Menjelaskan Pengertian Hormon Prostaglandin dengan singkat

Prostaglandin pertama kali diketemukan dari cairan semen manusia pada sekitar tahun 1930 oleh Ulf von Euler dari Swedia, oleh karena diduga berasal dari kelenjar prostat, sang penemu memberinya nama prostaglandin.

Prostaglandin adalah suatu zat yang terbentuk dari lemak yang berawal dari asam lemak dan secara struktur kimia terdiri dari 20 atom karbon dan 5 cincin karbon. Secara garis besar fungsi prostaglandin ialah sebagai perantara “mediator” utama dalam proses kontraksi dan relaksasi otot polos tubuh manusia.

Baca Juga : 

Prostaglandin dapat juga dikategorikan sebagai hormon berdasarkan fungsi mediatornya namun berbeda dengan hormon lain yang diproduksi oleh organ spesifik “contohnya hormon insulin diproduksi oleh organ pankreas, hormon tiroid diproduksi oleh organ tiroid”, prostaglandin tidak diproduksi oleh satu organ spesifik namun dapat diproduksi di berbagai lokasi di dalam tubuh manusia.

Awalnya mediator ini ditemukan di cairan semen dan diduga disekresikan oleh organ prostat sehingga dinamakanlah prostaglandin, namun sering berjalannya waktu dan penelitian yang terus dilakukan, pendapat ini salah. Ya, prostaglandin dapat diproduksi oleh hampir semua jaringan atau organ tubuh.

Semua sel tubuh manusia yang memiliki inti “nukleus” dapat menghasilkan mediator ini. Hal ini dapat dipahami karena tujuan terbentuknya prostaglandin berbeda dengan hormon-hormon lain yang secara terus menerus disekresikan. Tujuan prostaglandin ialah mengirimkan sinyal nyeri, yakni suatu mekanisme pertahanan tubuh yang sangat penting.