berikut ini.