Menjelaskan Pengertian Agama Menurut Para Ahli dengan singkat

Berikut ini adalah pengertian agama menurut para ahli, sebagai berikut:

  • Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

agama adalah sistem yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan Yang Mahakuasa serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia dan manusia serta lingkungannya.

  • Pitirim A. Sorokin

mendefinisikan agama sebagai seperangkat nilai yang dinyatakan dalam wujud kepercayaan (credo) dan dalam bentuk ritual (cult). Hal ini diasosiasikan oleh perilaku yang sesuai dengan norma-norma agama yang menyatukan anggota dalam kelompok agama.

  • Clifford Geertz

mendefinisikan agama sebagai sistem simbol yang berfungsi untuk menenteramkan suasana hati dan memberikan motivasi yang kuat dan tahan lama dalam kehidupan manusia. Hal ini dicapai dengan menetapkan konsep-konsep atau merumuskan kepercayaan-kepercayaan tentang tatanan umum eksistensi manusia dan masyarakat serta membungkus konsep-konsep atau kepercayaan-kepercayaan itu seolah-olah sebagai sesuatu yang riil atau merupakan fakta sehingga suasana batin dan motivasi tercipta menjadi riil.

  • Oxford Student Dictionary

mendefinisikan bahwa agama adalah suatu kepercayaan akan keberadaan suatu kekuatan pengatur supranatural yang menciptakan dan mengendalikan alam semesta.

  • Nasution

menyatakan bahwa agama mengandung arti ikatan yang harus dipegang dan dipatuhi manusia. Ikatan yang dimaksud berasal dari salah satu kekuatan yang lebih tinggi daripada manusia sebagai kekuatan gaib yang tidak dapat ditangkap dengan panca indra, namun mempunyai pengaruh yang besar sekali terhadap kehidupan manusia sehari-hari.

Baca Juga : 

  • Michel Meyer

berpendapat bahwa agama adalah sekumpulan kepercayaan dan pengajaran-pengajaran yang mengarahkan kita dalam tingkah laku kita terhadap Allah SWT, terhadap sesama manusia dan terhadap diri kita sendiri.

  • Edward Burnett Tylor

mendefinisikan agama sebagai kepercayaan makhluk gaib dan menyatakan bahwa keyakinan ini berasal sebagai penjelasan kepada dunia. Kepercayaan pada makhluk gaib tumbuh dari upaya untuk menjelaskan kehidupan dan kematian. Orang-orang primitif yang menggunakan mimpi manusia di mana roh-roh tampaknya muncul sebagai indikasi bahwa pikiran manusia bisa ada independen dari tubuh.

  • Emile Durkheim

definisi agama adalah suatu sistem yang terpadu yang terdiri atas kepercayaan dan praktik yang berhubungan dengan hal yang suci dan menyatukan semua penganutnya dalam suatu komunitas moral yang di namakan umat.

  • Prof Dr.m. Drikarya

definisi agama adalah keyakinan adanya suatu kekuatan supranatural yang mengatur dan menciptakan alam dan isinya.

  • H. Moenawar Chalil

definisi agama adalah perlibatan yang merupakan tingkah laku manusia dalam berhubungan dengan kekuatan supranatural tersebut sebagai konsekuensi atas pengakuannya.

  • Hendro Puspito

definisi agama adalah sistem nilai yang mengatur hubungan manusia dan alam semesta yang berkaitan dengan keyakinan.

  • Jappy Pellokild

definisi agama adalah percaya adanya tuhan yang maha esa dan hukum-hukumnya.

  • Anthony F.C. Wallace

definisi agama sebagai seperangkat upacara yang diberi rasionalisasi lewat mitos dan menggerakkan kekuatan supernatural dengan maksud untuk mencapai terjadinya perubahan keadaan pada manusia dan semesta.

  • Parsons & Bellah

definisi agama adalah tingkat yang paling tinggi dan paling umum dari budaya manusia.

  • Luckmann

definisi agama adalah kemampuan organisme manusia untuk mengangkat alam biologisnya melalui pembentukan alam-alam makna yang objektif, memiliki daya ikat moral dan serba meliputi.

  • Tajdab, dkk.

menyatakan bahwa agama berasal dari kata a, berari tidak dan gama, berarti kacau, kocar-kacir. Jadi, agama artinya tidak kacau, tidak kocar-kacir, dan/atau teratur. Maka, istilah agama merupakan suatu kepercayaan yang mendatangkan kehidupan yang teratur dan tidak kacau serta mendatangkan kesejahteraan dan keselamatan hidup manusia. Jadi, agama adalah jalan hidup yang harus ditempuh oleh manusia dalam kehidupannya di dunia ini supaya lebih teratur dan mendatangkan kesejahteraan dan keselamatan.

  • A.M. saefuddin

menyatakan bahwa agama merupakan kebutuhan manusia yang paling esensial yang bersifat universal. Karena itu, agama merupakan kesadaran spiritual yang di dalamnya ada satu kenyataan di luar kenyataan yang tampak ini, yaitu bahwa manusia selalu mengharap belas kasihan-Nya, bimbingan-Nya, serta belaian-Nya, yang secara ontologis tidak bisa diingkari, walaupun oleh manusia yang mengingkari agama (komunis) sekalipun.

  • Sutan Takdir Alisyahbana

agama adalah suatu sistem kelakuan dan perhubungan manusia yang pokok pada perhubungan manusia dengan rahasia kekuasaan dan kegaiban yang tiada terhingga luasnya, dan dengan demikian memberi arti kepada hidupnya dan kepada alam semesta yang mengelilinginya.

  • Sidi Gazalba

menyatakan bahwa religi (agama) adalah kecenderungan rohani manusia, yang berhubungan dengan alam semesta, nilai yang meliputi segalanya, makna yang terakhir, hakikat dari semuanya itu.

Baca Juga :