Menjelaskan Pembagian Tugas Pengurus BPD dengan singkat

Pasal  28

Pengurus BPD mempunyai tugas :

  1. Menyusun rencana kerja dan mengadakan pembagian kerja Ketua dan Wakil Ketua dan bidang-bidang BPD serta mengumumkannya dalam rapat BPD;
  2. Menetapkan kebijakan mengenai urusan rumah tangga BPD;
  3. Memimpin rapat BPD;
  4. Menyimpulkan hasil rapat BPD;
  5. Mengadakan koordinasi dengan Kepala Desa;
  6. Setiap Anggota BPD kecuali unsur pimpinan BPD, harus menjadi anggota salah satu bidang;
  7. Setiap bidang dipimpin oleh ketua bidang;
  8. Bidang-bidang BPD sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi :
  9. Bidang Pemerintahan dan Terantib
  10. Bidang Pembangunan dan Kesra
  11. Anggota BPD pengganti antar waktu menduduki tempat anggota bidang yang digantikannya.

Pasal  29

Tugas dan Kewajiban Pimpinan BPD :

  1. Menyusun rencana kerja dan mengadakan pembagian kerja Ketua dan Wakil Ketua serta sekretaris serta mengumumkannya dalam rapat BPD;
  2. Menetapkan kebijakan mengenai urusan rumah tangga BPD.
  3. Memimpin rapat BPD dengan menjaga agar peraturan Tata Tertib dilaksanakan dengan seksama, memberikan izin berbicara dan menjaga agar pembicara dapat menyampaikan pandangannya dengan tidak terganggu.
  4. Menyimpulkan hasil pembahasan dalam rapat yang dipimpinnya.
  5. Melaksanakan Keputusan Rapat.
  6. Menyampaikan keputusan rapat kepada pihak-pihak yang terkait langsung.
  7. Menyampaikan hasil musyawarah yang dianggap perlu kepada Kepala Desa.
  8. Mengadakan koordinasi dan konsultasi dengan pihak atau lembaga terkait.

Pasal  30

Bidang-bidang BPD mempunyai tugas :

  1. Melakukan pembahasan terhadap Rancangan Peraturan dan rancangan Keputusan BPD ysng termasuk dalam tugas bidang masing-masing;
  2. Melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan Pemerintahan Desa, Pelaksanaan Pembangunan dan pelayanan terhadap masyarakat yang termasuk bidang tugasnya;
  3. Membantu pimpinan BPD untuk mengupayakan penyelesaian masalah yang disampaikan Kepala Desa kepada BPD;
  4. Mengadakan rapat kerja BPD atau rapat dengar pendapat dengan Kepala Desa, Perangkat Desa maupun Pengurus Lembaga Kemasyarakatan desa;
  5. Mengajukan usul dan saran kepada Pimpinan BPD yang termasuk dalam ruang lingkup pada bidangnya masing-masing.