Menjelaskan Keterampilan Manajer dengan singkat

Berikut ini merupakan kemampuan atau keterampilan yang harus dimiliki oleh seorang manajer.

  • Keterampilan Konseptual

Manajer tingkat atas (top manager) diharuskan memiliki sebuah keterampilan untuk membuat konsep, ide adan gagasan untuk kemajuan sebuah organisasi. Gagasan, ide serta konsep tersebut lalu dijabarkan menajdi suatu rencana kegiatan untuk mewujudkan gagasan atau konsep itu. Proses penjabaran ide menjadi sebuah rencana kerja yang kongkret dan biasanya disebut sebagai sebuah proses perencanaan. Oleh karenanya, keterampilan konsepsional juga merupakan keterampilan untuk membaut sebuah rencana kerja.

  • Keterampilan Berhubungan Dengan Orang Lain

Selain kemampuan konsepsional, seorang manajer juga harus dilengkapi dengan keterampilan berkomunikasi serta berhubungan dengan orang lain, yang disebut dengan keterampilan kemanusiaan. Komunikasi yang persuasif harus selalu diciptakan oleh manajer terhadap bawahan yang dipimpinnya.

Seseorang manajer yang memiliki kemampuan komunikasi yang persuasif, bersahabat dan kebapakan akan membuat karyawan merasa dihargai dan kemudia mereka akan bersikap lebih terbuka terhadap atasannya. Keterampilan berkomunikasi diperlukan, baik pada tingkatan manajemen atas, menengah, maupun bawah.

  • Keterampilan Teknis

Keterampilan teknis merupakan bekal bagi menajer pada tingkat yang lebih rendah. Keterampilan ini merupakan kemampuan untuk menjalankan sebuah pekerjaan. Misalnya menggunakan program komputer, memperbaiki mesin, akuntansi dan sebagainya.

  • Keterampilan Manajemen Waktu

Merupakan keterampilan yang merujuk pada kemampuan seorang manajer untuk menggunakan waktu yang dimilikinya secara bijaksana. Griffin mengajukan contoh kasus Lew Frankfort dari Coach. Pada tahun 2004, sebagai manajer, Frankfort digaji $2.000.000 per tahun. Jika diasumsikan bahwa ia bekerja selama 50 jam per minggu dengan waktu cuti 2 minggu, maka gaji Frankfort setiap jamnya adalah $800 per jam—sekitar $13 per menit.

Dapat kita lihat diatas bahwa setiap menit yang berbuang akan merugikan perusahaaan. Hampir semua manajer memiliki gaji yang jauh lebih kecil dari Frankfort. Tetapi waktu yang mereka miliki tetap merupakan aset yang berharga, serta menyianyiakannya berarti membuang-buang uang dan mengurangi perduktivitas sebuah perusahaan.

 

  • Keterampilan Membuat Keputusan

Keterampilan ini merupakan kemampuan untuk mendefinisikan sebuah masalah dan menentukan cara terbaik untuk memecahkan masalah tersebut. Membuat sebuah keputusan adalah hal yang paling utama untuk seorang manajer, terutama untuk kelompok manajer atas (top manajer). Ada tiga langkah dalam membuat keputusan, yaitu:

    1. Seorang manajer harus mendefinisikan masalah dan mencari berbagai alternatif yang dapat diambil untuk menyelesaikannya.
    2. Manajer harus mengevaluasi setiap alternatif yang ada dan memilih sebuah alternatif yang dianggap paling baik.
    3. Manajer harus mengimplementasikan alternatif yang telah ia pilih serta mengawasi dan mengevaluasinya agar tetap berada di jalur yang benar.