Menjelaskan Metamorfosis Amfibi dengan singkat

Amfibi adalah satwa bertulang belakang yang memiliki jumlah jenis terkecil, yaitu sekitar 4,000 jenis. Walaupun sedikit, amfibi merupakan satwabertulang belakang yang pertama berevolusi untuk kehidupan di darat danmerupakan nenek moyang reptile

Pada dasarnya, katak betina dewasa tersebut akan bertelur, yang kemudian telur itu akan menetas pada hari ke 10. Setelah telur katak menetas, telur katak itu menetas dan akan menjadi Berudu.berudu tersebut hidup di air Setelah berumur 2 hari, Berudu tersebut memiliki insang luar yang juga berbulu untuk dapat bernapas. Setelah berudu itu berumur 3 minggu insang berudu tersebut akan tertutup oleh kulit.

ketika mau berumur 8 minggu, kaki belakang pada berudu tersebut akan terbentuk yang kemudian membesar ketika kaki depan tersebut mulai muncul. Umur 12 minggu, kaki depannya pada berudu mulai berbentuk, ingsang pada berudu tak berfungsi lagi ekornya itu sudah menjadi pendek dan juga sudah bernapas dengan menggunakan paru-paru. maka bentuk dari muka berudu tersebut  akan dapat lebih jelas Setelah pertumbuhan anggota badannya tersebut sempurna, katak itu akan berubah menjadi seekor katak dewasa dan juga akan kembali berkembang biak.

Terdapat beberapa hal yang berbeda dari daur amfibi pada dasarnya atau umumnya. Beberapa spesies salamander tersebut tidak perlu melakukan  bermetamorfosis untuk dapat menjadi dewasa sepenuhnya dengan secara seksual, dan juga hanya akan melakukan proses bermetamorfosis dalam suatu tekanan kondisi lingkungan tertentu.

Banyak spesies kodok tropis tersebut meletakkan telurnya di darat, yang mana kecebong tersebut bermetamorfosis di dalam telur. pada saat mereka menetas, mereka menjadi dewasa yang tidak sudah benar-benar matang, kadang-kadang juga masih mempunyai ekor yang terdapat dalam beberapa hari yang kemudian akan diserap kembali.