Menjelaskan Masa Kejayaan Kerajaan Kutai dengan singkat

Ditemukannya prasasti atau yupa di Muara Kaman merupakan salah satu bukti bahwa kehidupan Kerajaan Kutai sangatlah makmur dan sejahtera.Kejayaan Kerajaan Kutai meredup ketika berada di bawah pimpinan Dinasti Kudungga.

Hal ini terjadi ketika Kerajaan besar seperti Majapahit dan Singosari sedang mengalami masa-masa kegemilangan. Sejak saat itu, tidak ada lagi cerita tentang kehidupan Kerajaan Kutai yang berada di bawah Dinasti Kudungga.Kudungga berasal dari Kerajaan Campa di Kamboja.

Aswawarman yang merupakan anak dari Kudungga dipercaya untuk menjadi raja pertama di Kerajaan Kurtai Martadipura dengan sebutan Wangsakerta. Tetapi, pada beberapa catatan sejarah juga ada yang menganggap Kudungga sebagai raja yang pertama dari Kerajaan Kutai.

Setelah Raja Aswawarman, tonggak kepemimpinan Kerajaan Kutai diberikan kepada Raja Mulawarman. Raja Mulawarman merupakan anak dari Raja Aswawarman. Dimasa pemerintahan Raja Mulawarman ini kerajaan mencapai masa kejayaan.

Hal ini terjadi karena kebijaksanaan dan perhatiannya terhadap hal-hal yang bersifat religius. Raja Mulawarman memberikan hadih berupa emas, tanah, dan ternak secara adil kepada para Brahmana. Selain itu, beliau juga mengadakan upacara sedekah di tempat yang dianggap suci atau Waprakeswara.Pada masa pemerintahan Raja Mulawarman, rakyat juga sangat menghormati rajanya dengan menyelenggarakan kenduri demi keselamatan sang raja. Bukti kebesaran Raja Mulawarman juga tertuang dalam tulisan-tulisan yang ada di tugu prasasti.

Prasasti Mulawarman terdiri dari tujuh Yupa. Prasasti tersebut berisi puisi anustub. Namun dari ketujuh prasasti tersebut, hanya empat Yupa yang sudah berhasil dibaca dan diterjemahkan.