Menjelaskan Majas Metafora dengan singkat

Metafora menurut kamus besar bahasa indonesia (KBBI) ialah penggunaan kata atau gabungan kata yang bukan dengan arti yang sebenarnya, melainkan untuk menggambarkan atau melukiskan suatu maksud. Majas metafora digunakan ketika ingin menunjukan suatu maksud terhadap sesuatu dengan membandingkannya dengan sesuatu yang lain yang dapat sesuai untuk melukiskan maksudnya. Majas metafora berbeda dengan majas perumpamaan (simile). Pada majas simile sesuatu yang sedang dibicarakan dibandingkan dengan sesuatu yang lain dengan menggunakan kata pembanding (seperti, layaknya, bagaikan). Sedangkan pada majas metafora tidak menggunakan kata pembanding, meskipun tergolong dalam majas perbandingan. Keduanya majas ini akan memiiki makna yang berbeda dengan konsep dasar yang demikian.

Majas metafora in praesetia

Pada majas jenis ini, apa yang hendak dibandingkan disandingkan bersamaan dengan pembandingnya. Sehinggga maknanya sangat eksplisit.
Contoh: Aleea adalah kembang desa di desa ini
Pada kalimat ini secara terang-terangan mengungkapkan bahwa aleea adalah gadis yang paling cantik di desa tersebut.

Majas metafora in absentia

Berbeda dengan kelompok sebelumnya, majas metafora in absentia mengungkapkan sesuatu secara implisit. Perbandingan tidak merujuk objek yang sedang dibicarakan. Sehingga terkadang bingung dengan maksud dari pembicaraanya.
Contoh: para lelaki di desa takjub akan kepintaran bunga desa itu.
Tidak tau siapa yang dimaksud dengan bunga desa oeh si pembicara.

Contoh Majas Metafora

Berikut uraian contoh penggunaan majas dalam kehidupan beserta artinya.

  • “Dalam tiap doaku, ku selalu menyebut namamu agar menjadi tulang rusuk-ku yang selama ini aku inginkan”. Pengertian dari tulang rusuk pada kalimat di atas ialah pasangan hidup.
    Dalam percakapan film jodha akbar (nasihat Ratu Meinawati kepada Ratu Jodha )
  • “Jangan membangun dinding terlau tinggi yang kamu pun tak mampu menggapainya”.
    Merupakan jenis metafora in absentia, kata dinding pada kalimat tersebut untuk menunjukkan  suatu prinsip hidup. Maksud dari nasihat tersebut ialah janganlah terlalu keras dalam menentukan sesuatu yang sangat berbeda dengan prinsip hidup.
  • Dalam lirik lagu “Lost – coldplay”
    “You might be a big fish in a little pond doesnt mean you’ve won ‘cause along may come a bigger one and you’ll be lost”. (kau mungkin adalah ikan besar dalam kolam kecil, namun hal itu tidak berarti kalau kau telah menang, karena akan datang ikan yang lebih besar dan pada saat itu kau akan kalah).
    Penggunaan frase big fish (ikan besar) merupakan bukan makna yang sebenarnya melainkan memiliki maksud seseorang yang memiliki kekuasaan atas suatu tempat atau terhadap suatu kaum yang lemah.

Contoh lain adalah :

  1. Anggi memang memiliki kepala batu (keras kepala)
  2. Para tangan-tangan kotor itu tak pantas menjadi pemimpin negeri ini (penipu)
  3. Kamu adalah tulang rusukku yang hilang (#eeaaaa) (pasangan hidup)
  4. Ibu adalah cahaya dalam hidupku (pembimbing)
  5. Aku terjebak dalam lilitan lintah darat (rentenir)
  6. Menuntut ilmu sampai ke liang lahat (seumur hidup)
  7. Rendi selalu menjadi bintang di sekolahnya (juara)
  8. Edi mencintainya setengah mati (sangat mencintai)
  9. Kenapa selalu aku yang menjadi kambing hitam? (disalahkan)
  10. Para pemuda sadarlah, kau adalah tulang punggung negeri ini (harapan)