Menjelaskan Karya Seni Kebudayaan Babilonia dengan singkat

Mesopotamia adalah suatu daratan yang terletak antara sungai Efrat dan sungai Tigris. Masyarakatnya makmur sehingga kebudayaannya berkembang dengan baik, telah mengenal berbagai ilmu pengetahuan dan tulisan yang disebut tulisan Paku.

Daerah ini merupakan lalu lintas yang sangat ramai dan sering dijadikan sasaran invansi oleh berbagai bangsa, antara lain oleh bangsa Sumeria, Babilonia, Asiria dan Persia. Masyarakat Mesopotamia tidak mengenal kultus kematian sehingga jarang ditemukan makam sebagai bentuk arsitektur yang khas. Keseniannya lebih bersifat duniawi, Tetapi sisa – sisa peninggalannya tidak sampai ke Zaman kita karena:

  • Mengunakan bahan yang tidak tahan lama (batu bata)
  • Sering terjadi bencana banjir
  • Masyarakatnya bersifat vandalis (perusak) karena sering terjadi  perebutan kekuasaan (perang)

Seni Bangunan Mesopotamia

  1. Istana, dengan ciri – ciri : menggunakan konstruksi lengkung tong tanpa menggunakan tiang. Pada bagian pintu gerbang terdapat patung penjaga Ambang, yaitu patung berkepala Raja dan berbadan banteng dan bersayap. Contohnya istana Sargon II di Khorzabad
  2. Ziggurat, yaitu sejenis menara bertingkat berbentuk kerucut yang berfungsi sebagai banguan suci
  3. Stele, yaitu sejenis tugu batu yang permukaannya diberi relief tentang suatu peristiwa, contohnya Stele Hamurabi

Seni Patung, ciri – cirinya :

  • Patung Sumeria: tubuh kaku otot dilebih – lebihkan dan kepalanya bulat
  • Patung Asiria: matanya diperbesar, dekoratif, raut muka mengesankan kekerasan
  • Patung Babilonia: bersikap tenang seolah – olah sedang menjalankan tugas keagamaan

Seni relief, ciri – cirinya :

  1. Relief Babilonia : bertemakan tentang keagamaan
  2. Relief Asiria: bertemakan tentang kekerasan