Menjelaskan Karakteristik Perdagangan Valuta Asing dengan singkat

Tidak ada sebuah keseragaman dalam pasar valuta asing. Dengan adanya sebuah transaksi di luar bursa perdagangan (over the counter) sebagai pasar yang tradisional dari perdagangan valuta asing, banyak pasar valuta asing yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya dimana mata uang yang bebeda diperdagangkan, maka secara tidak langsung “tidak ada kurs tunggal mata uang dollar melainkan kurs yang berbeda-beda tergantung bank mana atau perlu pasar mana yang bertransaksi”. Tetapi dalam praktiknya perbedaan itu seringkali sangat tipis.

Pusat pardagangan utama ialah New York, London, Singapura serta Tokyo tetapi bank-bank diseluruh dunia menjadi pesertanya. Perdagangan valuta asing terjadi dengan sepanjang hari. Jika pasar Asia berakhir maka pasar Eropa mulai dibka serta pada saat pasar Eropa berakhir maka pasar Amerika dimulai serta kembali lagi ke pasar Asia, terkecuali di akhir pekan.

Hampir tidak ada “perdagangan orang dalam” atau informasi “orang dalam” (Insider tranding) yang terjadi dalam pasar valuta asing. Fluktuasi kurs nilai tukar mata uang umumnya disebabkan oelh gejolak aktual moneter sebagaimana juga halnya dengan ekspektasi pasar terhadap gejolak moneter yang diakibatkan perubahan dalam pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB?GDP), suku bunga, inflasi, defisit perdagangan dan rancangan anggaran atau surplus perdagangan, akuisisi, kondisi makro ekonomi serta penggabungan ekonomi lainnya.

Berita utama sering dimunculkan kepada umum, sehingga banyak orang bisa mengakses berita itu pada saat bersamaan. tetapi bank yang besar mempunyai nilai lebih yang penting yaitu mereka bisa melihat arus pergerakan “pesanan” mara uang dari nasabahnya.

Mata uang yang diperdagangkan satu dengan yang lainnya serta setiap pasangan mata uang adalah produk terdiri seperti contohnya EUR?USD, GBP/USD, USD/JPY serta lainnya. Faktor pada salah satu mata uang misalnya USD akan mempengaruhi nilai pasar pada USD/JPY serta GBP/USD, hal ini merupakan koreksi antara USD/JPY serta GBP/USD.

Pada pasar spot, menurut penelitian yang telah dilakukan tehadap bank for Internasional Settlement (BIS), produk yang sering diperdagangkan ialah:

  1. EUR/USD – 28 %
  2. USD/JPY – 18 %
  3. GBP/USD (also called sterling or cable) – 14 %

Dan mata uang US dollar “terlibat” dalam 89% dari transaksi yang dilakukan, kemudian diikuti oleh mata uang Euro (37%), Yen (20%) dan Pound Sterling (17%).

Meskipun perdagangan dalam ata uang Euro meningkat dengan cepat sejak mata uang tersebut diterbitkan pada january 1999, US dollar masih masih mendominasi pasar valuta asing. Contohnya dalam perdagangan antara Euro dan mata uang non Eropa (XXX), biasanya tetap melibatkan pasangan mata uang yang secara tetap diperdagangkan di pasar spot antar bank.

Pemain pasar valuta asing

  1. Bank
  2. Dunia usaha
  3. Bank sentral
  4. Perusahaan manajemen investasi
  5. Hedge funds
  6. Pialang valuta asing

Proses transaksi

Pada burssa valas (valuta asing) ini orang bisa membeli ataupun menjual mata uang yang diperdagangkan. Dengan objektif ialah sebagai pendapatan profit atau keuntungan dari posisi transaksi yang telah dilakukan. Pada bursa valas dikenal dengan istilah Lot Pip. 1 Lot nilainya ialah $100.000 dan 1 pip nilainya ialah $10.

Sedangkan nilai dollar dari bursa valas berbeda dengan nilai dollar yang kita kenal pada bank-bank. Nilai dollar di bursa valas begitu bervariasi, 6000/8000 serta 10.000 rupiah.