Menjelaskan Kedudukan Konstitusi dengan singkat

Kedudukan konstitusi dalam berbangsa dan bernegara paling penting sebab menjadi sebuah ukuran untuk memahami aturan pokok yang berlaku untuk penyelenggara negara ataupun masyarakat dalam sebuah sistem ketatanegaraaan. Kedudukan konstitusi bisa disebut sebagai :

1. Hukum Dasar

Hal ini disebabkan dalam konstitusi ada aturan aturan pokok tentang penyelenggaraan negara sebagai sebuah badan dan lembaga pemerintahan yang memberikan dominasi serta adanya suatu format dan formalitas pemakaian dominasi tersebut untuk badan-badan pemerintahan.

2. Hukum Tertinggi

Hal ini disebabkan konstitusi memunyai status lebih tinggi dikomparasikan peraturan-peratuan beda yang terdapat dalam ketatanegaraan. Maka dari itu, aturan yang tingkatannya sedang di bawah konstitusi tidak bakal dan tidak boleh berlawanan dan pastinya tetap mesti dicocokkan dengan aturan yang terdapat dalam konstitusi.

Pemerintahan baru yang terbentuk sebagai hasil dari revolusi ini terkadang menciptakan suatu konstitusi atau UUD yang lantas mendapatkan persetujuan dari rakyat. Secara evolusi, konstitusi bisa berubah secara berangsur-angsur yang memunculkan konstitusi baru dimana konstitusi lama nantinya tidak bakal berlaku lagi.

Kebersangkutanan dasar negara dengan konstitusi nampak pada adanya usulan dasar, cita-cita, dan destinasi dari negara yang tertuang dalam pendahuluan konstitusi sebuah negara. Di Indonesia, urusan ini tertera dalam pendahuluan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Baca Juga : 

Dasar negara sebagai suatu pedoman penyelenggaraan negara secara tertulis termuat dalam konstitusi sebuah negara.

Konstitusi adalahsuatu hukum dasar tertulis dan pun hukum dasar yang tidak tertulis, sementara Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 adalahhukum dasar tertulis yang sifatnya mengikatsehingga makin lentur sifatnya aturannya bakal menjadi semakin baik, konstitusi ini sehubungan erat dengan teknik suatu pemerintahan diadakan oleh organ-organnya.