Menjelaskan Metamorfosis dan Morfologi Serangga dengan singkat

Metamorfosis Serangga

Hewan tersebut adalah beberapa contoh klasik metamorfosis. Pada setiap serangga mengalami proses perubahan bentuk dari telur sampai ke bentuk dewasa yang siap melakukan reproduksi. Peergantian tahapan bentuk tubuh ini sangat dinamis. Pada tahapan juga terjadi proses “pergantian kulit” yang dapat disebut dengan proses pelungsungan. Tahapan tersebut ialah instar. Ordo-ordo pada serangga sering dicirikan sebagai tipe metamorfosis.

Metamorfosis pada serangga ada dua macam, yakni metamorfosis tidak sempurna dan sempurna. Perbedaan yang sangat mencolok metamorfosis tidak sempurna ialah tidak ada tahapan pembentukan kepompong, dan sedangkan pada metamorfosis sempurna yakni adanya tahapan pembentukan kepompong.

Morfologi Serangga

Secara morfologi, pada tubuh serangga dewasa bisa dibedakan menajdi tiga bagian yang utama, sementara itu bentuk pradewasa bisanya menyerupai moyangnya, hewan lunak beruas hampir sama dengan cacing. Ketiga bagian tubuh serangga dewaasa ialah kepala (caput), dada (thorax), serta perut (abdomen).