Menjelaskan Pengertian Impedansi dengan singkat

Impendansi, juga dikenal sebagai impendansi listrik, mengacu pada ukuran oposisi terhadap arus bolak (AC). Impedansi adalah komponen kunci dalam efisiensi dari sebuah rangkaian listrik, yang dicapai dengan praktek pencocokan impedansi. Impedansi listrik, atau lebih sering disebut Impedansi, menjelaskan ukuran penolakan terrhadap arus bolak-balik sinusoid.

Impedansi listrik memperluas konsep resistansi listrik ke sirkuit AC, menjelaskan tidak hanya amplitude relative dari tegangan dan arus, tetapi juga fase relatif. Impedansi adalah kuantitas kompleks yang dinotasikan dengan  dan istilah impedansi kompleks mungkin dapat dipertukarkan.

di mana magnitude Z menunjukkan perbandingan amplitude perbedaan tegangan terhadap amplitude arus, θ memberikan perbedaan fase antara tegangan dan arus, sedangkan j adalah bilangan imajiner.Dalam koordinat Kartesius:di mana bagian nyata dari impedansi digunakan pertama kali oleh Oliver Heaviside pada Juli 1886. Arthur Kennelly adalah yang pertama kali menunjukkan impedansi dengan bilangan kompleks pada 1893.

Impedansi adalah hasil gabungan dari nilai resistor dan reaktansi(hambatan dan Y) dalam rangkaian AC (alternating current). Nilai reaktansiberasal dari nilai hambatan yang ada pada kapasitor dan induktor.

Impedansi adalah ukuran resistansi pada sumber arus bolak-balik (AC) jadi secara sederhana impedansi adalah resistansi yang lebih kompleks dan akurat pada arus AC. Walaupun dalam speker terdapat impedansi dan tidak mempengaruhi kualitas secara keseluruhan, tetapi secara otomatis akan mempengaruhi kerja sebuah system audio. Speaker mobil biasanya mempunyai impedansi sekitar 4 Ohm, sedangkan speaker home audio biasanya memiliki nilai 8 Ohm. Jika ditinjau lebih lanjut, satuan Ohm yang ada pada impedansi sama dengan satuan untuk tahanan resistor. Padahal dalam hal in dipastikan sangat berbeda.

Secara umum, impedansi memiliki definisi perhitungan secara total dalam Ohm dari seluruh rangkaian elektrikal untuk signal langsung, yang termasuk diantaranya resistansi, reaktansi, kapasitansi dan seluruh factor mekanika yang menimbulkan hambatan dari transfer energy dalam sebuah sistem. Hal tersebut dapat diartikan kebanyakan driver dipastikan mempunyai nilai dasar nominal impedansi dalam resistansi DC voicecoilserta pergerakan mekanika. Dalam hambatan telah terdapat istilahnya sendiri yaitu: Hambatan = Resistensi (R) sedangkan impedansi memiliki lambing Z. Namun keduanya memiliki satuan yang sama yaitu Ohm.

Impedansi bukan hanya semata-mata hambatan. Impedansi adalah gabungan dari hasil reaksi hambatan (R, resistensi) dan kapasitas electron (C, capacitance). Maka, dalam bahasa di literature elektronika Indonesia lama, impedansi ini pernah coba diimpedansi ini pernah coba diindonesiakan sebagai Reaktansi. Mungkin hendak menunjukkan impedansi sebagai hasil reaksi hambatan dan kapasitansi secara bersamaan.

Efek impedansi berhubungan dengan arus. Semakin besar impedansi maka akan semakin kecil arus yang bisa lewat, dan sebaliknya. Seberapa besar arus yang bisa mengalir ternyata mempengaruhi daya maksimal yang bisa dikeluarkan oleh suatu rangkaian. Jadi, daya maksimal yang bisa dikeluarkan ini ternyata ada hubungannya dengan volume kekuatan suara maksimal yang bisa dikeluarkan.

Impedansi itu merupakan nilai resistansi yang tidak murni, berbeda dengan nilai resistansi suatu komponen resistor itu bia kita ukur dengan alat multimeter jarum atau multimeter digital. Tetapi jika nilai impedansi tidak bisa diukur dengan multimeter, bisa dicoba dengan cara mengambil sebuah driver speaker yang nilai impedansinya 8 Ohm, ukur dengan multimeter (saklar selector multimeter di set ke satuan ohm), pasti nilai yang terukur di multimeter tidak akan menunjukkan nilai 8 Ohm. Jadi impedansi itu bukan suatu nilai resistansi/tahanan murni. Mengukur impedansi speaker itu bisa dilakukan dengan rangakaian ukur yang melibatkan: sine generator, baik audio generator.