Menjelaskan Nomenklatur Anatomi (Istilah-istilah Anatomi ) dengan singkat

Beberapa kata latin yang penting diketahui dalam anatomi seperti :

  1. Kata sifat yang menyatakan bidang

    1. Medianus : Bidang yang membagi tubuh dalam dua bagian yang sama (kiri dan kanan).
    2. Sagitalis : Selalu dekat dengan bidang medianus
    3. Frontalis : Bidang yang tegak lurus terhadap bidang sagitalis dan sejajar dengan permukaan
    4. Transversalis : Bidang yang melintang tegak lurus pada arah panjang badan

  1. Kata sifat yang menyatakan arah

  • Superior(atas) atau kranial : lebih dekat pada

Contoh : Mulut terletak superior terhadap dagu.

  • Inferior(bawah) atau kaudal : lebih dekat pada

Contoh : Pusar terletak inferior terhadap payudara.

  • Anterior(depan) : lebih dekat ke

Contoh : Lambung terletak anterior terhadap limpa.

  • Posterior(=belakang) : lebih dekat ke

Contoh : Jatung terletak posterior terhadap tulang rusuk.

  • Superfisial : lebih dekat ke/di

Contoh : Otot kaki terletak superfisial dari tulangnya.

  • Profunda : lebih jauh dari

Contoh : Tulang hasta dan pengumpil terletak lebih profunda dari otot lengan bawah.

  • Medial(dalam) : lebih dekat ke bidang

Contoh : Jari manis terletak medial terhadap jari jempol.

  • Lateral(luar) : menjauhi bidang

Contoh : Telinga terletak lateral terhadap mata.

  • Proksimal(atas) : lebih dekat dengan batang tubuh atau

Contoh : Siku terletak proksimal terhadap telapak tangan.

  • Distal(bawah) : lebih jauh dari batang tubuh atau

Contoh : Pergelangan tangan terletak distal terhadap siku.

  1. Kata benda yang menyatakan bangunan yang menonjol :

    1. Processus : Nama umum untuk taju (tonjolan)
    2. Spina : Taju yang tajam (seperti duri)
    3. Tuber : Benjolan bulat
    4. Tuberculum : Benjolan bulat yang kecil
    5. Crista : Gerigi, tepi
    6. Pecten : Bagian pinggir yang menonjol
    7. Condylus : Tonjolan bulat diujung tulang
    8. Epicondylus : Benjolan pada condylus
    9. Cornu : Tanduk
    10. Linea : Garis
  1. Kata benda yang menyatakan bangunan lengkung :

    1. Fossa : Nama umum
    2. Fossula : Fossa yang kecil
    3. Fovea : Fossa yang kecil
    4. Foveola : Fovea yang kecil
    5. Sulcus : Alur
    6. Incisura : Takik
  1. Kata benda yang menyatakan lobang,saluran dan ruangan :

    1. Foramen : Lubang
    2. Fissura : Celah
    3. Apertura : Pintu
    4. Canalis : Saluran
    5. Ductus : Pembuluh
    6. Meatus : Liang
    7. Cavum : Rongga
    8. Cellula : Ruang kecil
  1. Arah gerakan :

  1. Fleksi dan ekstensi
  • Fleksi adalah gerak menekuk atau membengkokkan.
  • Ekstensi adalah gerakan untuk
  • Contoh: gerakan ayunan lutut pada kegiatan gerak
  1. Adduksi dan abduksi
  • Adduksi adalah gerakan mendekati
  • Abduksi adalah gerakan menjauhi
  • Contoh: gerakan membuka tungkai kaki pada posisi istirahat di tempat merupakan gerakan abduksi (menjauhi tubuh). Bila kaki digerakkan kembali ke posisi siap merupakan gerakan adduksi (mendekati tubuh).
  1. Elevasi dan depresi
  • Elevasi merupakan gerakan
  • Depresi adalah gerakan
  • Contohnya: Gerakan membuka mulut (elevasi) dan menutupnya (depresi)juga gerakan pundak keatas (elevasi) dan kebawah (depresi)
  1. Inversi dan eversi
  • Inversi adalah gerak memiringkan telapak kaki ke dalam
  • Eversi adalah gerakan memiringkan telapak kaki ke
  • Juga perlu diketahui untuk istilah inversi dan eversi hanya untuk wilayah di pergelangan
  1. Supinasi dan pronasi
  • Supinasi adalah gerakan menengadahkan
  • Pronasi adalah gerakan
  • Juga perlu diketahui istilah supinasi dan pronasi hanya digunakan untuk wilayah pergelangan tangan saja
  1. Endorotasi dan eksorotasi
  • Endorotasi adalah gerakan ke dalam pada sekililing sumbu panjang tulang yang bersendi (rotasi).
  • Sedangkan eksorotasi adalah gerakan rotas ke luar.

Fisiologi adalah ilmu mengenai fungsi dari tubuh yang

  1. Seperti ilmu anatomi, ilmu fisiologi juga mencakup bidang-bidang khusus mengenai fungsi sistem organ tertentu. Misalnya neurofisiologi, kardiofisiologi, atau fisiologi
  2. Ilmu mengenai fisiologi didasarkan pada fungsi selular dan molecular. Untuk mempelajarinya diperlukan pengetahuan mengenai prinsip dasar kimia dan