Menjelaskan Pengertian Kelenjar Timus dengan singkat

Kelenjar Timus adalah suatu organ limfoid simetris bilateral yang terdiri atas dua lobus berbentuk piramid, yang terletak di bagian anterior mediastinum superior. Perkembangan timus yang maksimal dicapai kira-kira pada saat pubertas, dan timus kemudian mengalami suatu proses involusi pelahan digantikannya parenkim oleh jaringan lemak dan fibrosa yang lambat laun akan menurun fungsi imun pada masa dewasa (W.A Newman, 2010).

Kelenjar timus adalah organ limfoepitelial yang terletak di mediastinum, organ ini mencapai perkembangan puncaknya semasa usia muda. Timus berfungsi sebagai limfopoiesis yang terutama terjadi selama masa fetal dan awal masa pasca lahir. Timus juga menghasilkan hubungan dengan sel retikuler epitelial untuk mengetahui antigen asing dan bila antigen ini berhubungan dengan membran glikoprotein pada permukaan sel yang ditandai dalam “Major Histocakompatibility Complex” (M.H.C). Glikoprotein MHC bekerja sebagai reseptor pengikat antigen yang mengaktifkan respon sel T yang tepat tehadap antigen asing yang khusus dan sel T tersebut menghasilkan sel yang mempunyai kemampuan imunologi atau kekebalan tubuh. Timus berbentuk seperti kupu-kupu berwarna abu-abu yang didalamnya berwarna  merah muda. Kelenjar terletak di bawah tulang dada dan fungsi regulernya mulai aktif setelah pasca neonatal.