Menjelaskan Pengertian Ikan (Pisces) dengan singkat

Definisi Ikan (Pisces)

Bertulang belakang (termasuk vertebrata), habitatnya perairan, bernapas dengan insang (terutama), bergerak dan menjaga keseimbangan tubunya menggunakan sirip-sirip, bersifat poikilotermal.

Ikan adalah anggota vertebrata poikilotermik yang hidup di air dan bernapas dengan insang. Ikan merupakan kelompok vertebrata yang paling beraneka ragam dengan jumlah spesies lebih dari 27,000 di seluruh dunia

Morfologi Ikan (Pisces)

Ikan, didefinisikan. secara umum sebagai hewan yang hidup di air, bertulang belakang, poikiloterm, bergerak dengan menggunakan ship, bernafas dengan insang, dan memiliki gurat sisi (linea lateralis) sebagai organ keseimbangannya.

Bagian tubuh ikan mulai dari anterior sampai posterior berturut­ – turut adalah :

  1. Kepala (caput) : bagian tubuh mulai dari ujung mulut sampai nnbagian belakang operculum.
  2. Tubuh (truncus) : bagian tubuh mulai dari Batas akhiroperculum nnsampai anus
  3. Ekor (cauda) : dari anus sampai bagian ujung sirip ekor

Pengertian Ikan Secara Umum

Ikan didefinisikan secara umum sebagai hewan yang hidup di air, bertulang belakang, poikiloterm (hewan yang suhu tubuhnya kira-kira sama dengan suhu lingkungan sekitarnya / hewan berdarah dingin), bergerak dengan menggunakan sirip, bernafas dengan insang, dan memiliki gurat sisi (linea lateralis) sebagai organ keseimbangannya.

Ikan dapat digunakan sebagai bioindikator karena mempunyai daya respon terhadap adanya bahan pencemar. Ikan dapat menunjukkan rekasi terhadap perubahan fisik air maupun terhadap adanya senyawa pencemar yang terlarut dalam batas kosentrasi tertentu. (Chahaya, 2003).

Ikan adalah anggota vertebrata poikilotermik (berdarah dingin) yang hidup di air dan bernapas dengan insang. Ikan merupakan kelompok vertebrata yang paling beraneka ragam dengan jumlah spesies lebih dari 27,000 di seluruh dunia. Ikan dibagi menjadi ikan tanpa rahang (kelas Agnatha, 75 spesies termasuk lamprey dan ikan hag), ikan bertulang rawan (kelas Chondrichthyes, 800 spesies termasuk hiu dan pari), dan sisanya tergolong ikan bertulang keras (kelas Osteichthyes) (Onnay, 2011).

Menurut Pasal 1 Undang-Undang 45 tahun 2009, ikan adalah segala jenis organisme yang seluruh atau sebagian dari siklus hidupnya berada di dalam lingkungan perairan. Didalam bagian penjelasan dijelaskan bahwa yang termasuk kedalam jenis ikan adalah :

  1. ikan bersirip (pisces)
  2. udang, rajungan, kepiting, dan sebangsanya (crustacea)
  3. kerang, tiram, cumi-cumi, gurita, siput, dan sebangsanya (mollusca)
  4. ubur-ubur dan sebangsanya (coelenterata)
  5. tripang, bulu babi, dan sebangsanya (echinodermata)
  6. kodok dan sebangsanya (amphibia)
  7. buaya, penyu, kura-kura, biawak, ular air, dan sebangsanya (reptilia)
  8. paus, lumba-lumba, pesut, duyung, dan sebangsanya (mammalia)
  9. rumput laut dan tumbuh-tumbuhan lain yang hidupnya di dalam air (algae)
  10. biota perairan lainnya (Mukhtar, 2011)