Menjelaskan Komponen Kimia Membran Sel dengan singkat

Berdasarkan analisis kimia, membran sel tersusun atas lipida dan protein (lipoprotein). Lipidanya berupa fosfolipid, glikolipid dan sterol. Sterol umumnya berupa kolesterol. Menurut Ardiyanto (2011:1) protein penyusun membran sel ter utama terdiri dari glik oprotein , Berikut adalah penyusun membrane sel :

Lipid

Membran    sel    terdiri     dari    tiga    kelas    lipid     amphipathic: fosfolipid a, glikolipid , dan kolesterol . Jumlah dari masing -masing ter – gantung pada jenis sel, tetapi dalam sebagian besar kasus fosfolipid yang paling berlimpah. Terdapat 3 tipe lipid , yaitu:

  • Fosfolipid

Molekul fosfolipid terdiri dari dua bagian, yaitu kepala dan ekor. Bagian kepala memiliki muatan positif dan negatif serta bagian ekor tanpa muatan. Bagian kepala karena ber muatan bersifat hidrofilik atau larut dalam air, sedangkan bagian ekor bersifat hidrofobik atau tidak larut dalam air. Fosfolipid digolongkan sebagai lipid amfipatik.

  • Kolesterol

Banyak terdapat pada membran sel hewan (sekitar 50% dari molekul lipid). Membran sel tumbuhan dan semua sel bakteri tidak banyak mengandung kolesterol. Kolesterol lebih sedikit dibandingkan lipida membran lainnya dan tidak terlalu bersifat amfipatik.

Gugus hidroksil dari kolesterol yang bersifat hidrofilik menentukan orientasi molekul ini pada membran sel. Gugus hidroksil berada pada bagian permukaan membran.Kolestrol pada membrane sel berfungsi untuk mengatur fluiditas dan stabilitas mebran serta mencegah asam le mak lebih merapat dan mengkristal dengan meningkatkan suhu pretransisi.

  • Glikolipid

Glikolipid ialah molekul molekul lipid yang mengandung karbohidrat, biasanya pula sederhana seperti galaktosa atau glukosa. Akan tetapi istilah istilah glikolipid biasanya dipakai untuk lipid yang mengandung satuan gula tetapi tidak mengandung fosfor.Glikolipid dapat diturunkan dari gliserol atau pingosine dan sering dimakan gliserida atau sebagai spingolipida.

Protein

Protein   dalam   membra n   merupakan kunci  untuk        fungsi membran         secara                    keseluruhan.                   Protein     berguna     terutama     dalam transportasi bahan kimia dan sistem informasi di seluruh membran. Setiap membran memiliki kandungan protein yang berbeda -beda. Protein bisa dalam bentuk perifer atau integral. Jumlah protein berbeda pada tiap spesies dan bergantung pada fungsinya bagi spesies tersebut. Terdapat 4 kelompok protein:

 

  • Protein peripheral

Dapat ditemukan baik di dalam ataupun di luar permukaan membran yang membentuk ikatan nonkovalen dengan permukaan membrane.

  • Protein integral

Dapat ditemukan di antara membran dan memiliki daerah hidrofobik yang menempel di an tara membran serta daerah hidrofilik yang menonjol dari dua permukaan bilayer. berfungsi untuk memasukkan zat-zat yang ukurannya lebih besar.

  • Protein transmembran

Protein ini terintegrasi pada lapisan  lipid dan  menembus 2 lapisan lipid / transmembran. Bersifat amfipatik, mempunyai sekuen helix protein, hidrofobik, menembus lapisan lipida, dan untaian asam amino hidrofilik. Banyak diantaranya merupakan glikoprotein, gugus gula pada sebelah luar sel. Di sintesis di RE, gula dimodifikasi di badan golgi.

  • Protein yang berikatan dengan lipid

Dapat ditemukan di luar membran lipid pada eks traseluler atau sitoplasmik, Protein plasma memiliki fungsi antara lain sebagai berikut :

    1. Protein pembawa (carrier) senyawa yang melewati membran plasma,
    2. Menerima isyarat (signal) hormonal,
    3. Meneruskan isyarat tersebut ke bagian sel sendiri atau ke sel lainnya,
    4. Sebagai pangkal pengikat komponen -komponen sitoskeleton dengan senyawa-senyawa ekstraseluler .

Karbohidrat

Karbohidrat pada membrane sel terdapat dalam bentuk yang berikatan dengan lipid atau protein (glikolipid dan glikoprotein). Selain itu juga terdapat pada permukaan sel dan berfungsi dalam interaksi sel dan sekitarnya.

Pada sel epitel glikolipid terdapat pada permukaan apical yang terpapar dan berfunsi untuk melindungi dari pH rendah dan degradasi enzim.Karbohidrat pada membran plasma terikat pada protein atau lipida dalam bentuk glikolipida dan glik oprotein. Pada membran plasma terkandung 2 – 10% karbohidrat. Karbohidrat dalam lemak berfungsi untuk  meningkatkan  hidrofisilitas  lemak  dan  protein. Peran penting karbohidrat dalam berbagai aktivitas sel :

  • Sistim kekebalan

Karbohidrat pada Molekul karbohid rat bertanggung jawab terhadap kekhasan sifat antigenis membran sel. Sifat antigenis ini berkaitan dengan sistem kekebalan (imun) tubuh dan kemampuannya membedakan sel sendiri dari sel asing. Sel asing dapat dikenali sebagai sel   asing, karena  glikoprotein pembentuk membrannya memiliki karbohidrat yang berbeda dengan karbohidrat glikoprotein pembentuk membran sel penerima. Keadaan seperti ini memacu tanggapan kekebalan.

  • Pengenalan sel

Karbohidrat mampu membedakan sel yang satu dengan sel lainnya. Penting pad a perkembangan jaringan dan organ, Dasar pada penolakan sel asing oleh sistem imun.